oleh

Anggaran 550 Juta: Guna Pelatihan Petani Garam dan Biaya Penataan Lokasi diduga fiktif

DJITOE.COM,Takalar– Garam adalah komoditas strategis nasional yang perlu perhatian khusus, dan menantikan political will pemerintah selaku pembuat kebijakan. Keseriusan pemerintah terhadap pergaraman nasional dibuktikan dengan mengucurkan Dana APBN 2018 sebesar 1,9 M untuk Proyek Pengembangan Usaha Garam Rakyat (PUGAR) Kabupaten Takalar

Program ini seharusnya di Follow up dengan bijak oleh DPK Kabupaten Takalar karena besarnya multiplier yang ditimbulkan jika permasalahan Pasokan Garam skala Industri dan Komsumsi tidak diselesaikan secara terintegrasi,

Sumber Alokasi Anggaran APBN senilai 1,9 M DPK Kabupaten Takalar yang salah satu Obyek Lokasi skala Prioritas adalah Proyek Pengembangan Usaha Garam Rakyat (Pugar) di pulau Tanakeke.

Proyek yang diduga Gagal konstruksi dan Managemen Industri ini menjadi Contoh betapa buruknya sarana dan prasarana garam rakyat yang belum tertata sesuai Spesifikasi/standar dan sangat memprihatinkan, Tata letak pegaraman umumnya tidak teratur dan terpencar-pencar, sarana jalan yang menghubungkan petak/lahan dengan aliran sungai juga terlihat tidak memadai.

Ada indikasi kalau Anggaran 550 juta untuk Pelatihan Petani Garam dan Biaya Penataan Lokasi itu fiktif, ditambah Pengadaan Sarana yang tidak sesuai spesifikasi (mark up) Sehingga menjadi salah satu Point penting Rekomendasi Pansus LKPJ 2018 yang kemudian ditindak lanjuti Penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel untuk melakukan Penggeledahan dan penyitaan Dokumen pada bulan september 2019 di Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Kabupaten Takalar

Kondisi sarana dan Prasarana pendukung yang memprihatinkan dipulau Tanakeke

Berdasar pada Pernyataan Kadis Perikanan dan Kelautan (DPK) Kabupaten Takalar Sirajuddin Saraba Si.P dihadapan Rapat Pansus LKPJ 2018 yang mengatakan bahwa, Koperasi yang ditunjuk sebagai penerima Asas Mamfaat adalah Koperasi Anugrah Bahari Sejahtera yang diketuai oleh Saudara Ahmad Jais (AJ)

Yang kemudian menjadi Kajian khusus dalam Rapat Pansus LKPJ 2018 dengan jelas memaparkan tentang Kriteria dan Klasifikasi Koperasi yang berhak menerima Asas Mamfaat dari Anggaran APBN senilai 1,9 M dengan pertimbangan bahwa Koperasi tersebut harus memenuhi syarat dan Spesifikasi dan Syarat berkas Koperasi (Pemula) atara lain ;
– Telah Berbadan Hukum Maximal 2 tahun
– Bukan Koperasi Karyawan dan Koperasi Fungsional
– Koperasi Aktif
– Belum Perah Mendapatkan Bantuan Dana Sejenis
– Belum pernah menerima pinjaman dan/atau sedang mengajukan dana bergulir dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir KUMKM (LPDB-KUMKM)
– Memiliki Tempat Kedudukan Yang Jelas
– Memiliki Perangkat Organisasi
– Memiliki Daftar Anggota (RAT)
– Profil Koperasi Peserta Program
– Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) nasional
– Rekening Aktif
– Notulen Rapat (RAT)
– Proposal Usaha
– Dan Surat Rekomendasi SKPD

Terpisah, KAM (Koalisi Aktivis Masyarakat) Pastinya kami akan mengawal kasus ini sampai Tuntas termasuk penunjukan Koperasi Anugerah Bahari Sejahtera sebagai Penerimah Asas Mamfaat atas Proyek Pugar yang terindikasi tidak seuai Spesifikasi dan Standar Mutu, dan akan terus Mempresure Penyidik Polda sulsel/Kejati Sulsel untuk segera menindak lanjuti Kasus Proyek Pengembangan Usaha Garam Rakyat (PUGAR) di Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Kab Takalar yang sampai hari ini sudah memasuki bulan ketujuh(7) sejak kasus ini bergulir, dengan melampirkan data pembanding LHP atas pengelolaan Barang Milik Daerah TA 2017 s/d semester 1 TA 2018 No 58/LHP/XIX.MKS/12/18 tanggal 17 Desember 2018 yang mengungkapkan permasalahan Aset tetap dilima OPD yang masih terdapat peralatan dan Mesin yang tidak diketahui keberadaannya sebanyak 20 Unit Rp 8.140.584.410,53 dengan Rincian terbesar di DPK Kabupaten Takalar sebesar Rp 7.501.860.015,00, tutup Rais.

Penulis:Why/Nompo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed