BEM STIT Pringsewu Selenggarakan Pemilihan Dosen Favorit

Pringsewu, djitoe.com – Presiden BEM setempat Yobi Afrizal mengatakan even bertajuk STIT Pringsewu Award 2018 itu merupakan yang pertama kali diselenggarakan.

“Ini even pertama yang kita laksanakan sebagai bentuk apresiasi kepada para dosen, sekaligus motivasi untuk meningkatkan kualitas perkuliahan di STIT Pringsewu,” kata Yobi, pada Senin (24-12-2018).

Dia menerangkan, pemelihan dosen favorit itu dilakukan oleh para mahasiswa dengan konsep indoor vooting atau pemungutan suara dalam ruangan.

“Pemilihan dosen favorit ini meliputi tiga kategori program studi:Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) pada masing-masing tingkatan semester,” terangnya.

Hasil vooting menetapkan Dr. Febri Yanti sebagai pemenang STIT Pringsewu Awards 2018. 

Sedangkan untuk kategori  Semester 1 Program Studi MPI, PGMI, dan PBA diraih  Eri Purwanti, Fadholi Rahman, Maya Aulia. Kemudian untuk semester lima: Nurhadi Kusuma Eri Purwanti dan Amrulloh Khoirul Ma’arif. 

Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIT Pringsewu Muhammad Idris  mengatakan pihak  kampus sangat mendukung kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini sangat baik sekali. Mudah-mudahan ini bisa berkelanjutan di tahun mendatang sebagai upaya peningkatan kualitas perkuliahan di STIT Pringsewu,” harapnya.(red)

Pemkab Pringsewu Komitmen Lakukan Pemerataan Pembangunan Desa

Pringsewu, djitoe.com – Pemerintah Kabupaten Pringsewu berkomitmen melaksanakan pembangunan perdesaan melalui pemerataan ekonomi. Upaya tersebut ditunjang dengan alokasi anggaran dana desa yang terus meningkat setiap tahun.

“Dengan dukungan pemerintah pusat melalui program dana desa, kita (Pemkab Pringsewu) makan mantap melaksanakan komitmen pembangunan perdesaan dengan pemerataan perekonomian,” kata Wakil Bupati Fauzi, pada Sabtu (22-12-2018).

Wabup menerangkan, upaya pemerataan perekonomian perdesaan itu salah satunya  dilakukan melalui penyedian akses kredit usaha pada masyarakat dengan bunga rendah.

Wabup  meminta aparat desa untuk memperkuat kelembagaan pemerintah mau pun usaha perekonomian seperti Badan Usaha Milik Desa. Dengan begitu distribusi penyaluran dan penggunaan dana desa untuk kegiatan ekonomi kemasyarakatan akan lebih efektif.

“Desa itu bagian dari perekonomian mikro yang berperan sebagai lokomotif penggerak perkonomian makro. Jadi jika perekonomian mikro berkembang dengan baik, otomatis perekonomian mikro akan lebih meningkat yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.(rls/dj)