oleh

Kadus dan Ketua BPD Desa Punaga Usir Tamu di Rumah Keluarganya

-Sulawesi, Takalar-9.283 views

DJITOE.COM, Takalar– Demi Mencegah Penyebaran Virus Covid-19, Kadus Bersama Ketua BPD. Mengusir Asdar Tuang Lira Salah Satu Tamu Desa Punaga, Di Rumah Keluarga Nya.

Menurut keterangan, salah satu keluarga, Tuang Sore, dirinya merasa kecewa atas diusirnya saudara ASDAR tuan LIRA di Desa Punaga, karena Pemdes Punaga mengambil langkah yang tidak sesuai prosedur.

Pemdes juga seharusnya mengambil langkah untuk pengecekan dari pihak PKM Pattopakang atau dinas kesehatan, apa benar saudara AR sudah kena virus CORONA atau tidak.” ucap Keluarga nya, saat di temui di kediamannya, Minggu 29 Maret 2020.

Dan juga aneh sedangkan KKN dari Makassar begitu bebas berkeliaran berbaur dengan masyarakat, apakah pemdes setempat sudah merasa yakin KKN tersebut aman dari desa kita sehingga begitu bebas dipunaga.

Ini juga tidak sesuai SOP himbauan karena tidak ada pemeriksaan medis kesehatan dan lansung saja main usir, dan disuruh pulang oleh Kadus tanpa ada medis kesehatan yang tangani.

Lanjut, Dan saya minta kepada pemdes agar jalan poros masuk desa Punaga diportal dan menyiapkan tim medis kesehatan, agar menjaga dan memutuskan rantai penularan virus covid-19 dan tidak masuk ke desa Punaga.”ujarx tuan sore salah satu keluarga

Dirinya juga di berikan himbau oleh kades Ahmad S.Ag., M.Pd. untuk melanjutkan himbauan pemerintah katanya, tapi tanpa di dasari SOP lansung diperintahkan pulang ke makassar, dan seharusnya juga mereka mendatangkan dulu tim medis kesehatan, jika sakit baru di isolasi tapi kalau tidak masa disuruh pulang.”ujarnya.

Menurut keterangan kepala Desa mengatakan, Ini sudah ada himbauan sebelumnya untuk sementara tidak menerima tamu dari luar daerah untuk tindakan prefentive.

Adapun informasi yang di berikan oleh kades tidak keberatanji namun setelah itu namanya keluarga pasti khawatir karena pergi malam-malam dan hujan. oleh karenanya untuk tidak terulang lagi dengan kasus yang sama maka pemdes melaksanakan rapat terbatas untuk membahas bagaimana penanganan tamu atau keluarga yang datang agar tidak ada yang merasa dirugikan.

Olehnya itu, kami harus berbuat sesuatu untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19. kalau sudah ada yang masuk ODP warga pasti kamilah yang pertama dapat sorotan baik dari masyarakat dan Yang lainnya, karena dianggap tidak peka dalam menanganinya.

Intinya adalah terus berbenah melakukan perbaikan layanan agar rakyat tidak panik dan tidak ada gesekan sesama warga, karena para ikatteji antu abbulo sibatang nakulle di hindari atau dilawan injo Corona ya.” Jelasnya.

Pewarta: Wahyu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed