oleh

Tondi MG Nasution Mengimbau agar Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

-Metro-7 views

DJITOE.COM,METRO – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro, Tondi MG Nasution mengimbau agar masyarakat setempat untuk mematuhi protokol kesehatan. Hal ini, sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

“Tentunya peran penting juga oleh masyarakat bukan hanya tugas pemerintah dan tugas kita bersama untuk mematuhi protokol kesehatan yang sudah ada. Dengan mematuhi imbauan dan anjuran pencegahan,” kata Tondi, Jumat (8/5).

DPRD, kata dia, akan terus mendukung upaya pemkot dalam memutus mata rantai penularan COVID-19.

“Tidak berkumpul dalam jumlah banyak,beraktivitas dirumah dan jika tidak ada keperluan mendesak. Himbauan ini hanya sementara sampai wabah COVID-19 ini berhenti,” ucapnya.

Menurutnya, semakin masyarakat mematuhi anjuran pencegahan, maka tingkat keberhasilan penanganan COVID-19 oleh semua lini semakin baik.

Karena itu, ia mengimbau seluruh lapisan masyarakat mengikuti protokol kesehatan.Yaitu dengan rajin mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

DPRD juga meminta Pemkot Metro memberikan informasi yang jelas kepada masyakarat terkait penanganan dan pencegahan COVID-19 diwilayah setempat.

“Kita minta ada media center yang siap memberikan informasi. Terutama kepada awak media, tujuannya satu suara tidak simpang siur informasinya. Tunjuk siapa jubir bagi teman-teman pers. Hal ini bertujuan agar semua pihak bersama bergandengan melawan COVID-19,” terangnya.

Tondi juga berharap, kepada masyarakat tidak panik dalam menyikapi informasi yang beredar dan bisa membedakan mana yang benar dan hoax.

“Saat percaya masyarakat Kota Metro sudah mengerti dan bisa membedakan mana berita benar dan hoax tentang pemberitaan Corona. Oleh sebab itu harapan saya dibulan suci ramadhan ini mari kita berdoa agar wabah virus Corona segera berlalu sehingga kita bisa menjalankan ibadah puasa dengan khusuk serta kembali fitrah,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II, Fahmi Anwar menambahkan, meminta agar harus ada tim satgas khusus untuk meminimalisir berita hoax.

“Pemerintah harus memberikan yang akurat dan tidak menyebabkan kepanikan di masyarakat,” tambahnya. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed