oleh

TAKALAR: Dugaan Korupsi PUGAR DKP Terindikasi Melibatkan Orang Penting

Takalar- Kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Garam di Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Kabupaten Takalar yang terindikasi melibatkan orang penting di Kabupaten Takalar saat ini menjadi perbincangan hangat dikalangan Aktivis penggiat Anti Korupsi dan berencana dalam waktu dekat akan melakukan Presure dan mendesak Penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel dan kejati sulsel untuk segera menindak lanjuti Laporan atas Proyek PUGAR Kabupaten Takalar yang Anggarannya bersumber dari APBN

Dari sumber data yang dikumpulkan bahwa DPK menerima dana sekitar Rp 550.000.000 dari sisa anggaran PUGAR yang senilai Rp 1,9 M , yang masuk di rekening Koperasi Anugrah Bahari Sejahtera yang diduga tidak memenuhi syarat untuk menerima Dana asas manfaat, sebab kuat dugaan Koperasi ini belum berbadan Hukum dan belum pernah melakukan RAT,

Hal ini diperkuat saat Media ini menemukan Dokumen Rekomendasi Pansus LKPJ 2018 yang salah satu Poin Utamanya adalah terkait Kasus PUGAR

Selebihnya hal-hal yang menjadi data Pendukung pada Kasus ini sejak bln september tim tipikor polda Sulsel Sudah menyita Dokumen di Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Takalar, termasuk hasil Verifikasi Koperasi Anugrah Bahari Sejahtera Milik salah satu Legislator Takalar dari Partai PKS yang diduga dipaksakan lolos lewat Verifikasi Dokumen Koperasi oleh Kadis (Plt) Hj Megawati Ibrahim SE.MM kemudian diperkuat oleh Pernyataan Kadis (Defenitip) Sirajuddin Saraba S.iP didepan Pansus DPRD Takalar tentang Koperasi Anugrah Bahari Sejahtera yang sangat memenuhi syarat sebagai Penerimah Asas Mamfaat.

Kasus ini masuk dalam daftar deretan Prioritas kasus Korupsi ditakalar selain kasus dugaan korupsi pengadaan pembebasan lahan pembangunan Rumah Sakit Skala Nasional Takalar.(red/Why/Nompo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed