Lugas Tajam Dan Berimbang

Warga Jl. Seminung Datangi DPRD Metro Metro

DJITOE.COM-Metro-Warga Jl. seminung Kec. Metro Pusat mendatangi Kantor DPRD Kota Metro untuk menindak lanjuti tuntutan warga terkait lingkungan mereka yang telah tercemar limbah medis RS. Permata Hati,senin (23/11/20) Warga yang di dampingi oleh Kuasa Hukumnya di terima oleh Deswan anggota Komisi III di aula DPRD setempat.

Seperti yang disampaikan oleh warga bahwa lingkungan mereka khususnya air sumur mereka mengalami pencemaran sudah dalam kurun waktu yang lama yaitu ±9 tahun dan selama itu untuk konsumsi para warga memutuskan untuk membeli air, dan selama ini warga telah melaporkan kepada Dinas Lingkungan Hidup (LH) untuk memediasi antara warga dengan pihak RS. Permata Hati tetapi warga mendapat tindakan yang kurang tepat dari pihak Dinas LH.

Seperti yang disampaikan oleh kuasa hukum warga Jl. Seminung, yang bersangkutan menegaskan bahwa dirinya dan warga sudah melaporkan hal ini kepada pihak Dinas LH tetapi ketika mediasi tidak ada setiap perwakilan kedua belah pihak dipertemukan yang ada malah Dinas LH tersebut mendatangi kedua belah pihak secara bergantian, dan ketika warga meminta untuk air sumurnya dilakukan tes laboratorium, pihak Dinas LH menegaskan bahwa tidak ada anggaran untuk hal tersebut.

Dalam pertemuan tersebut Deswan menjelaskan,” saya selaku perwakilan Anggota DPRD Kota Metro terkait permasalahan yang dialami warga Jl. Seminung kami sebagai wakil masyarakat Kota Metro siap menjadi penengah dalam masalah tersebut dan akan ikut membantu mencari jalan keluar terbaik. kami siap menjadi penengah dan akan melakukan mediasi kepada kedua belah pihak dan akan ikut mendampingi masalah ini, lebih lanjut di kataknnya,” mengenai dinas lingkungan hidup kami akan memonitor ulang dan menegaskan kepada mereka mengenai pengecekan sumur-sumur masyarakat dan anggaran untuk meneliti air kami akan tegaskan ke Dinas LH pasti ada anggaran untuk penelitian limbah-limbah dan untuk kedepannya kami akan memanggil pihak Dinas Likungan Hidup dan menanyakan mengenai pernyataannya tersebut” ujarnya. (*)

4 Prioritas Tata Kelola Pemerintahan Bakal Dibedah Anna-Fritz

djitoe.com-METRO – Pasangan Calon Wali dan Wakil Walikota Anna Morinda dan Fritz Akhmad Nuzir kembali dijadwalkan menggelar kampanye daring Metro Cerdas 4.0 sesi ke-7. Dalam Kampanye Daring tersebut pihaknya bakal menghadirkan bintang tamu berlatar belakang dokter kandungan yang sukses berkarir di PDI Perjuangan.

Liaison Officer (LO) Yessi Puspitasari menerangkan, kampanye daring ke 7 yang akan digelar Anna-Fritz tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 21 November 2020 sekira pukul 19.30 hingga 21.30 WIB.

“Dalam kampanye daring yang akan berlangsung besok malam itu mengusung tema meningkatkan tata kelola dan sarana prasarana pemerintah,” kata Yessi saat dikonfirmasi media, Jumat (20/11/2020).

Yessi menerangkan bahwa akan pihaknya akan membedah secara rinci 4 program prioritas tata kelola pemerintahan yang akan dilakukan ketika Anna-Fritz mengemban amanah rakyat untuk memimpin Kota Metro.

“Dalam Kampanye Daring Anna-Fritz besok, kita akan bedah soal pemberian penilaian kinerja ASN berdasarkan kualitas layanan. Kemudian, pengembangan kapasitas pejabat pengelola informasi digital. Lalu, penataan dan pengembangan sarana prasarana perparkiran. Dan yang ke Empat ialah pengembangan kantor pemerintahan pintar atau Smart Governmental Office (SGO),” ujarnya.

Dikesempatan yang sama, Calon Walikota Metro Anna Morinda mengungkapkan bahwa pihaknya akan menghadirkan Dr. (H.C) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) (Bintang Tamu) Bupati Kulon tahun 2011-2019 dalam kampanye daring Metro Cerdas.

“Dijadwalkan juru kampanye nasional dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG akan mengisi kampanye daring menjadi bintang tamu. Beliau merupakan pernah menjabat menjadi Bupati Kulonprogo dua periode karena berasal dari PDI Perjuangan. Program-programnya berhasil karena adanya komunikasi tiga pilar partai di PDI Perjuangan, nah inilah kelebihannya ketika kita mencalonkan diri dari partai politik. Kegiatan itu juga nantinya akan dimoderatori oleh Nadhea Zantika dan akan dimeriahkan oleh performance Phyla Band,” ungkapnya.

Calon Walikota Perempuan pertama dan satu-satunya di Metro tersebut juga mengajak seluruh masyarakat Kota setempat untuk turut berpartisipasi menyaksikan Kampanye Daring Anna-Fritz.

“Untuk seluruh warga Metro, Anna-Fritz mengajak malam mingguan bareng di kampanye daring metro cerdas 4.0 sesi ke 7. Warga dapat menyaksikan kampanye daring dengan menggunakan aplikasi Zoom dan disiarkan langsung di semua media sosial Anna-Fritz yang telah disetujui KPUD Metro. Mulai dari Facebook, Instagram dan Youtube,” tandasnya. (Rilis)

DPRD Kota Metro, Bahas RaperdaRaperda APBD TA. 2021

DJITOE.COM-Metro-DPRD Kota Metro mengadakan sidang paripurna yang membahas mengenai Pandangan umum fraksi-fraksi dan jawaban Walikota Metro, terhadap penyampaian Pandangan Raperda APBD Tahun Anggaran 2021, di Ruang Sidang DPRD Kota Metro, Rabu (18/11/2020).

DPRD Kota Metro Mengadakan Sidang Paripurna Bahas APBD Tahun Anggaran 2021
DPRD Kota Metro Mengadakan Sidang Paripurna Bahas APBD Tahun Anggaran 2021

Berdasarkan pandangan umum Partai Keadilan Sejahtera yang mendorong Pemerintah untuk menggunakan dana dengan efektif dan efisien.

Sedangkan Partai Golongan Karya menyampaikan tiga pandangan umum mengenai Pendapatan dan belanja daerah berupa estimasi pendapatan dan pengeluaran  yang rasional. Alokasi pendidikan berupa sarana prasarana dan Bidang perekonomian berupa penuntasan kemiskinan dan usaha ekonomi kreatif berbasis rumahan.

Kemudian dari pandangan umum Fraksi Amanat Bangsa menyampaikan beberapa program prioritas yang konsisten dan berkesinambungan dalam pengeluaran dana, alokasi kesehatan, bidang pendidikan yang harus ditingkatkan agar memiliki inovasi pada sarana dan prasarana.

Pada kesempatan ini, Walikota Metro Achmad Pairin, menyampaikan jawaban untuk Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, terkait dengan proses belajar mengajar yang masih dilakukan secara daring, dibutuhkan dukungan sarana prasarana dalam situasi covid-19 ini.

“Kami sepakat, diperlukan inovasi yang terarah dengan memberikan ruang studio di sekolah pada 2021, yang dilakukan secara bergilir sebagai media Center sekolah. Kemudian kegiatan guru meningkat, menjadi delapan mata pelajaran terkait pada peningkatan daring. Kami juga telah melakukan berbagai macam upaya, untuk itu penganggaran inventaris kantor telah di anggarkan,” ujar Pairin.

Lenjutnya Pairin menjawab Fraksi Golkar,  terkait pembaharuan data pada setiap tahunnya. Lembaran data ini merupakan optimalisasi dan upaya maksimal. Adapun jawaban ini juga untuk menjawab pandangan dari Partai Demokrat serta Partai PDI Perjuangan, juga Partai Amanat Bangsa.

Kemudian untuk menjawab Fraksi Partai Amanat Bangsa, terdapat beberapa item yang perlu ditindaklanjuti dengan tepat sasaran.

“Untuk anggaran kesehatan Kota Metro, kami telah mengganggarkan sebanyak 27,12%, bidang pendidikan sebesar 20% dari total belanja daerah,” kata Pairin.

Diakhir penyampaiannya, Pairin menyampaikan terimakasih atas saran dan koreksi kepada Pemkot Metro.

“Saya berharap kegiatan ini mampu memberikan masukan untuk tahun depan. Jawaban ini mungkin belum maksimal, namun hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan pelayanan masyarakat pada intinya,” tuturnya.

Pada rapat ke 12 ini turut dihadiri Walikota Metro, Ketua DPRD, Fokorpimda, Staf Ahli, Asisten, Ketua Pengadilan Negri, Pj. Sekda, tokoh masyarakat, tokoh politik, Kepala OPD se-Kota Metro dan 20 orang anggota dari 24 anggota di DPRD Kota Metro. (Red/infokom)

Paripurna DPRD Kota Metro, APBD Tahun 2020

djitoe.com-Rapat Paripurna DPRD Kota Metro tentang penyampaian rancangan peraturan daerah (APBD) Tahun 2021 dan adaptasi kebiasaan baru dalam pencegahan dan pengendalian Covid 19.

Rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Metro tersebut, dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Metro, Tondi Muammar Gaddafi Nasution, Senin (16/11/2020)

Pada kesempatannya, Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan,perubahan regulasi yang sangat-sangat signifikan dalam proses perencanaan tahun 2021, kita juga harus menyingkronkan antara kebijakan pusat dan daerah agar mencapai tujuan pembangunan nasional, serta menghindari sanksi  penundaan dana transfer di tahun berjalan jika regulasi pusat tidak bisa dipenuhi.

Selanjutnya, perubahan komposisi struktur APBD yang semula terdapat pos Belanja langsung dan belanja tidak langsung kini menjadi belanja operasi, belanja modal tidak terduga dan belanja transfer. Dan pendapatan tahun 2021 di proyeksi sebesar 908,3 milyar rupiah yang terdiri dari pendapatan asli daerah, pendapatan transfer dan lainnya.

Selain itu, pendapatan daerah yang sah dari sisi belanja Daerah, tahun 2021 di proyeksikan sebesar 956,3 milyar rupiah yang terdiri dari belanja operasi, belanja modal, tidak terduga dan belanja transfer. Namun prioritas belanja harus tetap memperhatikan pelaksanaan kegiatan terutama dimasa pandemik saat ini, karena pada prinsipnya kesehatan merupakan hak asasi manusia serta salah satu unsur kesejahteraan yang harus diwujudkan sesuai dengan cita cita bangsa Indonesia.

“Dalam rangka menjamin kesejahteraan masyarakat di perlukan adanya sinergi antara pemenuhan kesehatan, keselamatan, serta keberlangsungan prekonomian. Dan Saya juga menyampaikan bahwa hingga saaat ini Kota Metro sudah dalam Zona Orange, dengan total penderita berjumlah 103 orang” tutupnya. (Red/infokom)

Wakil Ketua 1 DPRD Berikan Materi Tentang Motivasi Kepemimpinan

DJITOE.COM–Metro – Wakil Ketua I DPRD Kota Metro, Ahmad Khuseini, M.Pd.I memberikan materi tentang motivasi Kepemimpinan Kebangsaan kepada peserta penerima Beasiswa dari YBM BRI dengan Program Sarasehan Nasional YBM BRI Bright Scholarship Tahun 2020 di Pasar Yosomulyo Pelangi (Payungi), minggu pagi Tgl 15/11/2020.

“Materi Motivasi Kepemimpinan Kebangsaan yang diberikan kepada para mahasiswa ini diharapkan bisa menumbuhkan sikap idelisme kepada mereka setelah lulus dari kampus, sehingga bisa berguna bagi masyarakat banyak,” katanya di Payungi, Minggu.

Ahmad Khuseini mengatakan, mahasiswa harus mampu menjaga idealismenya dan semaksimal mungkin dapat memberikan manfaat dari ilmu yang di dapat selama di bangku kuliah untuk masyarakat luas.

Selain itu, mereka juga harus tetap menjaga sikap kritis kepada pemerintah termasuk kepada DPRD sekalipun, karena fungsi kontrol sosial inilah yang menjadi takdir sejarah bagi mahasiswa sejak dahulu.

“Dalam acara tadi pagi, diskusinya berlangsung dinamis dengan banyak pertanyaan dari mahasiswa, baik yang berkaitan dengan materi diskusi maupun seputar tugas sebagai wakil rakyat. Dari hal tersebut bisa dilihat para mahasiswa ini memiliki wawasan yang sangat baik,” ujarnya.

Menurut dia, wajar jika mahasiswa kritis dan banyak bertanya dalam diskusi tetang kepemimpinan tadi, karena mahasiswa selain harus mengejar target kelulusan dan nilai yang baik, juga harus tetap menjadi penyambung lidah rakyat.

“Maka kami yang mendapatkan amanah di DPRD Kota Metro merasa perlu melibatkan mahasiswa dalam pengambilan kebijakan yang memiliki dampak bagi masyarakat. yang pasti kami saling membutuhkan dan saling melengkapi,” katanya(*)

DPRD Kota Metro Ingatkan Proses Jalan Patimura Sesuai Aturan

DJITOE.COM-Metro–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro mengingatkan, agar proses perbaikan Jalan Patimura, di Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Metro Utara dilakukan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku. Sehingga hasil pekerjaan sesuai standar kualitas yang ditentukan.

Pesan tersebut disampaikan, Ketua Komisi III DPRD Kota Metro Subhan, menyusul keluhan warga terkait banykanya hasil perbaikan jalan yang berkualitas rendah.

“Setiap pengerjaan pembangunan fisik harus mengacu pada wacana program sesuai dengan rencana pelaksanaannya. Acuan itu yang menjadi kunci, hasil pekerjaan bagus sesai standar kualita yang ditentukan. Itu harus dilakukan dalam perbaikan jalan Pattimura,” kata Subhan pada lensanaga.id, Kamis (29-10-2020).

Selain itu, pengawasan juga harus dilakukan lebihy ketat, agar proses pekerjaan dan hasilnya sesuai mekanisme dan berkualitas baik.

“Pengawasan juga sangat penting. Jadi nanti pelaksanaan perbaikan jalan Pattimura harus benar-benar diawasi, supaya hasilnya maksimal,” pintanya.

Dia berharap, program pembangunan di Kota Metro terus bergerak dengan hasil yang baik. Sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat umum.”Tujuan pembangunan adalah menyediakan sarana dan prasarana untuk memudahkan masyarakat. Nah, ini adalah hal yang penting dan sudah menjadi kewajiban pemerintah dan masyarakat untuk saling memenuhi hak dan kewajibannya,” imbuhnya.

Sebelumnya, Pemkot Metro telah menyiapkan dana Rp4 miliar untuk perbaikan jalan Pattimura. Proses perbaikan jalan tersebut akan dimulai dalam waktu dekat.(*)

DPRD) Kota Metro, Kembali Menggelar Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi Terhadap Lima Raperda

DJITOE.COM-Metro – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro, kembali menggelar rapat paripurna pandangan umum Fraksi terhadap lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Metro, bertempat diruang rapat. Rabu (14/10)

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh ketua DPRD, Tondi M.G Nasution, di dampingi Wakil Ketua DPRD Kusaeni, dan dihadiri oleh Anggota DPRD, Walikota Metro Achmad pairin, serta kepala OPD, serta tamu undangan.

Dalam menyampaikan pandangan Fraksi-fraksi Yulianto ketua bapemperda dari Fraksi PKS dipercayakan mewakili dari keenam Fraksi yang ada di DPRD untuk membacakan pandangan Fraksi.

Yulianto menyampaikan ada beberapa catatan yang diberikan oleh Fraksi – Fraksi kepada pemerintah kota metro untuk lima raperda agar bisa lebih disempurnakan lagi.

Sementara itu Walikota Achmad pairin dalam kesempatan itu menyampaikan terimakasih dan memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh Fraksi DPRD Kota Metro atas penyampaian 5 (Lima) Raperda.

Achmad pairin pun memberikan jawaban tentang pandangan umum Fraksi terhadap lima raperda, yang pertama mengenai rancangan peraturan daerah tentang pengelolaan keuangan daerah.

“Kajian yang lebih komprehensif terhadap raperda ini sangat dibutuhkan agar segala sesuatu yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan daerah dapat lebih tertib,” kata pairin

Selanjutnya walikota juga memberikan jawaban pandangan umum tentang perubahan kedua atas perda no 3 tahun 2012, tentang retribusi jasa umum.

“Pemkot metro akan selalu mengupayakan untuk meningkatkan pelayanan terkait pengujian kendaraan bermotor, dengan menyiapkan SDM, sarana prasarana, termasuk prioritas akreditasi alat uji,” terang walikota

Sedangkan untuk jawaban pandangan umum tentang perubahan ketiga atas perda kota metro nomor 4 tahun 2012, tentang retribusi jasa usaha.

“Saya mengharapkan dukungan dari seluruh anggota DPRD kepada OPD untuk berinovasi dan berkreasi mengembangkan potensi masing-masing, sehingga bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus upaya meningkatkan PAD,” jelas pairin.

Selain itu dalam memberikan jawaban pandangan umum mengenai raperda tentang penyertaan modal pemerintah daerah pada PT. Bank Lampung,

“Pemkot metro akan mengkaji lebih cermat, terutama mengenai besaran penyertaan modal yang akan dialokasikan ke PT, Bank Lampung, karena akan berpengaruh pada nilai manfaat yang akan di dapat,” ujarnya

Walikota pun menjelaskan untuk pandangan umum tentang penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan, bahwa ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan pengelolaan perpustakaan di daerah secara profesional, sesuai dengan kewenangan yang dimiliki oleh pemkot metro.

Untuk diketahui rapat Paripurna tersebut sudah dipastikan Kuorum, karena berdasarkan jumlah anggota DPRD Kota Metro yang hadir dalam mengikuti rapat tersebut.(red)

HMI se-Metro Demospongiae di DPRD Tolak Omnibus law

DJITOE.COM-Metro-Himpunan Mahasiswa Islam atau HMI se Kota Metro melakukan demo atas penolakan Omnibus Law di depan Gedung DPRD Kota Metro, Senin (12/10/2020).

Demo yang dimulai pada pukul 08.30, menolak berlakunya Omnibus Law UU Cipta Kerja. Kali ini dilakukan dengan meminta ketua DPRD untuk secara langung menemui mahasiswa yang menunggu di halaman kantor setempat.

Salah satu mahasiswa menyebut aksi unjuk rasa adalah hak seluruh rakyat Indonesia. Hal itu di lakukan untuk menunjukkan rasa kekecewaan terhadap DPR yang hanya menyengsarakan masyarakat Indonesia.

Akhirnya, Ketua DPRD Kota Metro Tondi Muammar Gadaffi, mengajak para mahasiswa untuk masuk ke ruang rapat, guna mendengarkan aspirasi.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Metro Ahmad Kuseini yang sekaligus perwakilan Fraksi PKS turut menolak keputusan Omnibus Law. Penolakan ini juga diikuti dengan Sekertaris DPRD Metro yang juga dari Fraksi Partai Demokrat.

Akan tetapi para mahasiswa menuntut dan meminta DPRD Kota Metro menolak keputusan RUU Cipta Kerja.(red/kominfo)

DPRD Kota Metro Mengadakan Dua (2) Sidang Paripurna

(djitoe.com)DPRD Kota Metro (09/09/2020)mengadakan dua (2) sidang paripurna yang beragendakan penyampaian Pandangan umum fraksi- fraksi, sekaligus jawaban Walikota Metro tentang penyampaian Raperda Nota keuangan atas Raperda APBD perubahan tahun 2020.

Sidang yang berlangsung  di Lantai 2 gedung setempat, Walikota Achmad Pairin langsung menjawab pandangan umum Fraksi Partai Golkar yang berkaitan dengan optimalisasi pemanfaatan aset daerah. Hal ini sesuai dengan Peraturan Walikota Nomor 16 tahun 2019 tentang tata cara pemanfaatan aset tanah atau bangunan milik Pemerintah Kota Metro dalam bentuk sewa.

“Kami telah melakukan inventarisir terhadap aset yang dimanfaatkan oleh pihak ketiga atau masyarakat. Kami juga telah memberlakukan sewa terkait dengan pemanfaatan sewa tanah dan sewa bangunan, sesuai dengan besaran yang tercantum dalam Perwali dan perjanjian sewa tersebut,” ujar Pairin.

Terkait dengan pendapat Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera dan Fraksi Partai Nasional Demokrat, Walikota Metro menyampaikan bahwa belanja pendidikan merupakan sektor prioritas setiap tahunnya dimana alokasi anggaran minimal sebesar 20%. Pada tahun 2020, komposisi anggaran untuk sektor pendidikan sudah mencapai 21,05%. Sebagaimana klarifikasi yang sudah disampaikan kepada pemerintah Provinsi Lampung pasca evaluasi RAPBD di awal tahun lalu.

“Selanjutnya di perubahan ini, kami pun telah mengalokasikan anggaran untuk pendidikan untuk pelaksanaan proses belajar mengajar dimasa pandemi Covid-19, termasuk di dalamnya tambahan untuk bantuan operasional sekolah,” ujarnya.

Pairin juga menanggapi Fraksi dari Partai Amanat Bangsa, terkait perencanaan awal untuk kegiatan fisik dilaksanakan di perubahan tahun 2020 ini. Sesuai ketentuan Kementerian PUPR Nomor 0204/PR/232 tanggal 26 Mei 2020, maka pemerintah daerah diwajibkan untuk melaksanakan lelang dini bagi usulan dana alokasi khusus bidang fisik tahun 2021. Pemerintah kota telah mengakomodir ketentuan tersebut melalui Dinas PUPR pada perubahan anggaran tahun 2020.

Di akhir sambutannya Pairin, mengharapkan kegiatan ini mampu memberikan masukan untuk tahun kedepan. “Dan jawaban ini mungkin belum maksimal, saya juga mengingatkan di tengah pandemi ini tetap untuk menjaga kesehatan masing-masing dan juga menggunakan masker untuk melindungi diri kita,” tutupnya. (Red/kominfo)

Rapat Paripurna DPRD Kota Metro, Tahun Anggaran 2020

(djitoe.com)DPRD Kota Metro kembali menggelar Rapat Paripurna DPRD Kota Metro, yang kali ini mengenai pengambilan keputusan bersama terhadap Rancangan Peraturan Daerah Kota Metro tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020.

Rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Metro tersebut, dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Metro, Tondi Muammar Gaddafi Nasution, Kamis (10/09/2020).

Walikota Metro, Achmad Pairin, di dalam sambutannya menyampaikan kebijakan fiskal perubahan daerah Kota. Karena kebijakan fiskal merupakan proses penting untuk menentukan keberhasilan pelaksanaan pembangunan. Dengan kapasitas fiskal yang rendah dan ketergantungan terhadap dana perimbangan sangat tinggi. Namun demikian, Pemkot tetap  secara optimistis mengelola pendapatan dan belanja sehingga tercipta struktur anggaran yang berimbang. 

Dengan berakhirnya pembahasan terhadap rancangan APBD perubahan tahun 2020, artinya tinggal satu tahap lagi untuk mengimplementasikan seluruh rencana perubahan yang telah disusun. Tahap evaluasi dari Pemerintah Provinsi Lampung yang tentunya juga akan direspon dan ditindaklanjuti bersama untuk mewujudkan pembangunan yang akuntabel dan tepat sasaran. 

“Sekali lagi, perlu saya tekankan bahwa apa yang telah kita sepakati bersama ini akan menjadi komitmen dan tanggung jawab bersama dalam pelaksanaannya. Pada hari ini, kita telah menyelesaikan pembahasan rancangan APBD perubahan Kota Metro tahun 2020, kita bersama-sama telah menyepakati kebijakan keuangan daerah, baik dari sisi pendapatan,  belanja maupun pembiayaan. Kita juga telah menyepakati prioritas program dan kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan melalui mekanisme perubahan guna menyempurnakan pencapaian target tahun 2020,” ujarnya. 

Pairin juga mengucapkan terima kasih kepada kepala OPD dan ASN di lingkungan Pemerintah Kota Metro atas kerja samanya selama hampir lima tahun yang telah bekerja sama bergandeng tangan untuk mewujudkan visi dan misi Kota Pendidikan dan Kota Wisata Keluarga yang berbasis ekonomi kerakyatan berlandaskan pembangunan partisipatif.

“Kerja kita memang tidak mudah karena kompleksivitas pembangunan. Kerja kita juga bukan sulit ketika hambatan kita jadikan sebuah tantangan  meningkatkan kualitas diri. Selanjutnya saya juga haturkan terima kasih kepada anggota DPRD atas kerja samanya untuk melengkapi dan menyempurnakan kebijakan yang dibuat oleh eksekutif pemkot, tujuan kita sama dan satu, yaitu untuk kesejahteraan masyarakat Kota Metro.” tutup Pairin. (Red/kominfo)

Wakil Ketua 1 DPRD Kota Metro Anna Morinda Secara Resmi Mengirimkan Surat Pengunduran Diri

METRO – Wakil Ketua 1 DPRD Kota Metro Anna Morinda secara resmi mengirimkan surat pengunduran diri dari jabatannya sebagai wakil rakyat. Hal itu ia lakukan guna memenuhi persyaratan sebagai bakal calon Walikota Metro dalam Pilkada serentak 2020.

Losion Officer (LO) Anna-Fritz, Yessi Puspitasari membenarkan bahwa pihaknya mendapat tugas dari Anna Morinda untuk mengirimkan surat pengunduran diri dari jabatan Wakil Ketua 1 DPRD Kota Metro.

“Iya benar, hari ini saya mendapatkan tugas dari bakal calon Walikota Metro ibu Anna Morinda untuk mengirimkan surat pengunduran diri beliau sebagai anggota DPRD Kota Metro beserta surat pernyataan pengunduran diri yang semuanya telah ditandatangani beliau di atas materai tertanggal 4 september 2020 lalu,” ujarnya saat dikonfirmasi media dikantor DPRD Kota setempat, Selasa(8/9/2020).

Yessi mengatakan, surat pengunduran diri yang dikirimkan ke DPRD Metro tersebut sebagai syarat pencalonan yang kemudian balasan atas surat pengunduran diri itu akan dikirimkan ke KPU Kota setempat.

“Selanjutnya nanti ketika surat itu sampai, maka nanti kami akan mendapatkan surat tanda terima tentang pengunduran diri secara pribadi ibu Anna dari anggota DPRD kota Metro, kemudian akan ada satu surat lagi yang akan kami terima adalah surat keterangan proses pengunduran diri. Selanjutnya ketiga surat tersebut, yaitu surat pengunduran diri ibu Anna, surat tanda terima dari DPRD Kota Metro dan surat keterangan dalam proses nantinya akan kita kirimkan ke KPU Kota Metro. Karena itu merupakan suatu kelengkapan berkas bakal calon Walikota Metro yang pada saat mendaftar sedang menjabat Wakil Ketua 1 DPRD Kota Metro,” bebernya.

Sementara itu ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon, calon Walikota Metro Anna Morinda menyampaikan bahwa pihaknya mematuhi UU No. 10 tahun 2016 perubahan kedua UU No. 1 tahun 2015 tentang penetapan Perppu No. 1 tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota.

“Semua itu sudah tertuang dalam aturan yang kini menjadi UU dan peraturan KPU nomor 1 tahun 2020 tentang perubahan ketiga peraturan KPU nomor 3 tahun 2017 tentang pencalonan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati atau Walikota dan Wakil Walikota bahwa calon kepala daerah dan wakil kepala daerah harus menyatakan secara tertulis pengunduran diri sebagai anggota DPRD. dan kami telah mematuhi aturan tersebut,” jelas Anna Morinda.

Mundurnya Anna dari jabatannya sebagai wakil rakyat merupakan langkah yang tetap untuk fokus melaksanakan amanah baru.

“Bersama ini saya menyampaikan pengunduran diri saya sebagai anggota DPRD Kota Metro masa jabatan 2019 – 2024, dalam rangka melaksanakan penugasan dari partai sebagai calon walikota Metro dalam Pilkada tahun 2020,” tandasnya. (Rilis)

Anna Morinda Mengajak Seluruh Kader Pramuka di Bumi Sai Wawai untuk Solid Bergerak

djitoe.com-METRO – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Metro Anna Morinda mengajak seluruh kader pramuka di Bumi Sai Wawai untuk solid bergerak dalam menjaga harapan di era new normal life Covid-19.

Hal itu disampaikannya saat memberikan amanat sebagai pembina upacara peringatan hari Pramuka ke 59 yang berlangsung di halaman sekertariat Kwarcab Pramuka Kota Metro, Jl. Cendrawasih, Kel. Sumbersari, Kec. Metro Selatan, Jumat (14/8/2020).

“Hari ini kita harus hidup di era yang baru dengan pendidikan dan norma gaya hidup yang baru. Ini menjadi PR kita bersama untuk kemudian kedepan dalam memperingati hari Pramuka juga dalam menyongsong hari kemerdekaan 17 Agustus 2020, dimana Indonesia telah merdeka 75 tahun, kita harus kembali mengembalikan harapan dan terus solid bergerak serta bergotong royong bersama untuk menimbulkan kembali harapan, hasrat, motivasi dihati dan pikiran seluruh rakyat Indonesia terutama pemuda pemudi Indonesia yang tergabung di gerakan Pramuka dalam menghadapi era baru new normal life Covid-19,” ujar Anna Morinda.

Wanita yang juga merupakan Wakil Ketua 1 DPRD Kota Metro tersebut juga mengajak seluruh anggota gerakan Pramuka untuk selalu berfikir positif di masa new normal life. Ia juga berharap, Pramuka Kota Metro dapat menjadi motor penggerak dalam menyebarkan harapan.

“Mari kita ambil hikmah yang besar dari adanya Covid-19 ini, kini bumi memperbaiki dirinya. Kini kita menuju Indonesia baru, Pramuka sudah berusia 59 tahun, kita menuju era yang baru dan saya berharap Pramuka kota metro adalah salah satu motor yang mampu menggerakkan dirinya untuk menjadi agen-agen virus yang menyebarkan positif thinking dilingkungan terutama anak muda kota metro. Tidak ada hal yang dapat diperjuangkan, tidak ada hal yang dapat kita capai jika kita tidak memulainya dengan hasrat, motivasi, keyakinan dan positif thinking,” pungkasnya.

Sementara itu, Ka. Kwardari Zainuri mewakili Ka. Kwarda Gerakan Pramuka Lampung Idrus Effendi mengapresiasi gerakan Pramuka Kota Metro. Ia menilai, Kwarcab Pramuka Kota Metro telah berperan aktif dalam mencetak kader-kader terbaik yang dapat dipromosikan ke tingkat nasional.

“Saya sangat apresiasi Pramuka Kota Metro. Saya yakin Pramuka metro sudah luar biasa saya lihat, selamat hari Pramuka ke 59, selamat ulang tahun untuk kita semua. Mari kita bergerak bersama mewujudkan Kwartir Pramuka Kota Metro yang lebih baik dan berdaya saing serta unggul dari Kwarcab Pramuka yang lainnya,” tandasnya.

Diketahui, upacara peringatan yang mengusung teman “Peran Gerakan Pramuka Ikut Dalam Penanggulangan Bencana Covid-19 dan Bela Negara” tersebut diikuti oleh seluruh Pimpinan Saka Kwarcab se Kota Metro dan para Waka. Kwarcab Pramuka Metro. Selain itu, juga diikuti sebanyak 200 peserta upacara yang terdiri atas 59 orang Penggalang dan 141 Penegak Pandega utusan dari anggota Saka se-Kota Metro. (Rilis)

DPRD Kota Metro Mengadakan Rapat Paripurna, Pidato Presiden RI

djitoe.com-DPRD Kota Metro mengadakan rapat paripurna mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT ke-75 Republik Indonesia, Jumat (14/08/2020).

Sidang tahunan MPR RI, tahun ini Presiden RI Joko Widodo mengenakan baju adat Sabu dari Nusa Tenggara Timur.

Dalam pidatonya, Jokowi mengatakan semestinya kursi ini tidak kosong dan terisi penuh, serta acara karnaval-karnaval menyelimuti rangkaian acara menjelang HUT RI ke-75. Namun dengan kondisi saat ini berubah total.

“Tepat pada 13 Agustus terdapat 20,4 juta kasus, semua negara baik negara miskin, berkembang dan maju mengalami krisis, pertumbuhan negara kita masih plus namun pada kuartal ke dua kita minus,” kata Jokowi.

Jokowi juga menjelaskan, saat ini semua negara berkesempatan membuat kebangkitan baru.

“Ini juga saatnya kita membenahi diri secara frondamental. Dan 25 tahun lagi, kita harus menjadikan Indonesia menjadi negara maju,” ujar Jokowi.

Lanjutnya Presiden RI ke-7 ini menuturkan bahwa, terkait pandemi Covid-19 pemerintah dituntut cepat bergerak, guna membantu masyarakat Indonesia.

“Hal ini sesuatu yang tidak mudah, oleh sebab itu pemerintah mengubah sistem kerja dan aturan. Mensinergikan dalam rangka memulihkan ekonomi nasional. Kita juga dituntut fleksibilitas, cepatan dan tepatan. Jangan sia-siakan kondisi ini, kita belajar dari krisis, untuk menjadi lompatan guna kemajuan,” ungkapnya.

Pada momentum ini juga Jokowi menyatakan, atas nama bangsa dan negara mengucapkan terima kasih kepada dokter, perawat dan pelaku terkait.

“Tetap jaga pola hidup sehat. Alat kesehatan perlu ditingkatkan, tak kalah pentingnya produksi pangan juga perlu ditingkatkan lagi. Saya ingin media digital harus diarahkan membangun kontribusi kemanusiaan dan kepentingan bangsa. Tujuan besar tersebut bisa berjalan dengan gotong royong, saling mengingatkan dengan tujuan yang mulia,” katanya. (red)

NGO – JPK Korwil Lamtim – Metro Buka Kesempatan Bagi Warga Yang Ingin Bergabung

LAMPUNG TIMUR (DJITOE.COM) – Non Government Jaringan Pemberantasan Korupsi (NGO – JPK) Kordinator Wilayah Lampung Timur – Kota Metro membuka kesempatan untuk elemen masyarakat, Aktivis
bergabung di NGO Pemberantasan Korupsi Jum’at (07/08/2020).

Demikian diungkapkan Ketua bidang Informasi dan Komunikasi Non Giverment Organization Jaringan Pemberantasan Korupsi (NGO – JPK) Kordinator Wilayah (Korwil) Lampung Timur dan Kota Metro Eriyan Erme didampingi Ketua Bidang Organisasi,Kaderisasi dan Keanggoataan (OKK) Albasid dikantor JPK Jl.Kimas Putera No.25 Komplek Perkantoran Pemkab Lamtim sukadana ilir mengumumkan,”NGO – JPK Kordinator Wilayah Lampung Timur-Metro membuka perekrutan bagi masyarakat atau aktivis yang ada di lamtim dan metro untuk bergabung dengan kordinator kecamatan JPK di tiap-tiap kecamatan di lamtim dan kota metro,”ujarnya

sehingga kedepan JPK dapat Mengkaderisasi dan menciptakan anggota yang mempunyai syarat Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan tidak Tercela (PDLT),”kami bersedia membimbing, karena NGO – JPK menginginkan calon-calon yang memenuhi syarat, seperti Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan Tidak Tercela (PDLT), memiliki kemampuan dan kredibilitas, serta bersedia menanda tangani fakta integritas bermaterai 6000 baik untuk Ketua korcam, sekretaris, bendahara berikut anggota,”lanjut Eriyan

NGO – JPK ingin melebarkan jaringan disetiap Kecamatan yang ada di Lampung Timur – Kota Metro yang bertujuan, untuk membantu Pemerintah mengawasi setiap dana yang di kucurkan kebawah supaya dapat terpantau hingga ke pelosok desa.

,”perekrutan anggota kordinator kecamatan ini berharap dapat membuka jaringan NGO – JPK di setiap kecamatan dan bertujuan untuk memantau segala bentuk bantuan yang dibiayai oleh pemerintah, baik dari Kabupaten, Provinsi dan Pusat hingga dapat mencegah terjadinya tindak pidana korupsi,”tutupnya(red)

Rilis : Bidang Informasi dan Komunikasi NGO – JPK Korwil Lamtim-Metro

HUT Muhammadiyah ke 111,Menghadirkan Wakil Ketua 1 DPRD Kota Metro

djitoe.com-METRO – Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Muhammadiyah ke 111, Genial.ID menggelar kegiatan diskusi malam Senin dengan menghadirkan Wakil Ketua 1 DPRD Anna Morinda, Minggu (2/8/2020) malam.

Kegiatan diskusi bertema Marhaenis Muhammadiyah tersebut diselenggarakan memanfaatkan aplikasi zoom dengan metting ID 598 337 6505. Dari informasi yang dihimpun, Webinar tersebut dimulai pukul 19.30 dan berakhir pukul 21.30 WIB.

Dalam Webinar tersebut Anna Morinda menyampaikan bahwa lahirnya Muhammadiyah, Nahdatul Ulama dan Partai Nasional Indonesia (PNI) di era 1920 telah memberikan kontribusi bagi bangsa sehingga mendorong lahirnya sumpah pemuda di 1928 dan kemerdekaan RI di 1945 .

“Kesadaran bahwa kita berbeda justru diikat dan dipersatukan dalam bhineka tunggal ika, dalam bingkai NKRI. Semalam saya hadir memenuhi undangan rekan-rekan Genial ID dalam seminar daring bersama Prof, Munir Mulkhan, mas Edy Wiyanto, Mas Fauzan Amar, mbak Ulfa Mawardi, mas Yayan dan teman-teman. Dalam dialog itu kami membedah Marhaenisme Muhammadiyah yang sebenarnya bukan hal asing ditelinga kita. Sebagaimana kita tahu Soekarno, sebagai pencetus marhaenisme adalah salah satu pendiri bangsa merupakan kader Muhammadiyah dimasanya,” jelas Anna.

Wanita yang juga merupakan Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) tersebut menceritakan buah pengetahuan yang ia miliki soal masa pengasingan Sukarno di Bengkulu.

“Ketika dalam pengasingan di bengkulu, beliau mengajar di sekolah Muhammadiyah dan menjadi pengurus Majelis pendidikan Muhammadiyah. Secara substantif Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah dengan semangat alma’un, membela kaum mustadzafin memiliki nafas yang sama dengan PDIP yang juga menjiwai semangat membela wong cilik. Pada titik ini, kader bangsa yang berkhidmat melalui PDIP sesungguhnya mereka yang sedang memperjuangkan cita-cita luhur Muhammadiyah melalui jalan lain dan pada akhirnya bermuara mencari ridho Allah SWT,” tandasnya.

Diketahui, dalam kegiatan web seminar yang dipandu oleh Dr. Ulfa Mawardi itu juga menghadirkan Yayan Sopyani Al Hadi selaku pimpinan umum Genial ID dengan diawali oleh sambutan Faozan Amar selaku Koordinator Marmud.

Dalam seminar web itu juga, Genial ID menghadirkan 3 narasumber diantaranya ialah anggota DPR RI Fraksi PDI-Perjuangan Dr. Edy Wuryanto, kemudian Wakil Ketua 1 DPRD Kota Metro Hj. Anna Morinda, SE., MM, dan terakhir ialah Prof. Dr. A Munir Mulkan seorang penulis buku Marhaenis Muhammadiyah. (Rilis)

Wakil Ketua 1 DPRD Kota Metro Menjemput Ratusan Ribu Bibit Ikan

djitoe.com-METRO – Wakil Ketua 1 DPRD Kota Metro Anna Morinda menjemput ratusan ribu bibit ikan beserta ribuan kolam tong filter untuk warga Kota setempat dalam kegiatan kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ke Provinsi Lampung, reses masa persidangan IV tahun sidang 2019-2020, di balai KIPM Lampung, Bandarlampung, Selasa (21/7/2020).

Dalam kegiatan tersebut, Anna Morinda berhasil memperoleh 100 ribu bibit ikan dan 3000 kolam tong filter dari Ketua Komisi IV DPR RI yang bakal diberikan kepada warga Kota Metro.

“Kami berharap bantuan bibit ikan yang bisa digunakan dalam program urban farming di kota metro. Kami ada 164 ribu jiwa dengan luas wilayah 68 kilometer persegi, kehidupan kami kota dengan agrobisnis dan pertanian maka hal yang harus dibangun kedepan untuk metro dalam hal ketahanan dan mandiri pangan adalah memperkuat urban farming,” ujar Anna.

Wanita yang juga bakal maju dalam Pilkada Kota Metro tahun 2020 itu mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan uji coba urban farming yang berfokus di Kelurahan Banjarsari. Sementara, di Kelurahan Tejo Agung Metro Timur, Anna Morinda telah bertemu puluhan pemuda di RW 02 untuk menerapkan urban farming.

“Hari ini kami sudah punya beberapa pilot projects di Banjarsari dan Tejo Agung yang urban farming kami lakukan arahnya adalah untuk dijual, arahnya adalah mandiri pangan. Maka dengan segala hormat, kali ini kami mendapatkan ikan konsumsi dan di tahun yang mendatang kami berharap mendapat bantuan ikan dalam bentuk bibit juga gentong-gentong yang nantinya kita mix dengan kangkung ataupun sayuran lainnya. Kepada seluruh fraksi komisi IV DPR RI kami ucapkan terimakasih,” pungkasnya Anna.

Mendengar permintaan Anna Morinda di hadapan para anggota DPR RI dan perangkat pemerintahan Provinsi Lampung, Ketua Komisi IV DPR RI Sudin,SE sontak merealisasikan permintaan tersebut.

“Untuk mbak Anna Morinda dari Metro, siapkan proposalnya saya kasih 100 ribu bibit. Segera siapkan proposalnya, koordinasikan dengan dinas terkait di Metro,” kata Sudin.

Diketahui, hari ini Komisi IV DPR RI melalui Kementerian Pertanian di Balai Besar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (KIPM) Provinsi Lampung memberikan 250 box ikan atau setera setengah ton.

Kedepan, DPRD RI melalui kementerian perikanan juga akan memberikan Seratus Ribu bibit ikan dan tiga ribu kolam tong filter atas permintaan Wakil Ketua 1 DPRD Kota Metro Anna Morinda. (Rilis)

DPRD Kota Metro Memberikan Apresiasi dan Semangat kepada Para Pemuda Tejo Agung

djitoe.com-METRO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro memberikan apresiasi dan semangat kepada para pemuda RW 02 Kel. Tejo Agung Kec. Metro Timur yang gigih dalam membentuk dan mengembangkan Kampung Tangguh Mandiri (KTM) dalam tatanan New Normal Life penanggulangan Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua 1 DPRD Kota Metro Anna Morinda saat mengunjungi Posko Relawan Kampung Tangguh Mandiri (New Normal Life) penanggulangan Covid-19 di RW 02 kelurahan setempat, Minggu (19/7/2020).

“Saya yang sebenarnya termotivasi karena ternyata pemuda di RW 02 Tejo Agung ini masih melakukan gotong royong setiap minggu. Ini yang memotivasi saya untuk menyampaikan ke banyak daerah bahwa masih banyak sekali pemuda di Metro yang ikut bergotong royong setiap minggu, dan ini keren,” kata Anna Morinda.

Srikandi DPRD Kota Metro itu juga menyampaikan dukungannya agar para pemuda dapat bergerak bersama dalam mengembangkan penguatan pangan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita mendorong dalam hal penguatan pangan, kita dorong pemuda untuk membangun pemikiran baru mengenai urban farming yang digerakkan bersama kaum ibu-ibu yang kemudian outkam yang kita harapkan adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan turun kesini saya jadi tau bahwa bukan sekedar impian dalam tidur, ketika kita bilang pemuda adalah motor penggerak ekonomi Kota Metro kedepan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua pemuda RW 02 Tejo Agung Teguh Riadi berharap, Anna Morinda dapat terus memberikan bimbingan untuk solid dan bergerak dalam mengembangkan Kampung Tangguh Mandiri diwilayahnya.

“Kita berharap kedepan ibu Anna Morinda dapat terus membimbing kami semua yang ada disini agar menjadi yang lebih baik. Alhamdulillah hadirnya ibu Anna Morinda memberikan dukungan pemikiran bagi para pemuda agar lebih baik dan maju dalam menghadapi era new normal life,” tandasnya.

Diketahui selain Anna Morinda, sejumlah perangkat pemerintahan mulai dari Lurah, RT, RW, tokoh masyarakat serta dibantu TNI dan Polri juga turut mengikuti kegiatan gotong royong bersama warga tersebut. (Red)

DPRD Metro Apresiasi Kinerja Kampung Tangguh

djitoe.com, METRO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro mengapresiasi langkah masyarakat RW 08 Kel. Tejo Agung Kec. Metro Timur dalam membentuk Kampung Tangguh Mandiri (New Normal Life) penanggulangan Covid-19.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua 1 DPRD Kota Metro Anna Morinda. Menurutnya, kampung tangguh mampu memposisikan diri menjadi kampung yang juga mandiri terhadap pangan.

“Kampung tangguh yang dilakukan oleh teman-teman Tejo Agung bersama TNI, Polri, Camat dan Lurah itu keren banget. Hari ini yang dibutuhkan oleh masyarakat adalah motivasi untuk kembali kedalam kehidupan normal dalam konsep New Normal atau budaya baru dengan bermasker, menjaga jarak dan lainnya. Kampung Tangguh ini kita harapkan juga mulai menggeser menjadi mandiri pangan. Daerah yang mandiri pangan itu dengan konsep urban farming tidak sekedar mencukupi kebutuhan pribadi tapi juga dapat menghasilkan uang,” jelas Anna saat mengunjungi Kampung Tangguh, Jumat (17/7/2020).

Wanita yang juga merupakan Ketua Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas) Kota Metro tersebut berharap, masyarakat setempat dan mahasiswa KKN Institut Pertanian Bogor (IPB) dapat berkolaborasi mengelola lahan kosong menjadi demplot urban farming.

“Tadi ada teman-teman KKN dari IPB yang anaknya pintar-pintar sekali, dengan konsep yang sudah matang berkenaan dengan kemandirian dan kedaulatan pangan, maka kita berharap teman-teman mahasiswa IPB bisa mendampingi masyarakat di Tejo Agung. Bagaimana mengelola lahan sempit di halaman rumah warga menjadi isi kantong. Bukan sekedar menjadi konsumsi di dapur, jadi halamanku isi saku ku,” ujar Anna Morinda.

Dalam kesempatan itu, Ketua RW O8 Kel. Tejo Agung Kec. Metro Timur Heni Kusumawati menyampaikan rasa terimakasihnya atas dukungan semua pihak dalam mewujudkan Kampung Tangguh Mandiri.

“Di kampung tangguh ini juga masyarakat produktif memanfaatkan lahan pekarangan yang sempit. Kita sudah mulai menerapkan urban farming. Kita sangat senang sekali dari DPRD dan pemerintah daerah telah mensupport, karena itu yang dibutuhkan warga. Dan yang akan kita lakukan kedepan di sektor ketahanan pangan adalah menjual media tanam yang akan berkelanjutan maka masyarakat dapat memiliki pemasukan,” paparnya.

Apresiasi serupa atas perhatian DPRD dan Pemerintah Kota Metro serta sejumlah elemen terkait juga disampaikan oleh Koordinator KKN IPB Refany Audy. Ia berharap jejak Wakil Ketua 1 DPRD Kota Metro Anna Morinda dapat diikuti oleh pejabat lainnya di Bumi Sai Wawai.

“Kami sangat senang sekali dengan datangnya ibu Anna Morinda, ini seperti kita mendapatkan wawasan baru. Jadi kita saling belajar, dari pihak masyarakat Tejo Agung, DPRD dan Mahasiswanya juga, jadi saling belajar dan berproses tentang kegiatan ini. Kami sangat mengapresiasi dan bahagia sekali ada pejabat seperti ini yang sering turun langsung kelapangan melihat kondisi sebenarnya sebagai evaluasi agar Metro makin maju kedepannya,” tandasnya.

Diketahui, dalam kegiatan tersebut Anna Morinda bersama Forkopimcam dan tim kesehatan Puskesmas Tejo Agung juga mengunjungi sejumlah warga yang sakit. (Red/Rls)

Reses DPRD Prioritaskan Kesejahteraan Rakyat

DJITOE.COM, METRO – Guna menyerap aspirasi masyarakat ditengah pandemi Covid-19, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro menggelar reses kedua yang berlangsung di lantai II aula rumah perjuangan Jl. Flores, Kel. Ganjar Agung, Kec. Metro Barat, Senin (15/6/2020).

Dalam reses kali ini DPRD memprioritaskan kesejahteraan rakyat lewat pemberdayaan masyarakat. Hal itu disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kota Metro Anna Morinda dalam reses daerah pemilihan Metro Barat dan Selatan.

“Untuk 2021 dari hasil reses ini tidak hanya mengusulkan fisik, karena yang fisik sudah kita prioritaskan kemarin yang tertunda karena anggarannya digeser ke Covid-19. Dan saat ini usulan-usulan lebih kepada bagaimana pemberdayaan masyarakat, peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya UKM yang terdampak Covid-19,” bebernya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekertaris DPRD Kota Metro Budiyono menjelaskan, reses tersebut merupakan program kerja DPRD. Dimana dalam setahun DPRD mengagendakan tiga masa reses atau sidang.

“Untuk yang pertama sudah dilaksanakan di bulan februari kemarin dan yang kedua sekarang, dan yang kedepan akan diagendakan kembali. Walau dimasa Covid-19 ini reses tetap dilaksanakan karena DPRD perlu bertatap muka dengan konsetuen untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung,” ujarnya.

Budiyono juga menjamin bahwa pelaksanaan reses tatap muka tersebut juga menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Karena pembangunan sudah berjalan maka saat ini tahapnya adalah peningkatan perekonomian masyarakat khususnya dimasa Covid-19, ini menjadi titik fokus yang utama. Kegiatan ini juga digelar tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” tandasnya. (Red/Rls)

Wakil Ketua 1 DPRD Menindaklanjuti Hasil Hearing yang dilakukan komisi II

Djitoe.com, METRO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) segera mencairkan insentif tenaga kesehatan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kota Metro Anna Morinda menindaklanjuti hasil hearing yang dilakukan komisi II dengan dipimpin oleh Fahmi Anwar pada Rabu, 3 Mei 2020 lalu.

“Kita minta dinas segera mencairkan anggaran paramedis dan kita tekankan itu. Kenapa harus ditunda-tunda, apa alasannya. Itu sudah menjadi hak paramedis yang menangani Covid-19 di Metro. Berikan hak mereka,” tegas Anna saat dikonfirmasi media, Jumat (5/6/2020).

Sebelumnya, Ketua Komisi II DPRD Kota Metro Fahmi Anwar telah melakukan rapat dengar pendapat atau hearing bersama Dinkes Metro. Hasilnya, DPRD mendesak Dinkes untuk segera memberikan insentif paramedis.

“Kemarin, kami sudah hearing dengan Dinkes. Dan kami mendesak kepala Dinkes memberikan insentif tenaga kesehatan sesegera mungkin. Karena memang ada anggarannya,” kata Fahmi, Kamis (4/6/2020).

Fahmi juga meminta Dinkes tidak memperlambat pemberian insentif kepada tenaga kesehatan yang sudah terdata. 

“Apalagi menurut Kadis Kesehatan, pemkot sudah menganggarkan Rp10 miliar dari anggaran covid Rp 46 miliar itu. Itu untuk insentif saja,” ujarnya.

Dia berharap, Dinkes benar-benar mendata tenaga kesehatan yang mendapatkan insentif sesuai persyaratan Kementerian Kesehatan RI.

“Kami minta Dinas Kesehatan Sesegera mungkin Untuk menyelesaikan masalah insentif petugas kesehatan penanganan Covid. Karena kami tidak mau ada kegaduhan di dinas tersebut, Apa lagi anggaran tersebut memang sudah di anggarkan sebesar Rp10 miliar,” tegas Fahmi.

Sementara itu, Kepala Dinkes Metro Erla Adriyanti menjelaskan, kini proses pencairan insentif tenaga kesehatan masih dalam proses usulan ke Kemenkes. Ia juga meminta paramedis untuk bersabar hingga proses pencarian selesai.

“Usulan dan kelengkapan administrasi dari Fasyankes, lalu verifikasi data tingkat kota. Harus pendampingan APIP dan kami kirim ke kemenkes kalau anggarannya dari APBN. Tapi kalau dari APBD, bisa dicairkan langsung. Sabar, pasti diproses dan dicairkan,” tandasnya. (Rilis)

DPRD Desak Dinkes Segera Mencairkan Insentif Tenaga Kesehatan Tim Covid-19

DJITOE.COM, METRO—Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro mendesak Dinas Kesehatan (Dinkes) segera mencairkan insentif tenaga kesehatan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

“Kemarin (Rabu 3 Mei 2020) kami sudah hearing dengan Dinkes. Dan kami mendesak kepala Dinkes memberikan insentif tenaga kesehatan sesegera mungkin. Karena memang ada anggarannya,” kata Ketua Komisi II DPRD Kota Metro, Fahmi Anwar. Kamis (04/06).

Fahmi juga meminta Dinkes tidak memperlambat pemberian insentif kepada tenaga kesehatan yang sudah terdata. 

“Apalagi menurut Kadis Kesehatan, pemkot sudah menganggarkan Rp10 miliar dari anggaran covid Rp 46 miliar itu. Itu untuk insentif saja,” ujarnya.

Dia berharap, Dinkes benar-benar mendata tenaga kesehatan yang mendapatkan insentif sesuai persyaratan Kementerian Kesehatan RI.

“Kami minta Dinas Kesehatan Sesegera mungkin Untuk menyelesaikan masalah insentif petugas kesehatan penanganan Covid. Karena kami tidak mau ada kegaduhan di dinas tersebut, Apa lagi anggaran tersebut memang sudah di anggarkan sebesar Rp10 miliar,” tegas Fahmi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Erla Adriyanti menjelaskan, saat ini proses pencairan insentif tenaga kesehatan masih dalam proses usulan ke Kemenkes.

“Usulan dan kelengkapan administrasi dari Fasyankes, lalu verifikasi data tingkat kota. Harus pendampingan APIP dan kami kirim ke kemenkes kalau anggarannya dari APBN. Tapi kalau dari APBD, bisa dicairkan langsung,” jelasnya.

Dia meminta tenaga kesehatan dinas setempat yang belum menerima insentif untuk bersabar. “Sabar, pasti diproses dan dicairkan,” katanya.(nia)

DPRD Kota Metro, Hearing dengan Tiga Dinas di Ruang OR

DJITOE.COM, Metro – (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kota Metro, Hearing dengan Tiga Dinas .Hearing yang di Pimpin langsung Oleh Ketua Komisi ll Fahmi Anwar yang di dampingi oleh angota komisi tersebut melaksanakan Hearing dengan Dinas Sosial dan Dinas pendidikan serta Dinas Kesehatan Kota Metro,
secara Estafet.
Hearing yang berlangsung di ruang OR. Kantor DPRD Kota Metro (Rabu ,3 Juni 2020.)

Dalam Hearing dgn dinas Sosial tersebut membahas terkait pembagian bantuan Pemerintah baik yang berasal dr pemerintah pusat yang bersumberr dari APBN maupun dari daerah yang bersumber dari APBD yang di salurkan melalui dinas Sosial untuk warga masyarakat Metro. Fahmi berharap bantuan bantuan tersebut benar benar tepat sasaran, untuk warga masyarakat yang terdampak langsung akibat wabah Covid 19 ( Corona Virus Deases 19) ini.

Lebih lanjut Fahmi Memapar kan ” kami selaku Komisi ll meminta kepada Dinas Sosial bantuan Pemerintah tersebut baik yang bersumber dari APBN dan APBD tersebut secepat nya bisa tersalur kan. Kenapa saya bicara seperti itu karna kita sama sama tau warga masyarakat kota Metro yang terdampak pandemi Covid 19 ini. sangat mengharapkan bantuan tersebut. Saya juga berharap bantuan tersebut bisa terealisasi secepat nya,dan di beri tanda mana bantuan Pemerimtah Pusat dan Mana yang berasal dari Pemerintah Daerah,sehingga masyarakat bisa mengetahui dari mana bantuan tersebut berasal. Tegas Fahmi.

Selanjut nya Dinas Pendidikan menyampai kan terkait penerimaan siswa baru Kota Metro tahun ajaran 2020/2021 di saat pandemi Covid 19 ini. Tetap menjalan kan Proktap Gugus Tugas Covid 19 serta himbauan dari dinas terkait. sehingga penyebaran Virus ini bisa kita putus penularan nya.karna jika tidak menjalankan himbauan tersebut yang kita khawatirkan persoalan ini tidak ada berhenti nya.

Sementara dari dinas Kesehatan Sendiri pembahasan terkait Pandemi Corona Virus Deases 19 ( Covid 19)
Fami Menegaskan kepada Kepala Dinas Kesehatan kota Metro Drg.Erla terkait persoaalan pembayaran Insentip yang belum terbayarkan kepada tenaga medis yang berkaitan langsung dengan Dinas Kesehatan. Yang sampai hari ini belum di bayar.

“Kami minta Dinas Kesehatan Sesegera mungkin Untuk menyelesaikan masalah Insentif petugas Kesehatan yang belum di bayarkan. Karna kami tidak mau ada kegaduhan di dinas tersebut.apa lagi anggaran tersebut memang sudah di anggarkan sebesar 10 milyar.Tegas Fahmi. ( *)

DPRD Metro Ajak Warga Taati Instruksi TNI-Polri

DJITOE.COM, METRO – Pandemi Covid-19 belum juga bisa dikatakan berakhir. Namun, kehidupan harus terus berjalan dan tidak bisa selamanya manusia diam mengisolasi diri. Untuk itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro mengajak masyarakat kota setempat untuk mentaati instruksi pemerintah melalui TNI dan Polri dalam mematuhi protokol kesehatan menuju new normal.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kota Metro Anna Morinda dalam siaran Persnya secara daring, Kamis (28/5/2020). Menurutnya, jika new normal tidak segera diberlakukan sejumlah kemungkinan seperti runtuhnya ekonomi, industri tidak berjalan, masyarakat kehilangan penghasilan dan kekacauan pun dapat terjadi.

“Kita kembali di kehidupan yang dinamakan new normal. Tidak selamanya kita berada di dalam ruangan bekerja secara daring, tapi tetap harus perhatikan SOP kesehatan. Jaga jarak, mandi usai keluar dari rumah, selalu cuci tangan dengan sabun, dan gunakan masker. Ikuti peraturan pemerintah dan instruksi TNI-Polri, dengan bergotong royong kita bisa hadapi Covid-19,” ajaknya.

Ia mengajak masyarakat mulai membiasakan hidup seperti biasa berdampingan dengan virus corona penyebab Covid-19, tentunya dengan protokol kesehatan yang harus diikuti agar tak turut terjangkit. Upaya tersebut yang kemudian kita sebut sebagai kehidupan dengan pola kenormalan baru atau the new normal life.

“Secara sederhana, new normal ini hanya melanjutkan kebiasaan yang selama ini dilakukan selama isolasi di rumah, kedalam kehidupan yang lebih luas. Mulai dari memperbanyak interaksi melalui online, pembayaran secara digital, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, dan lainnya. Seperti yang disampaikan Europol, badan khusus kriminalitas Uni Eropa, untuk menjalani hidup aman dari segala bentuk tindak kriminalitas di masa penerapan the new normal atau pola hidup normal baru itu dibagi ke dalam 4 segmen keamanan, mulai dari rumah, data, anak-anak, hingga finansial,” beber Anna.

Dikutip dari laman kompas.com, Sejumlah tips hidup aman selama penerapan new normal dibagi menjadi 4 segmen yaitu :

  1. Rumah

Di era new normal ini, masyarakat sudah mulai bisa kembali beraktivitas di luar rumah seperti biasa. Di sisi lain, potensi aksi kejahatan pun akan terus meningkat, karena mencari uang menjadi semakin sulit.

Untuk itu, ketika meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, ingatlah untuk selalu mengunci pintu dan jendela agar meminimalisasi terjadinya tindak kriminal, seperti pencurian.

Selanjutnya, Anda juga diminta untuk sebisa mungkin menghindari membagikan lokasi rumah atau tempat Anda berada saat itu juga melalui media sosial. Ingat, kejahatan bisa terjadi dengan memanfaatkan informasi itu.

Terakhir, jauhkan barang-barang berharga dari pandangan orang lain. Barang berharga ini bisa jadi barang yang ada di rumah atau barang yang melekat pada badan Anda, seperti perhiasan dan gadget.

  1. Data

Poin kedua yang disorot oleh Europol adalah terkait dengan kemanan data, dalam hal ini data digital. Dalam keseharian di era new normal nantinya masyarakat akan lebih banyak berkomunikasi menggunakan piranti online.

Untuk itu berhati-hatilah terhadap segala bentuk kejahatan di dunia maya. Jika melakukan telepon video, pilih lah penyedia yang diketahui keamanannya. Cadangkan semua data dan biarkan software selalu terperbaharui.

Selanjutnya, gunakan kata kunci yang kuat untuk semua akun yang penting. Apabila akan mengakses data perusahaan untuk urusan pekerjaan, maka gunakan peralatan dari kantor.

Kemudian berhati-hatilah dalam menerima informasi dan menyebarkan informasi. Pastikan informasi yang Anda terima/bagikan bukanlah sebuah kebohongan.

  1. Anak

Aspek kemanan ketiga adalah anak. Di masa pandemi dan new normal ini, jangan lupa untuk juga diskusikan dengan si kecil tentang situasi yang sedang berlangsung dan apa yang harus ia lakukan.

Jangan biarkan anak Anda sendirian melalui kondisi ini tanpa ada arahan dari orangtua atau orang dewasa di sekitarnya. Beri tahu mereka mana yang baik untuk dilakukan di ranah online dan offline.

Lalu, buatlah peraturan padanya untuk selalu menggunakan gawai di area umum, dan bukan privat seperti kamar. Tujuannya tentu agar kegiatannya bisa selalu diawasi.

  1. Keuangan

Aspek terakhir yang juga harus diperhatikan ketika menjalani hidup dengan pola normal yang baru adalah keamanan dari segi finansial atau transaksi keuangan.

Di masa yang rentan terhadap infeksi virus ini, ada baiknya berbagai macam transaksi keuangan dilakukan secara digital dengan menggunakan kartu kredit.

Proses transaksi secara offline memungkinkan kita lebih banyak bertemu dengan orang dan menyentuh uang fisik yang di dalamnya terdapat banyak bakteri, juga bisa menjadi media tempat virus berada.

Namun, saat melakukan transaksi digital, jangan lupa untuk menggunakan koneksi yang aman sehingga bisa terhindar dari aksi kriminal yang menyasar korban di dunia digital.

Jika memutuskan untuk berbelanja secara online, pastikan toko atau penyedia barang/jasa yang Anda akses dapat dipercaya. Sebaliknya, jangan lakukan proses pembelian dengan pihak yang tidak diketahui dengan jelas kebenarannya. (Rilis)

 557 total views,  3 views today

Ketua Komisi I DPRD Kota Metro Basuki: Sikapi Longsor Dari Pos Bencana

DJITOECOM,METRO – Ketua Komisi I DPRD Kota Metro Basuki mengatakan, cuaca ekstrem yang akhir-akhir ini terjadi harus segera disikapi. Demikian dengan peristiwa longsor akses jalan dan jembatan yang terputus. Sehingga tidak mengganggu aksesibilitas masyarakat.

Ia menilai, dalam menyikapi longsor, ambrol, atau jembatan rusak, ekskutif bisa menggunakan dana dari pos bencana. Terlebih dana tersebut sudah dipersiapkan untuk mengatasi persoalan yang krusial.

“Kan ada dana bencana, itu sementara bisa digunakan untuk mengatasi masalah bencana ini. Jangan hanya menunggu provinsi, karena pasti akan lama. Kalau bisa menggunakan dana bencana kenapa tidak,” ujarnya, Selasa (19/5/2020).

Selain itu, pemerintah juga harus mengantisipasi masalah banjir ini dengan mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan. Serta melakukan pengerukan tanah di aluran sungai agar air lancar mengalir.

“Karena saat curah hujan tinggi, maka sungai akan meluap. Akibatnya air akan meluap ke daratan dan mengakibatkan banjir. Apalagi bagi lokasi yang rendah. Sudah tentu akan jadi musibah. Jadi harus segera,” tutupnya. (Red)

Tondi MG Nasution Mengimbau agar Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

DJITOE.COM,METRO – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro, Tondi MG Nasution mengimbau agar masyarakat setempat untuk mematuhi protokol kesehatan. Hal ini, sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

“Tentunya peran penting juga oleh masyarakat bukan hanya tugas pemerintah dan tugas kita bersama untuk mematuhi protokol kesehatan yang sudah ada. Dengan mematuhi imbauan dan anjuran pencegahan,” kata Tondi, Jumat (8/5).

DPRD, kata dia, akan terus mendukung upaya pemkot dalam memutus mata rantai penularan COVID-19.

“Tidak berkumpul dalam jumlah banyak,beraktivitas dirumah dan jika tidak ada keperluan mendesak. Himbauan ini hanya sementara sampai wabah COVID-19 ini berhenti,” ucapnya.

Menurutnya, semakin masyarakat mematuhi anjuran pencegahan, maka tingkat keberhasilan penanganan COVID-19 oleh semua lini semakin baik.

Karena itu, ia mengimbau seluruh lapisan masyarakat mengikuti protokol kesehatan.Yaitu dengan rajin mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

DPRD juga meminta Pemkot Metro memberikan informasi yang jelas kepada masyakarat terkait penanganan dan pencegahan COVID-19 diwilayah setempat.

“Kita minta ada media center yang siap memberikan informasi. Terutama kepada awak media, tujuannya satu suara tidak simpang siur informasinya. Tunjuk siapa jubir bagi teman-teman pers. Hal ini bertujuan agar semua pihak bersama bergandengan melawan COVID-19,” terangnya.

Tondi juga berharap, kepada masyarakat tidak panik dalam menyikapi informasi yang beredar dan bisa membedakan mana yang benar dan hoax.

“Saat percaya masyarakat Kota Metro sudah mengerti dan bisa membedakan mana berita benar dan hoax tentang pemberitaan Corona. Oleh sebab itu harapan saya dibulan suci ramadhan ini mari kita berdoa agar wabah virus Corona segera berlalu sehingga kita bisa menjalankan ibadah puasa dengan khusuk serta kembali fitrah,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II, Fahmi Anwar menambahkan, meminta agar harus ada tim satgas khusus untuk meminimalisir berita hoax.

“Pemerintah harus memberikan yang akurat dan tidak menyebabkan kepanikan di masyarakat,” tambahnya. (Red)

Presiden RI keluarkan 9 Hukum: PLT Desa Barang Mamase Pimpin Gugus Tugas perangi Covid-19

DJITOE.COM, TAKALAR-Keseriuasan Pemerintah Pusat terkait penanganan Coviid-19 terlihat dalam jangka waktu satu bulan, Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan 9 produk hukum terkait penanganan wabah virus corona (COVID-19).


Jokowi mengeluarkan 4 buah Keputusan Presiden (Keppres), 2 buah Peraturan Presiden (Perpres), sebuah Peraturan Pemerintah (PP), sebuah Instruksi Presiden (Inpres) dan sebuah Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) terkait perang melawan virus corona.

Tindak lanjut dari Program Pemerintah Pusat dalam hal memutus mata Rantai Covid-19 ditindak lanjuti dengan Serius oleh Plt Kades Barang Mamase Kecamatan Galesong Selatan Kabupaten Takalar,

Plt Kades Sakri SE, bekerja sama dengan TNI/Polri, ketua BPD, perangkat desa, para kepala Dusun, kader kesehatan, kader kebersihan, dan kader keamanan, beserta seluruh toko masyarakat Desa Barang mamase terlibat langsung dalam rangkaian kegiatan perang terhadap Covid-19 sesuai Instruksi Presiden.

Pembagian masker dan hensanitaiser kemasyarakat dengan turun langsung kejalan disertai Penyemprotan Desinfektan kerumah-rumah Warga sekaligus memberikan pemahaman kemasyarakat tentang Cara Efektif mengatasi Wabah Virus Corona menjadi agenda Utama Ketua Gugus Tugas Pejabat Kepala Desa.

Sakri SE saat bersama masyarakat menghimbau dan meminta agar tetap menjaga jarak aman untuk memutus rantai penularan virus. Menjaga jarak aman antar orang (social distancing) dan mengontrol seluruh akses masuk maupun keluar dari suatu wilayah yang dinilai sangat efektif untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.tutup Sakri SE

Sumber: Nompo

Terobosan Brilian Kinerja Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Takalar

djitoe.com, Takalar- Setiap Hari Selama Musim panen, Puluhan Ton Gabah kering Petani Takalar terkirim kedaerah Lain disulsel

Dinas Pertanian dan Ketahanan pangan yang merupakan terjemahan dari “food security” mencakup banyak aspek yang luas sehingga setiap orang mencoba menterjemahkan sesuai dengan tujuan dan ketersediaan data.

Diiungkapkan Oleh Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Takalar, H. MUHAMMAD HASBI, S.STP, M.A.P, bahwa defisini ketahanan pangan berubah dari satu periode waktu ke periode waktu lainnya, sebab Ketahanan pangan lebih banyak memberikan kebijaksanaan di bidang sosial seperti penanggulangan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, gizi, sekaligus PAD dan lain-lain.

Sehingga Pemerintah dalam hal ini Dinas Pertanian dan ketahanan Pangan Kabupaten Takalar kedepan perlu lebih giat dan kerja keras lagi dalam meningkatkan hasil Produksi Tanaman Pangan termasuk “PADI dan JAGUNG” sebagai Industri Pangan Unggulan Kabupaten Takalar,

Kita tentu harus lebih Cerdas lagi dalam membuat sebuah Rumusan dan Formulasi guna mengontrol ketersediaan Pangan yang Terintegrasi dalam Wilayah Kabupaten Takalar dan Provinsi Sulawesi Selatan Umumnya, ungkap H Bantang

Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan dan seluruh Jajarannya mengajak kepada seluruh Petani Milenial sekabupaten Takalar, bahwa terkait Otonomi Daerah tentang kemandirian Pangan sangat ditentukan oleh seberapa Hebat kita semua memahami ketahanan Pangan itu sendiri, tata laksana lahan Pertanian, sistem pembuatan Lumbung dan sarana Industri pangan untuk menuju Industri Pangan skala Nasional sehingga Hasil Pertanian Kabupaten Takalar mampu menjadi Industri Mandiri dan berdaya saing dengan Daerah lain di seluruh Wilayah Republik Indonesia

Kondisi ini kemudian menjadi Spirit baru dan sangat Relevan atas upaya Pemerintah Daerah yang berjibaku mengatasi situasi di Pra kondisi sejak memasuki musim Tanam sampai pada titik tersulit ketika Petani membutuhkan Pupuk dan Pestisida, semua ini tidak terlepas dari Kajian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan beserta DPRD Kabupaten Takalar yang terimplementasi kedalam sebuah konsep kemandirian Daerah menuju Takalar unggul dan sejahtera.

Atas Upaya ini Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab Takalar di musim Panen Padi Tahun ini Sudan mendistribusikan Gabah Kering kedaerah lain sebagai bagian dari perimbangan ketahan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan yang tentu dilandasi oleh Data kontrol Induatri Lokal dan laju distribusi Hasil pertanian yang kedepan kembali menjadi Obyek konstribusi ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) Takalar

Dalam Pantauan Media lensa-naga.com dilapangan mengungkapkan , bahwa langkah yang ditempuh Pemerintah Daerah sudah kelihatan secara Nyata dalam hal peningkatan penyediaan sarana dan Prasarana terkait ketahanan Pangan, baik dari pemamfaatan alat Pertanian, pemamfaatan pangan Lokal maupan dalam Pemgelolaan skala Industri Nasional secara Intensif, sehingga menjadi penilaian Positif Masyarakat terhadap langkah dan Terobosan Brilian atas Kinerja Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Takalar,.(Haeruddin Nompo)

DPRD Kota Metro Rapat Paripurna melalui video conference

DJITOE.COM, Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan RKPD Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota Metro akhir tahun 2019, saat Rapat Paripurna DPRD melalui video teleconference, di Command Center lantai dua Bappeda, Selasa (07/04/2020).

LKPJ yang disampaikan merupakan implementasi Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 sebagaimana beberapa kali telah diubah terakhir dengan Undang-undang nomor 9 tahun 2015 tentang Pemerintahan Daerah. Serta Peraturan Pemerintah nomor 13 tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.
Sesuai peraturan tersebut, Kepala Daerah dalam hal ini Walikota dan Wakil Walikota Metro, berkewajiban menyampaikan LKPJ kepada DPRD setiap akhir tahun anggaran. Kestabilan kebijakan sudah mulai dapat dilihat dari hasil-hasil pembangunan yang tepat sasaran sesuai dengan perencanaan yang tertuang dalam dokumen RPJMD sebagai acuan untuk mewujudkan janji kepada masyarakat Kota Metro.

“Laporan keterangan Pertanggungjawaban ini, merupakan gambaran pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan yang telah dilaksanakan pada tahun 2019, dimana didalamnya terdapat capaian kinerja maupun anggaran, prestasi dan juga kendala dalam penyelenggaraan pemerintah daerah,” tutur Pairin.

Ia menyampaikan bahwa gambaran perkembangan kondisi umum Kota Metro yang kita cintai ini, dari sisi aspek kesejahteraan masyarakat sebagai bentuk impact atas pelaksanaan pembangunan.

Adapaun rapat kedua sidang ke satu ini diikuti oleh seluruh Anggota Dewan, Wakil Walikota, Unsur Fokorpimda, Sekda.

SP 1 Pemberhentian Perangkat Desa Topejawa, Dinilai Tidak Kuat Karena Tak Lain Merupakan Suatu Peringatan

DJITOE.COM, Takalar, Selain diduga melanggar Aturan Permendagri No. 67 Tahun 2017, Plt Kades Topejawa Anwar juga dinilai memberhentikan perangkat desa yang tidak logis.

Pasalnya, plt kades yang baru menjabat kurang lebih seminggu dan langsung mengeluarkan Surat Peringatan 1, (SP 1) per tanggal 30 Maret 2020 sampai berdampak pemberhentian perangkat Desa, itu masih dinilai belum kuat apalagi belum sampai di SP 3.

Selain SP 1 yang merupakan suatu bentuk tujuan pembinaan, saat ini pun rekomendasi dari kecamatan masih dipertanyakan keberadaannya atas syarat-syarat yang berlaku dalam pemberhentian dan pengangkatan Perangkat Desa.

Seiring itu, agar kiranya dapat mendesak pengadilan tata negara dapat berkoordinasi Ke Ombudsman untuk mengusut tuntas aturan yang telah dilabrak Plt Kades Topejawa.

Sampai berita ini terpublis, Camat Mangarabombang selaku penentu kebijakan belum dimintai keterangannya untuk kejelasan pemberhentian dan pengangkatan Perangkat Desa Topejawa yang diduga menuai polemik.

Pewarta: Rudi

Anna Morinda:Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid 19 dilakukan Secara Mandiri

DJITOE.COM, KOTA METRO – Aksi semprot desinfektan oleh Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI-Perjuangan Kota Metro dan Anna Morinda guna memutus mata rantai penyebaran Covid 19 dilakukan secara mandiri di RW 05, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Metro Utara, Kamis (2/4/2020).

Ketua RW 05 mengaku senang atas aksi sosial yang dilakukan tersebut Baguna bersama Anna Morinda tersebut. Hal itu ia nilai sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat di tengah wabah Corona.

“Aksi semacam ini yang ditunggu oleh masyarakat. Kita sangat senang, ini merupakan aksi penyemprotan pertama di RW kita. Dari pemerintah belum ada tindakan untuk daerah kita ini. Oleh sebab itu kita menyambut baik,” ujar Suwarno kepada media, Kamis (2/4/2020).

Hal senada diungkapkan Tugiman, Lurah Banjarsari. Menurutnya, aksi penyemprotan disinfektan tersebut sangat penting. Pihaknya mendukung jika ada swadaya masyarakat untuk melakukan penyemprotan.

“Sementara ini belum ada bantuan dari pemerintah, jadi adanya aksi swadaya semacam ini sangat baik dan kita dukung,” ucapnya.

Sementara itu anggota DPRD Kota Metro Didik Isnanto mengatakan, aksi serupa akan terus dilakukan, sesuai instruksi ketua DPC PDI-Perjuangan Kota Metro Anna Morinda yang meminta kadernya untuk hadir di setiap keluhan masyarakat.

“Kita di sini bersama Baguna sesuai arahan Ibu Anna untuk melayani dan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat di tengah wabah Corona ini,” kata Didik. (Rilis)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minta Pemkot Jelaskan Asal Anggaran Rp 27,23 Milyar

DJITOE.COM, METRO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro meminta Pemerintah Kota (Pemkot) setempat menjelaskan secara rinci terkait asal anggaran Rp 27,23 Milyar dan rencana penggunaannya untuk menangani Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Hal tersebut diutarakan Wakil Ketua I DPRD Kota Metro Anna Morinda. Ia mengaku pada prinsipnya akan mendukung bila anggaran tersebut digunakan secara jelas dan untuk kepentingan rakyat.

“Pada prinsipnya DPRD support apapun demi menghadapi Corona. Tapi dalam hal pengawasan dan fungsi budget, kita minta sekda jelaskan anggaran 27,23 Milyar itu dari anggaran apa saja. Kemudian apa dasar pemerintah menetapkan keperluan anggaran 27,23 Milyar. Karena di jawa saja, kabupaten yang luas dengan zona merah hanya mengalokasikan anggaran sebesar 10 milyar,” ujar Anna saat dikonfirmasi media, Senin (30/3/2020).

Menurutnya, apapun yang akan dilakukan harus diisolasi dan pemerintah dini nya merencanakan secara rinci terkait bantuan yang akan diberikan ke masyarakat.

“Apapun yang akan dilakukan, corona harus dilakukan isolasi. Apakah pemerintah sudah ada rencana local Lockdown pintu masuk metro, itu yang menjadi pertanyaan. Dokter dan paramedis kita perlu APD, apakah pemerintah sudah memesan, serta rakyat kita ketika local Lockdown perlu beras dan kebutuhan lain, dan apa rencana pemerintah sampai saat ini belum ada koordinasi dengan kami,” papar Anna.

Politisi PDI-P itu juga mempertanyakan kesiapan bahan ajar bagi pelajar Metro yang dirumahkan.

“Dinas pendidikan menambah 14 hari lagi dari hari ini untuk belajar dirumah. Bagaimana pemberian bahan ajar ke siswa. Berapa persen kemampuan sekolah melaksanakan pendidikan virtual. Seperti apa kendalanya ini juga yang perlu diketahui masyarakat,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemkot Metro mengalokasikan anggaran sebesar Rp27,23 miliar untuk pencegahan dan penanganan Covid-19.

Itu dikatakan Sekkot Metro, Nasir AT usai mengikuti telekonferensi bersama sekretaris daerah (Sekda) se-Provinsi Lampung, mengenai penanganan Covid-19 di Command Center Metro, Kamis (26/03/2020).

“Pemkot Metro mengalokasikan anggaran sebesar Rp 27,23 miliar, bagi pencegahan dan penanganan Covid-19,” kata Nasir. (Rilis)

Kadus dan Ketua BPD Desa Punaga Usir Tamu di Rumah Keluarganya

DJITOE.COM, Takalar– Demi Mencegah Penyebaran Virus Covid-19, Kadus Bersama Ketua BPD. Mengusir Asdar Tuang Lira Salah Satu Tamu Desa Punaga, Di Rumah Keluarga Nya.

Menurut keterangan, salah satu keluarga, Tuang Sore, dirinya merasa kecewa atas diusirnya saudara ASDAR tuan LIRA di Desa Punaga, karena Pemdes Punaga mengambil langkah yang tidak sesuai prosedur.

Pemdes juga seharusnya mengambil langkah untuk pengecekan dari pihak PKM Pattopakang atau dinas kesehatan, apa benar saudara AR sudah kena virus CORONA atau tidak.” ucap Keluarga nya, saat di temui di kediamannya, Minggu 29 Maret 2020.

Dan juga aneh sedangkan KKN dari Makassar begitu bebas berkeliaran berbaur dengan masyarakat, apakah pemdes setempat sudah merasa yakin KKN tersebut aman dari desa kita sehingga begitu bebas dipunaga.

Ini juga tidak sesuai SOP himbauan karena tidak ada pemeriksaan medis kesehatan dan lansung saja main usir, dan disuruh pulang oleh Kadus tanpa ada medis kesehatan yang tangani.

Lanjut, Dan saya minta kepada pemdes agar jalan poros masuk desa Punaga diportal dan menyiapkan tim medis kesehatan, agar menjaga dan memutuskan rantai penularan virus covid-19 dan tidak masuk ke desa Punaga.”ujarx tuan sore salah satu keluarga

Dirinya juga di berikan himbau oleh kades Ahmad S.Ag., M.Pd. untuk melanjutkan himbauan pemerintah katanya, tapi tanpa di dasari SOP lansung diperintahkan pulang ke makassar, dan seharusnya juga mereka mendatangkan dulu tim medis kesehatan, jika sakit baru di isolasi tapi kalau tidak masa disuruh pulang.”ujarnya.

Menurut keterangan kepala Desa mengatakan, Ini sudah ada himbauan sebelumnya untuk sementara tidak menerima tamu dari luar daerah untuk tindakan prefentive.

Adapun informasi yang di berikan oleh kades tidak keberatanji namun setelah itu namanya keluarga pasti khawatir karena pergi malam-malam dan hujan. oleh karenanya untuk tidak terulang lagi dengan kasus yang sama maka pemdes melaksanakan rapat terbatas untuk membahas bagaimana penanganan tamu atau keluarga yang datang agar tidak ada yang merasa dirugikan.

Olehnya itu, kami harus berbuat sesuatu untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19. kalau sudah ada yang masuk ODP warga pasti kamilah yang pertama dapat sorotan baik dari masyarakat dan Yang lainnya, karena dianggap tidak peka dalam menanganinya.

Intinya adalah terus berbenah melakukan perbaikan layanan agar rakyat tidak panik dan tidak ada gesekan sesama warga, karena para ikatteji antu abbulo sibatang nakulle di hindari atau dilawan injo Corona ya.” Jelasnya.

Pewarta: Wahyu

DPRD Minta Sterilisasi Seluruh Pintu Masuk Metro

DJITOE.COM,METRO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro meminta Gugus Penanganan Covid-19 Pemkot Metro melakukan sterilisasi di semua akses masuk masuk Bumi Sai Wawai.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kota Metro Anna Morinda menanggapi upaya sterilisasi di enam titik pintu masuk Metro, Sabtu (28/3/2020).

Menurutnya, jika sterilisasi memang perlu dilakukan maka tidak hanya enam gerbang masuk Metro, namun seluruh akses masuknya juga di sterilisasi.

“Jika memang diperlukan kita harus lakukan itu, dan kita tetap waspada tapi kita tidak boleh panik. Dan bukan hanya 6 pintu masuk Metro, tapi seluruh pintu masuk juga disterilkan,” ucap Anna saat dikonfirmasi media usai melakukan sterilisasi dengan penyemprotan desinfektan di sejumlah Masjid di Kota Metro, Sabtu (28/3/2010).

Menurutnya upaya sterilisasi sangat penting, namun hal yang lebih penting adalah ketika masyarakat mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap dirumah saja.

“Ya itu penting karena kita harus local distance, kemudian berdiam diri di rumah ini untuk memutus mata rantai virus. Karena proses belajar dirumah diperpanjang, bukan kita membebankan PR di rumah tapi agar proses belajar tetap efektif. Tentunya didampingi orang tua,” kata Anna.

Sementara itu diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melakukan sterilisasi di enam pintu masuk kota setempat yang berbatasan dengan kabupaten lain.

Keenam pintu masuk perbatasan yang dilakukan sterialisasi yaitu perbatasan Metro-Pekalongan Lampung Timur, Metro-Punggur Lampung Tengah, Metro-Metro Kibang Lampung Timur, Metro-Wates Lampung Tengah, Metro-Tegineneng Pesawaran.

“Pemkot akan melakukan sterilisasi di enam pintu masuk perbatasan untuk memeriksa kendaraan yang melintas dari luar daerah. Ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona di luar pantauan sebelumnya,” kata Ketua Gugus Penanganan Covid-19 Pemkot Metro, Nasir AT, Jumat (27/3/2020) kemarin.

Tak hanya pintu masuk perbatasan kota setempat. Nasir menambahkan, pemkot juga akan melakukan sterialisasi di sejumlah tempat keluar masuknya bus pengangkut penumpang dari luar daerah.

“Seperti di pull bus Damri, tempat-tempat jasa travel hingga pabrik dan gudang yang supirnya dari luar daerah akan dilakukan sterialisasi juga,” ujarnya.

Setiap perbatasan pintu masuk Kota Metro akan dibangun posko untuk memantau aktifitas kendaraan luar yang masuk ke kota setempat.

“Kita merangkul Dinas Perhubungan untuk memantau pintu masuk perbatasan Kota Metro. Nanti akan dibangun posko di setiap perbatasan,” imbuhnya.

Selain itu, Pemkot Metro juga memperpanjang masa home work (kerja di rumah) hingga 14 April mendatang. (Rilis)

Anggaran 550 Juta: Guna Pelatihan Petani Garam dan Biaya Penataan Lokasi diduga fiktif

DJITOE.COM,Takalar– Garam adalah komoditas strategis nasional yang perlu perhatian khusus, dan menantikan political will pemerintah selaku pembuat kebijakan. Keseriusan pemerintah terhadap pergaraman nasional dibuktikan dengan mengucurkan Dana APBN 2018 sebesar 1,9 M untuk Proyek Pengembangan Usaha Garam Rakyat (PUGAR) Kabupaten Takalar

Program ini seharusnya di Follow up dengan bijak oleh DPK Kabupaten Takalar karena besarnya multiplier yang ditimbulkan jika permasalahan Pasokan Garam skala Industri dan Komsumsi tidak diselesaikan secara terintegrasi,

Sumber Alokasi Anggaran APBN senilai 1,9 M DPK Kabupaten Takalar yang salah satu Obyek Lokasi skala Prioritas adalah Proyek Pengembangan Usaha Garam Rakyat (Pugar) di pulau Tanakeke.

Proyek yang diduga Gagal konstruksi dan Managemen Industri ini menjadi Contoh betapa buruknya sarana dan prasarana garam rakyat yang belum tertata sesuai Spesifikasi/standar dan sangat memprihatinkan, Tata letak pegaraman umumnya tidak teratur dan terpencar-pencar, sarana jalan yang menghubungkan petak/lahan dengan aliran sungai juga terlihat tidak memadai.

Ada indikasi kalau Anggaran 550 juta untuk Pelatihan Petani Garam dan Biaya Penataan Lokasi itu fiktif, ditambah Pengadaan Sarana yang tidak sesuai spesifikasi (mark up) Sehingga menjadi salah satu Point penting Rekomendasi Pansus LKPJ 2018 yang kemudian ditindak lanjuti Penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel untuk melakukan Penggeledahan dan penyitaan Dokumen pada bulan september 2019 di Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Kabupaten Takalar

Kondisi sarana dan Prasarana pendukung yang memprihatinkan dipulau Tanakeke

Berdasar pada Pernyataan Kadis Perikanan dan Kelautan (DPK) Kabupaten Takalar Sirajuddin Saraba Si.P dihadapan Rapat Pansus LKPJ 2018 yang mengatakan bahwa, Koperasi yang ditunjuk sebagai penerima Asas Mamfaat adalah Koperasi Anugrah Bahari Sejahtera yang diketuai oleh Saudara Ahmad Jais (AJ)

Yang kemudian menjadi Kajian khusus dalam Rapat Pansus LKPJ 2018 dengan jelas memaparkan tentang Kriteria dan Klasifikasi Koperasi yang berhak menerima Asas Mamfaat dari Anggaran APBN senilai 1,9 M dengan pertimbangan bahwa Koperasi tersebut harus memenuhi syarat dan Spesifikasi dan Syarat berkas Koperasi (Pemula) atara lain ;
– Telah Berbadan Hukum Maximal 2 tahun
– Bukan Koperasi Karyawan dan Koperasi Fungsional
– Koperasi Aktif
– Belum Perah Mendapatkan Bantuan Dana Sejenis
– Belum pernah menerima pinjaman dan/atau sedang mengajukan dana bergulir dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir KUMKM (LPDB-KUMKM)
– Memiliki Tempat Kedudukan Yang Jelas
– Memiliki Perangkat Organisasi
– Memiliki Daftar Anggota (RAT)
– Profil Koperasi Peserta Program
– Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) nasional
– Rekening Aktif
– Notulen Rapat (RAT)
– Proposal Usaha
– Dan Surat Rekomendasi SKPD

Terpisah, KAM (Koalisi Aktivis Masyarakat) Pastinya kami akan mengawal kasus ini sampai Tuntas termasuk penunjukan Koperasi Anugerah Bahari Sejahtera sebagai Penerimah Asas Mamfaat atas Proyek Pugar yang terindikasi tidak seuai Spesifikasi dan Standar Mutu, dan akan terus Mempresure Penyidik Polda sulsel/Kejati Sulsel untuk segera menindak lanjuti Kasus Proyek Pengembangan Usaha Garam Rakyat (PUGAR) di Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Kab Takalar yang sampai hari ini sudah memasuki bulan ketujuh(7) sejak kasus ini bergulir, dengan melampirkan data pembanding LHP atas pengelolaan Barang Milik Daerah TA 2017 s/d semester 1 TA 2018 No 58/LHP/XIX.MKS/12/18 tanggal 17 Desember 2018 yang mengungkapkan permasalahan Aset tetap dilima OPD yang masih terdapat peralatan dan Mesin yang tidak diketahui keberadaannya sebanyak 20 Unit Rp 8.140.584.410,53 dengan Rincian terbesar di DPK Kabupaten Takalar sebesar Rp 7.501.860.015,00, tutup Rais.

Penulis:Why/Nompo

DPRD Dukung PB-Jusi Lawan Corona

DJITOE.COM,METRO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro mendukung penuh gerakan Persatuan Bulutangkis Jurai Siwo (PB-Jusi) Metro melawan serangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dengan tetap menggelar pertandingan.

Hal tersebut diutarakan Wakil Ketua I DPRD Kota Metro, Anna Morinda saat menyaksikan galaran pertandingan persahabatan yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Jurai Siwo Metro, Sabtu (21/3/2020).

“Kami sangat mendukung sekali terselenggaranya pertandingan ini, karena dibalik tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Nah pertandingan ini merupakan olahraga yang menyehatkan tubuh sehingga menjadi salah satu upaya mencegah penularan Covid-19,” kata Anna.

Anna berharap, masyarakat kota Metro dapat mengikuti jejak PB-Jusi dengan berolahraga minimal satu hari satu kali. Selain itu, rutin mengkonsumsi vitamin dan makan makanan sehat serta rutin mencuci tangan.

“Kita harap masyarakat lainnya dapat juga menerapkan olahraga minimal satu hari satu kali. Kemudian hindari kontak langsung, rutin cuci tangan, makan makanan sehat, dan minum vitamin. Itu bertujuan untuk menghindarkan diri kita dari serangan virus apapun, termasuk Covid-19,” pungkasnya.

Sementara itu mewakili ketua PB-Jusi Heri Widarto, panitia pertandingan mengaku gembira dengan kehadiran anggota DPRD yang memberikan semangat tersendiri bagi pebulutangkis.

“Ini merupakan pertandingan internal PB-Jusi Kota Metro, pertandingan kali ini diikuti 60 peserta yang terbagi atas 30 pasangan. Alhamdulillah sekali pertandingan kita disaksikan langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Metro ibu Anna Morinda yang sangat perhatian sekali dengan dunia olahraga khususnya bulutangkis,” kata Husni Hasbullah, salah seorang panitia pertandingan persahabatan.

Husni mengatakan bahwa pelaksanaan pertandingan tersebut tetap digelar dalam rangka menyuarakan perlawanan terhadap Covid-19 lewat olahraga.

“Kita tetap olahraga ini agar imun tubuh terus terjaga, dan secara tidak langsung olahraga ini sebagai upaya melawan penyebaran virus Corona. Karena kami yakin, imun tubuh yang baik dapat menangkis penularan virus Corona. Kami berharap masyarakat khususnya atlet PB Jusi dapat terus berolahraga agar selalu sehat dan terhindar dari serangan virus. Jangan takut dengan virus Corona, karena virus tersebut dapat dilawan dengan imun yang baik, salah satunya lewat berolahraga,” tandasnya.

Diketahui, pelaksanaan pertandingan persahabatan PB-Judi berlangsung selama 2 hari. Mulai Sabtu 21 hingga Minggu 22 Maret 2020. (Rilis)

10 Personil Damkar Diperbantukan ke BPBD untuk Antisipasi Bencana

DJITOE.COM, TUBABA-Sepuluh personil Pemadam Kebakaran Tubaba diperbantukan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) guna memperkuat kerjasama dan dukungan dalam penanggulangan bencana di Tulang Bawang Barat. Penyerahan personil tersebut dilakukan oleh Sekretaris Pol PP Tubaba Umar Usman SPd yang bertindak mewakili Kasat Pol PP, kepada Kepala BPBD Tubaba, Drs Nizom, berlangsung di Kantor BPBD, Panaragan Jaya, Kamis (19/03).

Kepala Bidang Damkar pada Kantor Sat Pol PP Tubaba, Drs Nur Budiman menjelaskan bahwa penyerahan itu dilakukan dalam rangka untuk lebih mengantisipasi penanggulangan terjadinya bencana. “Tujuan penyerahan personil Damkar ke BPBD tersebut adalah sebagai tugas tambahan, merupakan bantuan dalam penanggulangan bencana untuk menjalin kerja sama dan mendukung kelancaran tugas-tugas teknis yang ada di Badan Penanggulangan Bencana agar tercipta situasi yang makin nyaman, aman, dan kondusif sehingga dapat mendukung pembangunan di Tulang Bawang Barat.

Pau/ Kominfo

Hi.Zaiful: Ratusan Warga dan Nelayan Labuhan Maringgai Sambut Bupatinya

DJITOE.COM, LAMPUNG TIMUR – Mendengar Bupati Lampung timur (Lamtim) Hi. Zaiful Bokhari akan datang, ratusan warga dan nelayan Kuala penet, Margasari, Labuhan Maringgai berkumpul di kediaman kepala desa Margasari, Selasa (17/03/2020) sore.

Kedatangan Zaiful Bokhari disambut antusias oleh warga serta nelayan yang hendak menyampaikan aspirasinya mengenai polemik tambang pasir diperairan laut lamtim.

Warga serta para nelayan meminta kepada bupati, agar membantu membebaskan Safrizal, yang saat ini sedang di tahan oleh polisi, mereka menyampaikan aspirasinya diantaranya, Jangan ada lagi polisi yang datang ke kediaman warga yang membuat resah adanya nelayan yang akan di tangkap, dan mencabut izin pertambangan pasir di laut Lamtim, dan tidak ada lagi penyedotan pasir yang beroperasi di perairan laut

Menanggapi aspirasi warga, Bupati Lamtim menjelaskan, untuk permasalahan yang menimpa Safrizal ini kita harus menghargai proses hukum, karena dalam hal ini ada pihak yang di rugikan.

“Untuk masalah pasir, kita dari pemerintahan Kabupaten Lampung Timur tidak pernah membuat izin atau rekomendasi tentang perizinan pertambangan pasir laut labuhan maringgai, itu ranah dari provinsi,” kata zaiful.

Mengenai penahanan Safrizal oleh pihak kepolisian, Zaiful menjelaskan, akan berkordinasi dengan Jajaran di lingkungan pemerintahan daerah dan akan segera mengambil langkah serius, ia menjelaskan akan membuat Penangguhan penahanan atas nama pemerintah Lamtim, kepada nelayan yang ditahan tersebut.

“Saya akan berkoordinasi dengan jajaran pemerintahan daerah Lampung timur untuk mengambil langkah serius, apabila diperlukan kita akan membuat penangguhan atas nama pemerintah kabupaten Lampung timur,” tegas zaiful.

Sebelumnya pada Minggu 15 Maret 2020 Ratusan warga melakukan aksi di Kuala Penat, Lamtim bersama elemen masyarakat dan pemerhati Hak Asasi Manusia (HAM).

Warga yang didominasi Ibu ibu menuntut pembebasan Safrizal, nelayan yang ditangkap polisi karena dugaan pembakaran kapal penyedot pasir di perairan laut sekopong.

Aktivis HAM Lamtim, Edi Arsadad saat berorasi meminta agar pihak pemerintah ikut ambil bagian dalam permasalahan yang di hadapi warga dan nelayan di Desa Margasari,

”kami meminta bupati, gubernur serta, DPR ikut turun tangan agar kasus ini segera selesai. Jangan rakyat kecil yang jadi korban,” kata edi dalam orasinya (tim)

Sosialisasi Gabungan Pencegahan Covid-19 ke 22 Kelurah Metro

DJITOE.COM, METRO-Guna memantau pencegahan Covid-19, Pemerintah Kota Metro melakukan sosialisasi ke 22 Kelurahan, Rabu (18/03/2020).

Sebelum melakukan pemantauan, dilakukan Apel Gabungan yang diantaranya terdapat anggota dari Polres Metro, Dandim 0411/LT , anggota DPRD berserta Kepala OPD se- Kota Metro.

Apel gabungan yang dipimpin oleh Kapolres Metro Retno Prihawati, mengatakan kegiatan ini guna mensosialisasikan pencegahan dan dampak dari Covid-19.

“Oleh karena itu, pada kesempatan ini kita akan melakukan tugas sosialisasi ke masyarakat dengan target tidak ada warga Kota Metro yg terpapar. Tak hanya itu kita harus menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak panik dengan situasi yang ada. Salah satunya dengan memahami dan cara pencegahan covid-19 menyebar,” kata Retno.

Walikota Metro Achmad Pairin mengucapkan terimakasih kepada pasukan yang sudah sikap dalam tim pencegahan covid-19.

“Kita akan melakukan keliling ke 22 kelurahan dengan melibatkan 35 tim. Dalam memberikan arahan, kita harus satu bahasa,” ujar Pairin.

Walikota Metro juga mengatakan, mulai pada hari Senin para siswa didik dari TK, SD, SMP sudah mulai belajar di rumah masing masing. Sementara para ASN melakukan kerja di rumah.

“Saya minta 5 tim pemantauan untuk mengawasi para anak-anak dan ASN untuk tidak keluyuran di tempat umum, terlebih di tempat keramaian jika tidak ada kepentingan yang khusus,” ungkap Pairin. (red)

TAKALAR: Dugaan Korupsi PUGAR DKP Terindikasi Melibatkan Orang Penting

Takalar- Kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Garam di Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Kabupaten Takalar yang terindikasi melibatkan orang penting di Kabupaten Takalar saat ini menjadi perbincangan hangat dikalangan Aktivis penggiat Anti Korupsi dan berencana dalam waktu dekat akan melakukan Presure dan mendesak Penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel dan kejati sulsel untuk segera menindak lanjuti Laporan atas Proyek PUGAR Kabupaten Takalar yang Anggarannya bersumber dari APBN

Dari sumber data yang dikumpulkan bahwa DPK menerima dana sekitar Rp 550.000.000 dari sisa anggaran PUGAR yang senilai Rp 1,9 M , yang masuk di rekening Koperasi Anugrah Bahari Sejahtera yang diduga tidak memenuhi syarat untuk menerima Dana asas manfaat, sebab kuat dugaan Koperasi ini belum berbadan Hukum dan belum pernah melakukan RAT,

Hal ini diperkuat saat Media ini menemukan Dokumen Rekomendasi Pansus LKPJ 2018 yang salah satu Poin Utamanya adalah terkait Kasus PUGAR

Selebihnya hal-hal yang menjadi data Pendukung pada Kasus ini sejak bln september tim tipikor polda Sulsel Sudah menyita Dokumen di Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Takalar, termasuk hasil Verifikasi Koperasi Anugrah Bahari Sejahtera Milik salah satu Legislator Takalar dari Partai PKS yang diduga dipaksakan lolos lewat Verifikasi Dokumen Koperasi oleh Kadis (Plt) Hj Megawati Ibrahim SE.MM kemudian diperkuat oleh Pernyataan Kadis (Defenitip) Sirajuddin Saraba S.iP didepan Pansus DPRD Takalar tentang Koperasi Anugrah Bahari Sejahtera yang sangat memenuhi syarat sebagai Penerimah Asas Mamfaat.

Kasus ini masuk dalam daftar deretan Prioritas kasus Korupsi ditakalar selain kasus dugaan korupsi pengadaan pembebasan lahan pembangunan Rumah Sakit Skala Nasional Takalar.(red/Why/Nompo)

DPRD Kota Metro Tinjau Korban Pasca Puting Beliung

METRO – Bencana angin puting beliung yang terjadi di Kel. Karang Rejo Kec. Metro Utara Kota Metro pada Minggu 15 Maret 2020 lalu meninggalkan kekhawatiran masyarakat.

Guna mengembalikan semangat warga dari keterpurukan bencana, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota setempat mengunjungi puluhan rumah terdampak.

Hal itu dilakukan Wakil Ketua I DPRD Kota Metro Anna Morinda. Ia bersama Warga setempat mengecek satu persatu rumah terdampak bencana. Meski begitu, ia mengaku kagum dengan semangat gotong royong warga saat dihadapkan oleh puing bangunan serapah puting beliung menerjang.

“Alhamdulillah kita lihat warga begitu semangat bergotong royong ketika menghadapi musibah. Ini adalah hari ke Tiga dan kita lihat semua sudah beres, hanya tinggal beberapa yang rusak berat belum selesai diperbaiki. Ini bukti bahwa rakyat kita berdaya, kunci daerah untuk maju itu kalau rakyatnya bersemangat bersiap menghadapi apapun bersama-sama,” ucap Anna usai meninjau rumah korban puting beliung, Selasa (17/3/2020).

Ia juga mengapresiasi respon cepat perangkat pemerintah kecamatan dalam menanggulangi bencana.

“Terimakasih kepada pak RT, RW, Lurah dan Camat, itu harus kita apresiasi. Kedepan terkait hambatan penanggulangan bencana akan kita evaluasi, kita jadikan catatan agar pelayanan pemerintah semakin baik,” pungkasnya.

Sementara itu, dari data yang dihimpun, terdapat lebih dari 20 rumah terdampak bencana. Puluhan rumah tersebut terdapat di RW 01, 03 dan 04 Kelurahan setempat. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut namun kerugian di taksir mencapai puluhan juta rupiah.

Ketua RT 11 RW 03 Karang Rejo, Metro Utara, Kusnandar mengungkapkan, selain rumah terdapat juga 9 titik tiang listrik yang roboh dan puluhan pohon besar tumbang.

“Waktu kejadian itu cepat sekali ya, saya kan dari sawah tiba-tiba hujan disertai angin kencang kaya puting beliung itu, muter-muter gitu. Istri saya sampai gemetaran karena genteng dan atap rumah itu pada terbang. Kita sepontan langsung lari menyelamatkan anak. Tiang-tiang listrik itu pada roboh, ada 9 tiang listrik. Kalo pohon banyak banget mas, pohon besar saja ada puluhan,” terang Kusnandar.

Ia juga berharap, kedepan pemerintah dapat sigap dalam penanggulangan bencana.

“Pas kejadian itu, tidak lama BNPB datang menebangi pohon-pohon yang menggangu jalan. Harapan kita sebagai masyarakat, seandainya terjadi bencana seperti ini harus cepat tanggap dan sigap,” ucapnya.

Selain itu, mengatasnamakan warganya Kusnandar mengharapkan sosok Wakil Rakyat seperti Anna Morinda dapat memimpin Kota Metro kedepan.

“Saya juga mewakili warga di sini mengucapkan banyak terimakasih atas kepedulian ibu, sosok pemimpin seperti ibulah yang kami harapkan,” tandasnya. (Rilis)

Bupati Lampung Timur Bagikan Masker Geratis

DJITOE.COM, Lampung Timur – Bupati Lampung Timur Hi. Zaiful Bokhari di dampingi kepala OPD turun langsung membagikan masker gratis kepada masyarakat yang sedang antri membuat dokumen kependudukan di Dinas Dukcapil setempat. Selasa, (17/03/2020).

Orang nomor satu di Lampung timur tersebut mengatakan pembagian masker ini sebagai bentuk kepedulian Pemkab khususnya diri dia pribadi kepada masyarakat.

“Apalagi saat ini sedang musim wabah virus Corona (Covid-19) jadi warga harus selalu menjaga kesehatan,” ujarnya

Zaiful menambahkan saat ini pihaknya menyediakan Stok masker sebanyak 1500 box yang akan dibagikan kepada masyarakat melalui Puskesmas yang ada di Lampung Timur.

Zaiful juga memastikan saat ini belum ada warganya yang terkena Covid-19, hal itu dibuktikan menurut data dari dinas kesehatan.

“Alhamdulillah, saat ini belum ada masyarakat kita yang terkena Corona, meski begitu ini sebagai bentuk kepeduluan kita bersama untuk masyarakat,” kata Zaiful.

Sementara itu, Nina salah satu warga yang sedang mengurus Dokumen Kependudukan mengucapkan rasa terima kasihnya serta apresiasinya kepada Bupati Zaiful yang telah membagikan masker secara gratis.

“Terima kasih pak Bupati, saat ini mencari masker susah ini Alhamdulilkah dikasih pak Bupati,” tutur Nina.(*)

Exsekutor Penganiayaan Wartawan Berhasil Diamankan

Lampung Utara ,- Pelarian Herman Oknum salah satu ketua Ormas Kabupaten Waykanan sang eksekutor penganiayaan salah satu wartawan yg bernama Efrijal berakhir di rumah Orang tua istri mudanya di jalan Bukit Lintas Lampung Barat senin dinihari (16-03-2020 ) tepat pukul 02:00 Wib dilakukan oleh satuan Resmob Polres Lampung Utara back up oleh Polsek Bukit Kemuning.

Herman si pelaku penganiyayaan sebelumnya dinyatakan Buron dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Polres Lampung Utara sejak dirinya dilaporkan ke Polres Lampung utara oleh Efrijal wartawan Media Buser selaku korban atas tindakannya melakukan pemukulan, penganiayaan.

Pelaku yang merupakan warga Kampung Gunung Labuhan Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Way Kanan sempat melarikan diri dan menimbulkan ketidaknyamanan wartawan di lampung Utara, Sehingga Forum Pers Independent Indonesia ( FPII ) dan beberapa Organisasi Pers lainnya melakukan melakukan orasi/ demo beberapa waktu lalu mendesak Polres Lampung Utara segera melakukan penangkapan.

Pelaku Herman yang diduga orang suruhan oknum kepala sekolah di Kabupaten Waykanan yang tidak terima karna diberitakan tersebut, dikenakan pasal 170 KUHP dan atau pasal 351 KUHP serta berdasarkan Laporan Polisi dengan Nomor: LP / B / 132 / II / 2020 / Polda Lampung / SPKT Res LU, Tanggal 05 Februari 2020.

Saat ini pelaku diamankan ke Polres Lampung utara untuk dilakukan penyidikan.
Sebelumnya diketahui kronologis kejadian penganiayaan dan pengeroyokan oleh Herman dan kawan- kawannya terhadap Efrijal terjadi pada hari rabu tanggal 5 Februari 2020 sekitar pukul 14.30 Wib . Pelaku dan korban bertemu di rumah makam Ayuni di Pasar Bukit Kemuning dan akhirnya terjadi cekcok dan pemukulan kepada korban.

Yuheri Selaku ketua Koordinator Wilayah Forum Pers Independent Indonesia ( Korwil FPII ) Lampung Utara ditemui dikantor FPII Korwil Lampung Utara jln Utams Kota Bumi No. 6, Selasa (17/03/2020) mengapresiasi kerja keras Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Maryono dan jajarannya dalam upaya melakukan penangkapan.

“Kami dari FPII sangat mengapreisiasi kerja keras pak Kapolres beserta jajarannya dan mengucapkan banyak terima kasih, harapan kami yang bersangkutan dapat di proses sesuai hukum dan mudah- mudahan kejadian pengeroyokan, penganiayaan ataupun intimidasi terhadap wartawan oleh pihak- pihak tertentu tidak terjadi lagi (yuheri)

Sumber : FPII Setwil Lampung

Milad ke 12 dan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, MIN 1 Tubaba

djitoe.com Tubaba : Dalam Rangka memperingati Milad ke 12 dan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, MIN 1 Tulang Barat Bawang kelurahan Panaragan jaya kecamatan Tulang Bawang Tengah, adakan lomba mewarnai yang di ikuti oleh jenjang TK/RA dan SD/Mi. Selasa 17/03/2020.

Pelaksanaan acara dihalaman MIN 1 tersebut turut dihadiri oleh kepala Kantor Kementerian Agama Tubaba H.Helmi S.ag, S.pd, M.M, Kepala MIN, Dewan Guru, wali Murid dan Tamu undangan lainnya berjalan cukup meriah.

Acara milad tersebut di isi dengan Tari singer Penguten, Drum Band, Seni Beladiri, Hadroh yang disajikan oleh murid putra putri MIN 1 serta lomba mewarnai yang di ikuti oleh anak2 TK/RA.

Terkait Surat Edaran Bupati Tubaba tangal 16 Maret 2020 agar KBM diliburkan kepala Kemenag H.Helmi mengatakan ” kita tetap menghormati itu dan siap melaksanakan himbauan itu, tapi karena surat edaran itu sampai kepada kami kemarin Senin tanggal 16 Maret 2020 sekitar pukul 02.30 WIB. “Karena mengenai acara di MIN ini sudah di jadwalkan dan persiapan serta undangannya di laksanakan hari ini Selasa 17 Maret 2020, maka kami sampaikan kepada Bapak Bupati. Ya mudah-mudahan dia memaklumi, bukan kita tidak menanggapi. Namun selesai acara ini kami juga sudah menghimbau agar mulai besok MIN sudah mulai diliburkan”.

“Kami juga sudah mendapat himbauan dari Kanwil pusat bahwa kegiatan belajar harus di liburkan terkecuali siswa yang masih mengikuti ujian. Tapi kalau KBM nya InsyaAllah mulai besok sudah di liburkan sementara, kira-kira sampai tanggal 30 Maret atau tanggal satu 1April 2020,” kata H.Helmi.

Pada akhir acara dilakukan Pemotongan Tumpeng, dilakukan oleh H.Helmi, selanjutnya kepala MIN H.Marion S.pd, M.pd.I mengajak dewan guru dan awak Media untuk makan bersama. (Sayuti/Red)

HUT PROVINSI yang ke 56: SMAN 4 Kota Metro adakan Pelepasan Balon

Metro- menyambut HUT PROVINSI yang ke 56, SMAN 4 Kota Metro adakan pelepasan balon yang di gelar di lapangan basket sekolah dan Upacara Terakhir oleh siswa kelas XII yang di pimpin oleh Kepala UPTD SMAN 4 NI Made pada selasa (17/2/2020)

“Dalam setiap balon yang di terbangkan siswa tertulis harapan harapan siswa ke depan,untuk pelepasan balon ini yang pertama kali melakukannya SMAN 4,sekarang sekolah di Bandar Lampung dan pringsewu pun ikut melakukan pelepasan balon seperti ini, jelas Made

Lebih lanjut di katanya selain kita memperingati HUT Provinsi kami pun juga mensosialisasikan Corona pada siswa, untuk pencegahan agar kiranya semua siswa dapat menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan.sesuai dengan arahan Pak Gubernur agar kita dapat mencegah penyebaran Virus Corona di Lampung, untuk SMA Negeri dan SMK Negeri yang bernaung di bawah dinas pendidikkan Provinsi Lampung belum ada arahan dari Provinsi untuk meliburkan siswa seperti di Kota Metro, jelasnya(Nia)

Wakil 1 DPRD Metro: Antisipasi Virus Corona

METRO – Guna mengantisipasi penyebaran Virus Corona atau Covid 19, langkah cepat harus dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DPK) Kota Metro. Ini terutama dalam mengantisipasi penyebaran Virus Corona atau Covid 19 yang sudah masuk ke Indonesia.

“Menghadapi Virus Corona ini tentu kita tidak boleh menimbulkan kepanikan atau tidak boleh menghilangkan kewaspadaan. Karena itu kami telah meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan agar segera melapor ke walikota untuk mengambil langlah strategis,” ujar Wakil Ketua I DPRD Kota Metro Anna Morinda, Minggu (15/3/2020).

Langkah tersebut, kata Anna, dapat dilakukan bagi anak didik di tingkat kelompok bermain seperti PAUD dan TK agar dapat belajar di rumah. Namun untuk anak-anak tingkat SD dan SMP hendaknya dapat mengambil beberapa langkah dengan mengedukasi anak dari rumah.

“Ini seperti sosialisasi mengenai hidup sehat. Kemudian para guru dapat menyiapkan materi ajar yang dapat dilakukan siswa di rumah. Tentu saja belajar di rumah ini tetap dengan pengawasan guru melalui media sosial seperti Whatshap, SMS, dan Email,” ungkapnya.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi terkait maraknya Virus Corona yang mulai menyebar di Indonesia. Langkah tersebut juga bukan berarti meliburkan siswa, namun mengajak siswa untuk belajar dari rumah.

p”Namanya bukan libur sekolah, tapi belajar dari rumah. Saya kira ini dapat dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan dan mengantisipasi terhadap penyebaran Virus Corona ini,” tutupnya. (rilis)

Dhitoe.com, Makassar – Bhabinkantibmas Tabaringan Polsek Ujung Tanah Polres Pelabuhan Makassar Aipda Syamsuddin mengikuti Rapat koordinasi dengan Pemerintah Kelurahan Tabaringan , Jum’at (13/03/2020)

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Kelurahan Tabaringan kecamatan Ujung Tanah Makassar yang di hadiri Ketua RW dan Ketua RT. Rakor itu sehubungan dengan kegiatan tahapan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 dan Pemilihan Walikota Makassar.

Dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas Aipda Syamsuddin menyampaikan, sehubungan akan diselenggarakannya Pilkada Serentak 2020 khususnya pemilihan Walikota Makassar, tentunya warga masyarakat akan memilih sesuai hati nuraninya masing-masing dan sudah tentu akan berbeda pilihannya.”ujar Aipda Syamsuddin

“Oleh karena itu untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas Polres Pelabuhan Makassar mengajak Lurah bersama Perangkatnya dan Ketua RW serta ketua RT yang ada di Kelurahan Tabaringan untuk bersama-sama mengimbau warga masyarakat untuk menghargai perbedaan sehingga kerukunan antar warga tetap terjalin dengan baik agar sitkamtibmas tetap kondusif demi persatuan dan kesatuan” imbuh Bhabinkamtibamas Tabaringan.

Pewarta: why/Rudi

DPRD Metro menyambut Kunjungan Kerja anggota DPRD Kabupaten Pali

DJITOE.COM, METRO-Ketua DPRD Kota Metro, Tondi MG Nasution menyambut kunjungan kerja anggota DPRD Kabupaten Pali, Sumatera Selatan, Rabu (5/2/2020).

Diruangan OR Kantor DPRD Kota Metro, rombongan dari DPRD Kabupaten Pali di sambut oleh Ketua DPRD Metro, Tondi Nasution dari Fraksi Golkar dan Siantori dari Fraksi PAN, dengan ruangan rapat tertutup.

DPRD Pali diwakili Ketua Komisi I dari Partai Golkar, Suwarno mengatakan, kedatangan pihak untuk silaturahmi. “Masih banyak hal-hal yang perlu kami adopsi untuk mencari persamaan, terutama mengenai kelurahan-kelurahan. Karena Metro ini adalah termasuk kota tua dan dari dulu terkenal dengan budaya adopsi jawa dengan sumateranya. Jadi itu yang masih perlu kami pelajari RT/RW nya bagaimana penataan kotanya, apa lagi kami ini daerah baru, jadi kami baru ada lima kecamatan dan juga empat kelurahan,” ujarnya.

Ia menguraikan, Kabupaten Pali adalah pecahan dari Kabupaten Muara Enim. Tadinya dari Muara Enim menjadi Dapil II tahun 2013 di mekarkan menjadi kabupaten. “Daerah kami juga penghasil minyak dan batu bara, dan jumlah penduduknya masih sedikit sekali kurang lebih 190.000 jiwa. Kami juga akan mengadopsi sistem administrasi, pengolahan pemerintahan yang kami bangun saat ini,” jelasnya. (rls)

Wakil Ketua I DPRD Kota Metro Anna Morinda Mengajak Masyarakat untuk Menggalakkan Gerakan Cinta Bumi

DJITOR.COM, METRO-Wakil Ketua I DPRD Kota Metro Anna Morinda mengajak masyarakat untuk menggalakkan gerakan cinta bumi. Ini dilakukan Anna yang juga Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Metro dengan melakukan penanaman pohon di lingkungan masyarakat.

“Kami memang melakukannya di lingkungan warga. Kami berharap pohon yang ditanam dapat bermanfaat bagi masyarakat karena buahnya dapat dinikmati. Selain itu juga dapat bermanfaat untuk ekonomi kerakyatan khususnya bagi kaum perempuan,” ujarnya saat melakukan penanaman pohon di wilayah Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat, Selasa (4/2/2020).

Menurutnya, gerakan cinta bumi tidak dapat dilakukan hanya sendirian. Karenanya ia mengajak kepada masyarakat dan para kader PDIP khususnya kaum perempuan untuk menggalakkan kegiatan tersebut.

“Semoga ini bermanfaat bagi masyarakat. Pohonnya tumbuh besar dan buahnya dapat bermanfaat bagi masyarakat. Tidak hanya saat ini, tapi saya berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan berkesinambungan,” tuturnya.

Tidak hanya itu, dalam kegiatan tersebut Anna juga mengingatkan kepada masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik dengan membagikan botol minuman. Dengan botol tersebut ia berharap dapat bermanfaat bagi masyarakat, sehingga penggunaan plastik dapat dikurangi.

“Seperti kita ketahui saat ini sampah yang ada di tempat pembuangan sampah sebagian besar merupakan sampah plastik yang tidak bisa terurai. Jadi kita berharap dengan pembagian botol minuman ini dapat mengurangi sampah plastik,” paparnya. (rls)

DPRD Kota Metro Menyetujui Rencana Pemerintah Kota

DJITOE.COM, METRO-DPRD Kota Metro menyetujui rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Metro pada tahun anggaran 2020 akan memprioritaskan program perencanaan pembangunan penanganan banjir.

“Kita sebelumnya telah koordinasi kepada sejumlah OPD untuk mengantisipasi terjadinya banjir, karena sebentar lagi akan memasuki musim penghujan. Sehingga Pemkot ada upaya untuk melakukan perencanaan penangan antisipasi banjir,” ujar Ketua Komisi III DPRD Kota Metro Subhan, saat turut meninjau saluran irigasi yang berada di Jalan Natuna, Jalan Batam dan Jalan Padat Karya, Selasa (4/2/2020).

Subhan mengatakan, bahwa program penanganan antisiapsi banjir yang direncanakan Pemkot Metro di tahun ini merupakan sebagai keseriusan pemerintah dalam mengatasi persoalan banjir yang terjadi ketika hujan turun.

“Ini sebagai keseriusan Pemkot Metro agar segera dilaksanakan dalam waktu dekat. Namun nanti kita lihat dulu seperti apa teknisnya. Maksud dari pemerintah jangan menunggu anggaran belanja tambahan (ABT). Kan masih lama sementara saat ini musim penghujan, ya nanti kita lihat dulu. Jangan niat pemerintah sudah baik namun terbentur menyalahi aturan. Yang jelas, pada prinsipnya mendukung rencana Pemkot Metro,” tandasnya.

Diketahui, peninjauan saluran irigasi yang berada di jalan Natuna, jalan Batam dan jalan Padat Karya yang lokasi ini bila hujan turun mengalami banjir, selain Walikota Metro Achmad Pairin, turut mendampingi Wakil Walikota Metro, Djohan, Kepala Bappeda Metro, Bangkit Haryo Utomo, Kepala Dinas PU, Irianto, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman, Edwin Sony dan Ketua Komisi III DPRD Metro, Subhan serta sejumlah pejabat Pemkot Metro lainya. (red)

Kades Hulung Enep Berhenti Empat Perangkat Desa Secara Sepihak

DJITOE, Barito Utara – Di duga Kepala Desa Hurung Enep Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara Provinsi Kalimantan Tengah telah memecat empat perangkat desa secara sepihak.

Kaur Pembangunan Aryosi Jiono mengaku pemberhentian secara sepihak yang telah dilakukan oleh Lodi Selaku Kepala Desa Hurung Enep pada tanggal 24 Januari 2020 secara tertulis dengan nomor surat : Nomor 188/6/KPTS- HE/I/2020 dengan nama yang di berhentikan yakni :

  1. Doretman Sekretaris Desa
  2. Aryosi Jiono Kaur Pembangunan
  3. Alyu Yerianto Kaur Pemerintahan
  4. Sungli kaur keuangan

“Kami sebagai perangkat desa yg dipecat tidak terima dan itu melawan berdasar kepada peraturan menteri no 110 tahun 2016 dan perda no 3 tahun 2018”. Ucapnya

Dengan Alasan Tidak memilih kades terpilih saat pencalonan sebagai kepala Desa dan lalu memberhentikan semua perangkat desa bahkan Guru paud yang tidak mencoblosnya.

Dan saat ini Kades tersebut saat ini telah menjadi terlapor diunit Tipikor Polres Barito Utara, dengan dugaan pengelolaan Dana Desa (DD) Fiktif dan penggelapan pajak tahun 2015/2016. Katanya

“saya minta kepada pihak terkait agar semua pembangunan yang ada di Desa Hurung Enep di periksa inspektorat dan kejaksaan, pada saat riksus oleh kejaksaan dan inspektorat”. Ungkapnya

“pada saat ini mau tidak mau kami berupaya melawan kedzaliman dan keputusan sentimentil kepala desa Hu

Sampai berita ini di terbitkan, rekan media belum dapat mengkomfirmasi pihak kepala Desa Hurung Enep tersebut. ( Aspio )

DPRD Kota Metro, Ahmad Khuseini Mengapresiasi Tugas Kerja

DJITOE.COM, Wakil Ketua DPRD Kota Metro, Ahmad Khuseini mengapresiasi tugas kerja yang dilaksanakan oleh satuan pengamanan (Satpam) dalam memelihara kondisi keamanan di lingkungan kerja instansi atau perusahaan yang ada di Bumi Sai Wawai.

Hal tersebut disampaikan Ahmad Khuseini kala menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-39 Satuan Pengamanan (Satpam) Tahun 2020 di Mapolres Kota Metro, Selasa (21/1/2020).

Untuk menunjang fungsi kerja, Ahmad Khuseini berharap sekaligus meminta Satpam untuk terus menjaga kesehatan dan kebugaran sehingga dapat melaksanakan tugas dengan optimal.

“Kita harus senantiasa menjaga dan memelihara kesehatan, karena merupakan bagian dari gerakan masyarakat sehat (germas) dan hanya dengan tubuh yang sehat kita dapat melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya. Sebagai upaya dalam menjaga kesehatan, salah satunya dengan melakukan olahraga dan itu merupakan bagian tak terpisahkan dalam upaya menjaga jiwa serta memberikan pengaruh positif bagi produktifitas kerja,” jelas Ahmad Khuseini.

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat khususnya satpam untuk terus menjaga keamanan, ketentraman dan kebersihan di lingkungan masing-masing dengan terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. (red)

Komisi III DPRD Metro Kupas Perkara Banjir Dan Pengerukan Anak Sungai

DJITOE.COM, METRO– Komisi III DPRD Kota Metro panggil Pemerintah Kota (Pemkot) setempat untuk menggelar rapat dengar pendapat (Hearing) bersama pada Senin (20/1/2020).

Terpantau, ada tiga Kepala Dinas (Kadis) yang hadir bersama jajarannya, yaitu Kadis PUPR Irianto, Kepala DLH Eka Irianta dan Kepala Bappeda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo.

Diungkapkan Ketua Komisi III DPRD Kota Metro, Subhan, menurutnya pemerintah telah turun ke lokasi mengenai pengatasan banjir dan ada beberapa yang telah penanganannya.

“Seperti masalah jalan putus seperti di Rejomulyo sudah bisa langsung dieksekusi karena memang ada dana tanggap darurat,” ujarnya usai menggelar hearing di DPRD Kota Metro.

Kemudian juga dibahas saat hearing, menurutnya mengenai pengerukan empat anak sungai yang ada di Kota Metro, dan juga penggantian jembatan. ”Ya memang sedimentasinya sudah tinggi jadi perlu dikeruk, itu akan dilaksanakan tahun ini,” terangnya.

Untuk yang lain, Subhan pun menuturkan akan di kerjakan pada 2021 mendatang. ”Karena memang kan keterbatasan anggaran jadi tidak langsung semua dikerjakan,” ucapnya(red)

Ancilla Hernani Menghadiri Acara Senam Bersama

DJITOE.COM, Anggota DPRD Kota Metro dari Fraksi PDI Perjuangan, Ancilla Hernani menghadiri acara senam bersama DPC AWPI di Taman Waru 21C Yosomulyo, Minggu (19/1/2020).

Selain karena wilayah kelurahan yang merupakan tempat tinggalnya, Ancilla mengaku kehadirannya pada acara tersebut, merasa terpanggil dengan adanya Taman Waru yang mengusung konsep edukasi.

Dalam acara itu, ia juga memberikan sumbangan dana kepada pihak pengelola Taman Waru, untuk melakukan pengembangan agar lebih baik. Kemudian, bermacam-macam tanaman yang siap menghijaukan lokasi tersebut. (red)

Hearing dipimpin langsung Ketua Pansus Wasis Riyadi DPRD Metro

Kota Metro, Djitoe – Tim Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Metro gelar Hearing fasilitasi Raperda Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK). Hearing berlangsung di Operation Room (Ruang Operation) DPRD setempat, bersama 22 Lurah Se-Kota Metro, Camat, Bagian Hukum dan Tata Pemerintahan Setda Pemkot Metro. Rabu, 08 Januari 2020.

Hearing dipimpin langsung Ketua Pansus Wasis Riyadi, didampingi para anggota. Usai Hearing, Wasis Riyadi menjelaskan, hearing tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut pembahasan Raperda LKK yang telah di analisis Tim Provinsi.

Hasil anilisis provinsi terhadap Raperda LKk tersebut, ada beberapa rujukkan yang harus di benahi. Artinya, Pansus hanya memfasilitasi atas Raperda tersebut untuk di benahi sesuai penempatan poin – poin yang merujuk pada peraturan diatasnya.

“Tidak ada hal yang prinsip dalam Raperda LKK tersebut untuk diubah. Hanya saja, perlu penyesuaian penempatan pasal demi pasal didalam Raperda itu merujuk pada peratutan yang ada, termasuk juga disesuaikan dengan kajian akademis,”katanya.

Wasis menambahkan, “Secara menyeluruh Raperda itu tidak ada yang salah, semua sudah ada rujukkan dan analisis dari tim Provinsi, selanjutnya Raperda akan di bahas di tingkat Eksekutif,”imbuhnya. (Red)

DPRD Respon Terkait Longsor di Metro Barat

Kota Metro, – Terkait terjadinya longsor pada tanggul irigasi dan sungai di Kelurahan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro Dapil Metro Barat dan Metro Selatan, Deswan, respon dengan cepat untuk tinjau langsung kondisi hal tersebut, turut hadir Camat Metro Barat.

H. Ir. Deswan selaku Anggota DPRD Dapil menerangkan bahwa jembatan yang telah runtuh tersebut sangat memiliki pengaruh yang besar.

“Hal ini memang cukup berpengaruh soalnya, tanggul yang ada bisa rusak, mengakibatkan sawahnya juga bisa longsor kalo dibiarin lama-lama. Ini kan daerah persawahan, artinya ini salah satu akses jalan masyarakat sekitar sini, jadi memang cukup penting adanya jembatan,” terangnya, Sabtu (04/01/2020) sore hari.

Ia juga mengungkapkan langkah-langkah yang harus diambil saat ini. Karena mengingat sungai yang ada disitu ialah wewenang Balai Besar Pengairan Provinsi Lampung.

“Pertama, yang harus dikerjakan ialah membongkar jembatan yang sudah patah dan tidak berfungsi itu, sudah lima tahunan itu tak ada perbaikan kabarnya. Karena hal itu menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir, dengan mampet nya aliran sungai di situ. Kemudian, segera membangun kembali jembatan penyebrangannya. Tentunya, hal ini juga perlu koordinasi dengan pihak provinsi, karena memang sudah wewenangnya Balai Besar Pengairan Provinsi,” tutur Deswan.

Dirinya menambahkan bila nantinya jembatan yang akan dibangun tidak lebar seperti itu, setidaknya jembatan yang cukup untuk akses orang berjalan kaki.

“Walaupun tidak buat jembatan lebar seperti ini, paling tidak jembatan untuk orang, yang bisa mengantarkan orang dari sini ke sebelah sana, sehingga aliran sungai ini juga menjadi lancar,” lugasnya.

Politisi asal Nasdem itu juga menegaskan, jembatan yang runtuh tersebut agar segera dibersihkan, karena menghambat aliran air hingga mengakibatkan banjir pada daerah hulunya.

“Pastinya, jembatan yang roboh ini segera diangkat, dibersihkan saja. Karena ini menghambat saluran air di sungai, mengakibatkan banjir di daerah hulunya,” tegasnya.

“Artinya ini memang sudah genting sekali, satu sisi akan menggerus jalan tanggul itu dan akan berakibat sampai ke sawah itu, jadi ini cukup penting untuk segera ditindaklanjuti oleh pemerintah,” tambah Deswan.

Sementara itu, Camat Metro Barat, Abdul Kadir, menjelaskan sungai tersebut ialah kewenangan Balai Besar Provinsi Lampung. Kemudian, untuk drainase yangengalir ke arah sungai, pihaknya telah mengajukannya sebagai prioritas sejak Tahun 2018.

“Memang kalau kewenangan kali ini kan balai besar, perlu koordinasi untuk sungainya. Namun untuk drainase yang ke sungai, kita upayakan bila memungkinkan, upaya percepatan, pengajuannya memang sudah dari Tahun 2018 kita ajukan jadi prioritas dinas. Karena terus terang saja untuk drainase yang mengalir ke sungai ini perlu kajian teknis yang dalam, karena kalau banjir kan air nya membalik. Lalu kami dari kelurahan dan kecamatan juga tidak mampu menanggulanginya, jika dipaksakan akan jadi sia-sia mubazir, karena kami tidak punya kemampuan teknis. Sedangkan terkait banjir kemarin di rumah-rumah sini ketinggiannya sampai sepinggang, sampai poskeskel juga belah sana itu ketinggiannya perkiraan hingga 20-30 cm,” katanya.

“Kalau koordinasi jelas PU Kota sudah koordinasi dengan provinsi, cuma perencanaannya mungkin tidak secepat yang kita harapkan,” tambah Kadir. (red).

Penilaian,Ombudsman RI Pemerintah Lampung Timur mendapatkan zona hijau

Djitoe, Lam-tim dan Jakarta – Meski telah memasuki akhir tahun 2019, namun tak menyurutkan kinerja Pemerintah Lampung Timur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakatnya, hal itu terbukti dengan berhasilnya Kabupaten Lampung Timur masuk dalam Zona Hijau atau Predikat Kepatuhan Tinggi menurut penilaian Ombudsman RI.

Penilaian itu disampaikan oleh Lembaga Negara pengawas pelayanan publik Ombudsman RI dalam acara Penganugerahan Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik tahun 2019 di Grand Ballroom, JS Luwansa Hotel Jakarta, Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C-22, Jakarta, Rabu Lalu (27/11/2019). Sebagai perbandingan, pada tahun 2018 penilaian yang sama juga dilakukan, yang mana saat itu Kabupaten Lampung Timur berada di Zona Kuning atau kategori sedang dengan nilai rata-rata 79,73. Nilai itu sendiri telah mendekati nilai untuk zona hijau yakni 81.

Mengetahui akan prestasi tersebut, selaku orang nomor satu di Lampung Timur, Hi. Zaiful sampaikan terimakasih terhadap penilaian yang telah dikeluarkan oleh Ombudsman RI dan berharap hal ini akan berdampak baik bagi Kabupaten Lampung Timur. “Atasnama masyarakat dan Pemerintah Lampung Timur menghaturkan ucapan ribuan terimakasih atas penilaian dari Ombudsman bahwa Pemerintah Lampung Timur mendapatkan zona hijau ini pertanda Lampung Timur akan semakin baik dan ini adalah yang pertama bagi Lampung Timur sejak Lampung Timur berdiri insyallah mudah-mudahan kedepan bisa lebih baik lagi”.

Sebagai informasi, Survei Kepatuhan tahun ini dilakukan terhadap 4 kementerian, 3 lembaga, 6 pemerintah provinsi, 36 pemerintah kota dan 215 pemerintah kabupaten. Survei yang telah dilakukan secara rutin sejak tahun 2015 ini bertujuan untuk mendorong pemenuhan terhadap standar pelayanan publik dalam rangka mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik.

Mekanisme pengambilan data survei Kepatuhan dilakukan dengan mengamati tampakan fisik, observasi secara mendadak, dan bukti foto. Periode pengambilan data dilakukan secara serentak pada bulan Juli dan Agustus 2019. Sedangkan total produk layanan yang disurvei pada tahun ini sebanyak 17.717 dan jumlah unit layanan yang disurvei sebanyak 2.366.(red)

Silatuhrahmi dan perkenalan ketua,anggota KPU Kota Metro

Djitoe, Metro – Silatuhrahmi dan perkenalan ketua dan anggota Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama awak media Kota Metro, berlangsung di Warunk Viral, Jalan Soekarno-Hatta Mulyojati 16c Metro Barat, pada Jum’at (6/12/19).

Dalam pertemuan tersebut, ketua KPU Nurris Septa Pratama S. Pd, mengatakan, bermitra dan bersinergi dengan awak media sangat penting, terlebih dalam penyampaian informasi ke masyarakat terkait tahapan-tahapan pemilu.

“Karena Kota Metro di tahun 2020, akan diselenggarakan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota, dukungan media sangat penting, sebagai penyampai informasi ke masyarakat,”ujarnya usai santap siang bersama.

Lanjutnya, Ia dan anggota Komisioner akan berkomitmen menjalankan tugas penyelenggara pemilihan umum secara profisional dan menjaga netralitas.

“Sebagai penyelenggara tentunya kami harus bersikap netral dan profisional dalam menjalankan tugas, selain itu tantangan kami untuk menyampaikan pada masyarakat sebagai pemilih harus sesuai dengan hati nurani, bukan karena saudara, tetangga atau karena mendapat sesuatu,” pesannya.

Di tempat yang sama ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Metro, Abdul Wahab, mengucapkan selamat pada ketua dan anggota komisioner terpilih, selain itu Ia juga menyampaiakan kepada KPU untuk secara intents memberikan informasi pada media.

“Saat ini yang menjadi ketua dan anggota komisioner merupakan pilihan terbaik, tentunya Informasi yang di sampaikan pada media harus akurat dan intents, agar apa yang disampaikan masyarakat sudah sesuai dengan aturan dan tahapan pemilu,” ujarnya.

Selain itu, Abdul Wahab juga berpesan kepada wartawan penyampai informasi, hendaknya bekerja secara profisional dan proposional.

“Dalam penulisan berita, hendaknya wartawan itu bekerja sesuai dengan kode etik jurnalis, artinya tunjukanlah dalam bertugas bahwa wartawan itu profisional dan proposional,” punkasnya.

Diketahui hadir dalam pertemuan tersebut, diantaranya, Sekertaris KPU Hermansyah, Komisioner Devisi data Ahmad Patoni, Komisioner Devisi SDM Yunita Siti Nurbaya, Komisioner Teknis Penyelenggara Toni Wijaya, Ketua AWPI, ketua PWRI, dan para wartwan yang bertugas di Kota Metro. (ahi)

Nahas Tiga Unit Motor dan Satu Mobil di (SPBU) Kota Metro


djitoe, Metro— Tiga unit motor dan satu mobil di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kelurahan Ganjaragung, Kecamatan Metro Barat Selasa (3-12-2019) sekira pukul 14.00 WIB.

Menurut Saksi mata kejadian itu, api berasal dari salah satu sepeda motor yang sedang mengisi bahan bakar minyak (BBM) dan menyambar dua sepeda motor lain. Satu unit mobil yang juga sedang mengisi BBM pun tak luput dari kobaran api.

“Motor itu jatuh, Saya lagi mengisi BBM mas.  terus terbakar,” tutur Mulkan Wahab.

Pada saat kebakaran SPBU ramai konsumen, jelas kebakaran ini membuat sejumlah warga dan pegawai SPBU panik.

SPBU terbakar tersebut telah di padamkan menggunakan racun api dibantu dengan pemadam kebakaran (Damkar) Metro yang sigap melihat kejadian itu.

IPTU Resma Kapolsek Metro Barat menuturkan,  sepeda motor tersebut hendak pergi setelah selesai mengisi BBM. Ntah kenapa, motor tersebut jatuh dan langsung memercikan api lalu terbakar.

“Berkobarnya api dengan cepat menyambar sepeda motor dibelakang, dan juga satu mobil di sebelahnya,” ungkap kapolsek

Dalam saat ini pihak kepolisian masih menyelediki penyebab kebakaran tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

“Ternyata tiga sepeda motor dan satu mobil terbakar. Sementara kerugian masih belum kita ketahui, karena masih dalam pengembangan,” paparnya.(ahi)

Kota Metro menggelar Hari Disabilitas Internasional diperingati setiap tanggal 3 Desember

djitoe, metro-Pemerintah Kota Metro beserta Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kota Metro menggelar Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang diperingati setiap tanggal 3 Desember dengan tema “Indonesia Inklusi, Disabilitas Unggul”  di Lapangan Kampus Iringmulyo, Senin (02/12/19).

Acara ini diawali dengan pawai keliling dan dibuka langsung oleh Wakil Walikota Metro Djohan, Sekda Kota Metro, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Ketua LKKS Kota Metro Heriyati Pairin, Wakil Ketua LKKS Siti Aisyah Djohan, seluruh kepala OPD dan diisi dengan penampilan panggung oleh para penyandang disabilitas.

Dalam sambutannya Heriyati mengucapkan terima kasih atas terselanggaranya peringatan HDI ke-27 ini dan para donatur yang berpartisipasi dalam acara tersebut sekaligus memberikan cinderamata tali kasih dari Yayasan Kanker Indonesia Kota Metro. “Saya mengucapkan terima kasih atas terlaksananya acara ini dan kepada para donatur yang telah bersedia menyisihkan rezekinya. Kami masih memiliki mimpi dan keinginan untuk selalu membantu saudara-saudara kita khususnya penyandang disabilitas dan para lanjut usia terlantar,” ujarnya.

Wakil Walikota Metro Djohan menyatakan apresiasinya dan menyambut baik acara tersebut dengan harapan dapat dijadikan sarana silaturahmi serta dapat memotivasi para penyandang disabilitas untuk terus maju dan berkarya sesuai dengan keahlian masing-masing. “Indonesia Inklusi, Disabilitas Unggul ini mengandung makna imbauan dan ajakan kepada kita semua untuk mewujudkan masyarakat inklusif dalam segala aspek kehidupan, kedepan dapat terus berkesinambungan dengan mewujudkan penyandang disabilitas yang unggul,” tutup Djohan. (red/Kominfo)

H-10 Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Kota Metro

djitoe, METRO – Memasuki H-10 pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke XXI yang di gelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung di Kota Metro, sejumlah perangkat pemerintah menyampaikan harapannya.

Seperti yang disampaikan Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol-PP) Kota Metro, Imron. Ia mengaku senang bila mitra kerjanya seperti insan Pers dapat meningkatkan kualitas profesionalitas dalam profesinya.

“Saya ikut berbahagia dan mendukung penuh atas kabar akan terselenggaranya UKW yang akan di gelar oleh PWI Lampung di Kota Metro. Saya khususnya mewakili instansi Pol-PP ini berharap input dari UKW dapat menghasilkan wartawan-wartawan yang selain berkompeten juga bermartabat,” kata Imron kepada awak media, Senin (2/12/2019).

Itu ia sampaikan agar marwah Jurnalis terus terjaga, baik itu dikalangan masyarakat maupun instansi pemerintahan.

“Hal itu agar marwah Pers dapat terus terjaga baik. Karena selama ini ada bahkan tidak sedikit oknum-oknum yang menciderai profesi wartawan. Padahal profesi wartawan ini sangat mulai dalam menyampaikan informasi yang akurat, akuntabel dan berdasarkan fakta,” ujarnya.

Sementara, dukungan senada juga disampaikan oleh Sekertaris Pol-PP Jose Sarmento. Ia menilai UKW merupakan langkah yang tepat menuju era baru profesionalisme wartawan.

“Karena menurut kami, UKW yang digelar di Kota Metro ini juga selaras ya dengan visi misi Kota Metro sebagai Kota Pendidikan. Sehingga ketika wartawan itu terdidik, baik secara kode etik dan profesionalitasnya maka dapat menyajikan informasi yang kredibel dalam mendukung program pembangunan di Kota Metro,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekertaris PWI Kota Metro Rino Panduwinata memastikan bahwa UKW merupakan terobosan dalam menguji setiap insan Pers menuju profesional.

“Karena tujuan UKW adalah untuk menghasilkan insan Pers yang profesional, bermartabat dan dapat menjaga marwahnya sendiri sebagai wartawan,” kata Rino.

Pria 37 tahun berstatus Wartawan Utama itu juga tak lupa menyampaikan rasa terimakasih atas dukungan pemerintah dan masyarakat untuk terselenggaranya UKW PWI Provinsi Lampung Ke XXI di Kota Metro.

“Kami sangat berterimakasih kepada Pemkot Metro atas apresiasi dan supportnya baik langsung maupun tidak langsung. Semoga pelaksanaan UKW le XXI di Kota Metro dapat berjalan sukses dan lancar. Dan kami selaku pengurus PWI Kota Metro optimis bahwa peserta UKW nantinya lulus 100 persen,” tandasnya. (red/ahi)

Ketua DPRD Kota Metro Periode 2019-2024 akan menempati Rumah Dinas (Rumdis) Ketua DPRD

djitoe, Metro- Budiono saat Di wawancarai awak media yang bertepatan saat menghadiri kegiatan acara Peringatan Hari Disabilitas Internasional ( HDI ) di Lapangan Kampus Iringmulyo Kecamatan Metro Timur Kota Metro.

Tondi M.G Nasution Ketua DPRD Kota Metro Periode 2019-2024 akan menempati Rumah Dinas (Rumdis) Ketua DPRD yang berlokasi di jalan Z.A Pagar Alam Kecamatan Metro Pusat Kota Metro.

Hal tersebut di disampaikan Sekretaris DPRD kota Metro Budiyono saat diwawancarai, Senin (02/12/2019).
“Ya, sedang persiapan untuk menempati rumdis (Rumah Dinas) Ketua DPRD kota Metro Periode 2019-2024,” ucap nya.

Ia mengatakan, “secara administrasi Sekretariat DPRD kota Metro sudah Menyerahkan rumah Dinas dan kendaraan Dinas kepada ketua DPRD kota Metro Periode 2019-2024. Untuk waktu kapan akan ditempati itu ada di ketua DPRD,”. (red/Nia).

DPRD Dukung UKW XXI di Kota Metro

djitoe, METRO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro mendukung penuh terselenggaranya perhelatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang di gelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung di Kota Metro pada 13 dan 14 Desember 2019 mendatang.

Dukungan itu disampaikan Ketua DPRD Metro Tondi MG Nasution. Menurutnya, langkah pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) insan Pers dapat terwujud dengan terselenggaranya UKW.

“Tentu kami sangat mendukung pelaksanan itu. Kami berharap UKW yang digelar PWI Provinsi Lampung di Kota Metro ini dapat menghasilkan insan Pers baru yang lebih profesional dan bermartabat serta bermanfaat untuk masyarakat,” ungkap Tondi saat dikonfirmasi awak media, Senin (2/12/209).

Selain Ketua DPRD Metro, dukungan juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Ahmad Khuseini. Ia menilai peningkatan kompetensi mitra DPRD tersebut merupakan langkah yang efektif dalam menciptakan individu Wartawan yang diharapkan bekerja sesuai dengan etika.

“Dengan UKW PWI Provinsi Lampung yang akan digelar digelar di Kota Meteo, tentu kami di DPRD sangat mendukung pelaksanan itu. Ini dalam rangka meningkatkan kompetensi wartawan sebagai mitra kami. Sehingga ketika wartawan itu semakin terdidik dan berkembang, serta cepat dan agresif untuk menangkap peluang dalam menyajikan pemberitaan yang akurat menuju profesionalitas insan Pers itu sendiri,” beber Khuseini.

Ia juga mengatakan bahwa peningkatan SDM Wartawan yang bertugas di Kota Metro juga sebagai upaya mendukung terwujudnya visi misi Kota Metro sebagai Kota Pendidikan.

“Dan ketika wartawan itu terdidik secara profesional maka wartawan tersebut juga turut serta mendukung terwujudnya visi misi Kota Metro. Ini juga dapat dikatakan dalam rangka kemajuan Kota Metro untuk mencapai visi dan misi Kota Metro sebagai Kota Pendidikan,” Kata pria yang merupakan Ketua DPD PKS Kota Metro tersebut.

Pria yang merupakan dosen salah satu perguruan tinggi di Metro itu juga berharap insan pers di Bumi Sai Wawai kedepan dapat menjadi mitra masyarakat dan pemerintah dalam melakukan kontrol sosial.

“Dan kami berharap kepada khususnya PWI atas Uji Kompetensi Wartawan yang akan digelar, sehingga harapannya para wartawan kedepan dapat lebih profesional dengan menjadi mitra kontral sosial di masyarakat dan mitra kritik yang membangun atas kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah,” tandasnya. (rls)

DPRD Siap Dukung KPU Metro Ujutkan PILKADA Berintegritas

djitoe, METRO – DPRD Kota Metro siap mendukung KPU Metro mewujudkan Pilkada 2020 bersih dan berintegritas. Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Tondi Nasution saat menerima kunjungan lima Komisioner KPU terpilih periode 2019-2024 di OR DPRD setempat, Senin (2/12/2019).

Tondi mengatakan, kunjungan KPU kali ini dalam rangka memperkenalkan diri komisioner terpilih dan memaparkan garis besar program KPU. Kesempatan itu pun digunakan Anggota DPRD terkait berbagai hal yang harus ditingkatkan, seperti pendataan mata pilih dan sosialisasi.

“Harapan kami KPU berintegritas, profesional, dan akuntabel. Besar harapan kami pada Pilkada nanti KPU bisa terus mengaungkan agar masyarakat itu memilih berdasarkan hati nurani, jadi pemilih yang berintegritas,” kata Tondi usai audiensi.

Bahkan, lanjut Tondi, Anggota DPRD Metro pun siap mendukung program terkait sosialisasi yang dilakukan KPU. Seperti ikut menyosialisasikan ajakan KPU dalan reses.

“Teman-teman dewan sebentar lagi mau melaksanakan reses. Nah, kesempatan itu bisa kami gunakan untuk ikut menyosialisasikan program-program KPU. Dan sudah kami sampaikan kepada KPU, program-program apa yang bisa kami sampaikan kepada masyarakat. Ini bentuk dukungan kami kepada KPU, agar Pilkada bisa sukses dan lebih baik,” harapnya.

Sementara Ketua KPU Kota Metro Nurris Septa menerangkan, kunjungan kali ini dalam rangka memperkenalkan diri komisioner yang baru, menyampaikan tahapan pilkada, dan menyampaikan revisi PKPU. Pun selaku mitra, kunjungan KPU ke DPRD merupakan bentuk strategi KPU mewujudkan Pilkada yang lebih baik kedepannya.

“Komisi I ini mitra strategis kita, jadi kami sampaikan apa saja yang menjadi target KPU pada Pilkada kali ini. Kami juga menerima kritikan positif terkait data pemilih dari DPRD, karena itu kami siap bekerja maksimal membenahi, seperti melibatkan RT. Program KPU sebelumnya yang baik akan kita teruskan, yang kurang akan kita benahi,” ungkapnya.

Terkait data pemilih, setelah KPU membentuk PPK dan KPPS, KPU dan kemudian membentuk PPDP, KPU akan mendata RT sesuai permintaan DPRD. Agar sinkronisasi data pemilih pada Pilkada 2020 lebih maksimal.

“Intinya kami siap meningkatkan pencapaian dari tahun sebelumnya. Seperti angka partisipasi pemilu sebelumnya mencapai 87 persen, target kami meningkat menjadi 90 persen. Akan kami gunakan berbagi saluran untuk menyosialisasikan program-program kami, baik dari media sosial atau posko yang akan dibentuk nanti. Namun kami tidak bisa bekerja sendiri, kami butuh bantuan dari semua elemen,” jelasnya.

Ia juga menginformasikan bahkan besok KPU Metro akan mengumumkan besaran jumlah dukungan calon perseorangan pada Pilkada 2020. Dimana waktu pengumuman calon perseorangan mengalami perubahan, sebelumnya pada 28 Desember, maju menjadi 3 Desember sampai 16 Desember 2019.

“Untuk jumlah pemilih per TPS, berdasarkan UU Pilkada No 10 itu maksimal TPS itu 800 pemilih, tapi karena dasar ketimpangan jumlah TPS di Metro, akhirnya kami singkronkan per TPS itu 400 sampai 500 pemilih saja. Jangan sampai beban teman-teman di TPS nanti berlebihan. Di pilkada nanti jumlah TPS kita sebanyak 245 TPS,” tutupnya. (red)

Minggu,Car Free Day pertama bulan Desember 2019

djitoe,Metro-Pemerintah Kota Metro kembali mengadakan Car Free Day pada Minggu pertama bulan Desember 2019, yang merupakan kegiatan rutin yang diadakan Disporapar yakni senam bersama pada minggu pertama dan minggu ketiga setiap bulannya yang dilaksanakan di Lapangan Samber Kota Metro, Minggu (01/12/19).

Tampak hadir Walikota Metro, Wakil Walikota Metro, Para Asisten Kota Metro, Para Staf Ahli Kota Metro, Disporapar Kota Metro, dan para peserta Car Free Day Kota Metro.

Pada Car Free Day Kota Metro kali ini Pemerintah Kota Metro menyiapkan hadiah utama berupa 2 unit sepeda gunung dan 1 unit motor persembahan dari Yamaha hadiah untuk warga Kota Metro yang beruntung.

Dalam sambutannya Wakil Walikota Metro, mengucapakan  terima kasih atas partisipasi seluruh masyarakat Kota Metro yang sudah menghadiri CFD disela-sela hari libur kerja.

“Permohonan maaf kepada masyarakat Kota Metro jika kegiatan car free day pada saat ini terganggu dari tempat hingga pembagian kupon. Diminta kepada masyarakat harus tetap jujur dalam pembagian kupon, yang sudah dapat tidak boleh meminta kupon lagi,” tutup Djohan. (red/Kominfo)

HUT KORPRI ke-48 Tahun 2019 di Halaman Walikota Metro

djitoe, Metro+Pemerintah Kota Metro Gelar Upacara Memperingati HUT KORPRI ke-48 Tahun 2019, yang berlangsung di Halaman Kantor Walikota Metro, Jumat (29/11/19).

Upacara yang dihadiri oleh Wakil Walikota Metro, Sekretaris Daerah Kota Metro, Para Asisten Kota Metro, Forkopimda Kota Metro, Tim Penggerak PKK Kota Metro dan seluruh Perangkat Daerah Kota Metro.

Dalam sambutan Wakil Walikota Metro menyampaikan, selamat kepada penerima penghargaan dari Kemenpan-RB di Bidang Pelayanan Publik yang diberikan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Metro sebagai Role Model Penyelenggara Pelayanan Publik Kategori “Pelayanan Prima” Terbaik se-Indonesia Tahun 2019, RSUD Jend. Ahmad Yani Kota Metro sebagai Penyelenggara Pelayanan Publik Kategori Sangat Baik (A-) Tahun 2019, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kategori “Baik (B)” Tahun 2019.

Wakil Walikota Metro membacakan Pidato dari Presiden RI, menyampaikan apresiasi khususnya pada anggota Korpri yang bertugas di pelosok negeri, di pulau-pulau terdepan, di kawasan perbatasan dan wilayah-wilayah terisolir. Dalam menghadapi persaingan diharapkan seluruh anggota Korpri untuk terus menerus bergerak mencari terobosan dan melakukan inovasi. Pelayanan yang ruwet, berbelit-belit dan yang menyulitkan rakyat, harus kita pangkas. Kecepatan melayani menjadi kunci reformasi birokrasi.

“Orientasi birokrasi harus betul-betul berubah, bukan lagi berorientasi pada prosedur, tetapi lebih berorientasi pada hasil nyata. Panjangnya rantai pengambilan keputusan juga harus bisa dipotong, dipercepat dengan cara penerapan teknologi. Bahkan saya sudah minta eselon 3 dan 4 untuk ditiadakan, sehingga pengambil keputusan bisa lebih cepat. Tugas birokrasi adalah semestinya rakyat terlayani dengan baik serta program-program pembangunan betul-betul tersampaikandirasakan manfaatnya oleh rakyat. Sekedar melayani saja sudah tidak cukup, pelayanan yang diberikan harus baik dan diimbangi dengan kemudahan serta kecepatan. Inovasi teknologi harus bisa mempermudah, bukan mempersulit pekerjaan. Kemajuan teknologi adalah instrumen untuk mempercepat penyelesaian masalah agar lebih cepat, efisien dan memberikan dampak yang luas,” ujarnya.

“Persatuan dan kesatuan adalah pengikat kita untuk menuju Indonesia maju. Karena itu, saya mengajak pada seluruh anggota Korpri yang tersebar di seluruh Indonesia menjadi garda terdepan dalam merajut persatuan, menjaga tali persaudaraan sebagai satu saudara sebanga dan setanah air. Selamat bertugas, lanjutkan pengabdian dan karya terbaik saudara-saudara bagi rakyat, bangsa dan negara,” tutup Wakil Walikota dalam pembacaan sambutannya.

Peringatan HUT Korpri kali ini turut dimeriahkan dengan Lomba Nasi Tumpeng yang diikuti seluruh OPD di Kota Metro.(red/ Kominfo)

Peringati Hari KORPRI, Pemerintah Kota Metro Melakukan Jiarah ke Makam Pahlawan

djitoe, Metro- Dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang ke 48, Pemerintah Kota Metro melakukan ziarah ke Makam Pahlawan Kemala Nusantara, Ganjar Asri, Metro Barat, Kamis (28/11/19).

Sebelum ziarah, dilaksanakan terselebih dahulu upacara di Halaman TMP Kemala Nusantara, dimana Asisten I Ridhwan selaku Pembina Upacara  dan bertindak selaku pemimpin upacara Camat Metro Selatan.

Pada upacara ziarah tersebut turut dihadiri oleh Asisten I, Asisten III, para Staf Ahli, para Kepala OPD se-Kota Metro, Dharma Wanita Persatuan dan melibatkan personil upacara dari unsur Satpol PP, Damkar, dan Korpri.

Setelah selesai pelaksanaan upacara selesai dilanjutkan dengan penaburan bunga oleh para Staf Ahli, Asisten dan Kepala OPD  DWP ke pusaran makam para pahlawan di pemakaman. (red/Kominfo)

Keputusan Bersama terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2020 dan Dua Raperda Kota Metro

DJITOE, METRO- Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan Bersama terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2020 dan Dua Raperda Kota Metro, Selasa (26/ 11/ 19). Rapat tersebut dihadiri oleh Walikota Metro, Wakil Walikota Metro, Ketua dan Anggota DPRD Kota Metro, Sekretaris Daerah Kota Metro beserta jajaran dan para tokoh serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan bahwa, pada hari ini kita semua telah mencapai kesepakatan atas prioritas kegiatan dan program pembangunan serta pembiayaan, yang tertuang dalam dokumen rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kota Metro Tahun Anggaran 2020. Adapun raperda Kota Metro tersebut terdiri dari, Rancangan peraturan daerah kota metro tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2020, sistem kesehatan daerah dan pengelolaan air limbah domestik, yang tentunya kesepakatan ini telah melalui serangkaian pembahasan secara komprehensif untuk menentukan keberhasilan pembangunan di tahun 2020.

Selain itu, Achmad Pairin juga mengingatkan kepada seluruh kepala OPD,  pimpinan dan Anggota Dewan agar memacu pencapaian target RPJMD sebagai keberhasilan dimasa kepemimpinan kami. Dimana tahun 2020 merupakan tahun terakhir efektif Walikota Dan Wakil Walikota saat ini.

“Dengan pembahasan yang sangat detail  selama satu bulan ini, baik  terhadap dokumen KUA-PPAS maupun RAPBD, saya berharap bisa meminimalisir koreksi-koreksi pada tahap selanjutnya,” ujarnya.

Pada kesempatannya juga, Walikota Metro menjelaskan agar memberikan arah dan landasan serta kepastian hukum kepada semua pihak yang terlibat, terutama dalam pembangunan sistem kesehatan, sehingga diperlukan peraturan tentang tata dan penyelenggaraan kesehatan,  yaitu sebuah peraturan tentang sistem kesehatan daerah. Dan selanjutnya untuk pengelolaan air limbah domestik telah disampaikan pada rapat paripurna beberapa waktu lalu, bahwa peningkatan jumlah penduduk dan kepadatan pemukiman tanpa diiringi pengelolaan air limbah domestik yang baik berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan di Kota Metro sehingga diperlukan arah landasan dan kepastian hukum dalam pengelolaan air limbah.(red/ahi)

Polemik Perizinan Ruko Jalan Jenderal Sudirman carut-marut

Metro — Polemik kelengkapan perizinan proyek pembangunan Rumah Toko (Ruko) Jalan Jenderal Sudirman, semakin carut-marut.

Meskipun pengerjaannya sudah memasuki bulan ke empat. Namun kelengkapan berkas perizinan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) belum juga rampung.

“Memang Seminggu yang lalu mereka sudah memasukan berkas UKL-UPL, tapi masih belum lengkap karena belum ada Depkumham nya. Dan kami masih menunggu berkasnya untuk segera dilengkapi,” kata Kepala Bidang (Kabid) Bina Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro, A Ansori, Senin (25-11-2019).

Dia mengatakan, tahapan berkas UKL-UPL Ruko Jenderal Sudirman, nantinya akan diversifikasi terlebih dahulu kelengkapannya untuk kemudian ditindaklanjuti ke Satuan kerja terkait lainnya.

“Setelah berkas UKL-UPLnya lengkap, mereka harus presentasi dulu. Baru nanti ditindak lanjuti ke Kantor Pelayan Perizinan Satu Pintu,” tambahnya.

Dia menjelaskan, saat ini pihak investor juga sudah mengajukan surat permohonan izin sementara supaya pembangunan Ruko tersebut bisa terus tetap berjalan.

“Mereka minta surat permohonan izin sementara suapaya pengerjaannya bisa terus dilakukan dan selesai sesuai target yang ditentukan,” jelasnya.

Dia berharap, pihak Investor dapat sesegera mungkin melengkapi persyaratan kelengkapan izin UKL-UPL.

“Mereka tidak membuat AMDAL, karena alasannya tidak sampai seribu persegi. Tapi wajib memiliki UKL-UPL sebagai persyaratan kelengkapan membuat IMB,” imbuhnya.(red/ahi)

Kota Metro Kembali Raih Penghargaan Pelayanan Publik dari Kemenpan RB

djitoe, metro- Komitmen dan upaya Pemerintah Kota Metro dalam meningkatkan mutu pelayanan publik kembali memperoleh apresiasi berupa Penghargaan Pelayanan Publik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Penghargaan diserahkan oleh Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo di Ballroom Hotel Red Top Jakarta, Jum’at (22/11/2019).

Ada tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Metro yang menerima penghargaan tersebut, yaitu Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, yang memperoleh predikat “Prima”, dan merupakan satu-satunya Disdukcapil di Indonesia yang meraih predikat tersebut. Kemudian RSUD Jend. A. Yani meraih predikat “Sangat Baik”, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) yang meraih predikat “Baik”.

Deputi Bidang Pelayanan Publik, Diah Natalisa menyampaikan bahwa pada tahun 2019, ada 73 Kabupaten/Kota dan 11 Provinsi di Wilayah II yang pelayanan publiknya dievaluasi oleh Kementerian PAN-RB. Jumlah tersebut merupakan hasil dari penambahan tahun 2018, yaitu lima Kabupaten dan dua Kota yang dievaluasi. Ketujuh Kabupaten dan Kota yang baru pertama kali dievaluasi ini antara lain Kabupaten Tulang Bawang, Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Jombang, Kabupaten Magetan, Kabupaten Kotabaru, Kota Mataram, dan Kota Bima.

Disampaikan Diah bahwa pemberian penghargaan ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam rangka menjalankan amanah Undang-undang (UU) Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, yang bertujuan untuk memunculkan unit penyelenggara pelayanan publik percontohan, serta memotivasi instansi pemerintah agar mampu mewujudkan kualitas pelayananan publik yang baik.

“Instrumen yang digunakan pada evaluasi pelayanan publik ini mengacu kepada Permen PAN-RB Nomor 17 Tahun 2017 tentang Pedoman Penilaian Kinerja Unit Penyelenggara Pelayanan Publik. Terdapat enam aspek yang dinilai, yaitu kebijakan pelayanan, profesionalisme SDM, sarana prasarana, sistem informasi pelayanan publik, konsultasi dan pengaduan, serta inovasi”, ujarnya.

Kepala Dinas Dukcapil Kota Metro, Dra. Maria Fitri Jayasinga, M.Pd. mengungkapkan rasa syukurnya karena Disdukcapil masih diberikan amanah dan mampu mempertahankan predikat “Pelayanan Prima” yang telah diraih pada tahun sebelumnya.

“Ini semua merupakan motivasi dan dukungan dari semua pihak, khususnya Bapak Walikota, Wakil Walikota, Sekda, dan DPRD Kota Metro. Juga khususnya dari masyarakat dan semua ASN yang ada di Disdukcapil”, ujarnya.

“Mudah-mudahan tahun kedepan, kami mampu mempertahankan predikat prima ini dengan berbagai inovasi di bidang pelayanan publik. Memang setiap tahun kami mempunyai inovasi, dan tahun ini inovasinya adalah aplikasi Lacak Dokumen atau LADO. Dengan aplikasi ini pelayanan tidak sampai 30 menit selesai, dan itu transparan serta akuntabel. Alhamdulillah dari Kota Metro semua target untuk Dukcapil sudah melampaui target nasional”, pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama Direktur RSUD Jend. A. Yani, dr. Trestyawaty Sp.OG. juga mengungkapkan rasa syukurnya karena Rumah Sakit yang dipimpinnya pada tahun ini mendapatkan penghargaan pelayanan publik dengan kategori sangat baik.

“Kami terus berbenah, mudah-mudahan tahun kedepannya kami bisa lebih baik lagi, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat”, ujarnya.

Sementara itu, Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo saat diwawancara media setelah acara menegaskan bahwa kepemimpinan menjadi kunci dalam menciptakan terobosan untuk meningkatkan pelayanan publik. Inovasi diharapkan dapat membuat pelayanan menjadi lebih cepat dan efektif. Di sisi lain, instansi pemerintah harus bisa memangkas alur birokrasi dan bekerja di luar rutinitas.

“Harus berani membuat terobosan, sehingga masyarakat bisa tersenyum dapat pelayanan terbaik. Prinsipnya pemerintah harus optimal berani membuat inovasi sekecil apapun tujuannya untuk melayani masyarakat. Jadi kuncinya adalah kepemimpinan Kepala Daerah atau pimpinan yang berani membuat terobosan,” ujar Menteri Tjahjo(red/Kominfo)

warga Kota Metro padati festival kuliner di Lapangan Samber Park

djitoe, METRO – Hari pertama resmi dibuka, ratusan warga Kota Metro padati festival kuliner di Lapangan Samber Park. Festival kuliner yang bertemakan Metro Taste Of Cuisine Culinary Festival 2019 resmi dibuka, Jumat (22/11/2019) sekira pukul 19.30 WIB.

Ketua panitia acara tersebut mengatakan kegiatan ini merupakan Ivent pertama kali yang diadakan Radar Metro yang berkolaborasi dengan Warkop WAW Metro.

“Alhamdulillah, meskipun baru saja dibuka sudah banyak warga Kota Metro yang datang untuk merasakan kuliner yang ada di acara ini,” kata Hermansyah Albantani ketua panitia acara tersebut, Jumat (22/11/2019).

Festival kuliner yang menghadirkan ratusan jenis makanan dan minuman ini akan berlangsung selama 10 hari ke depan yang dibuka 22 November dan selesai 01 Desember mendatang.

“Mudah-mudahan untuk hari berikutnya tambah ramai pengunjungnya. Dan yang sudah datang kesini, kami harap besok bisa hadir kembali dengan mengajak seluruh keluarganya. Karena makanan yang ada di festival ini dijamin enak, lezat dan pastinya sehat,” tambah General Manager (GM) Surat Kabar Harian (SKH) Radar Metro ini.

Selain menyediakan ratusan jenis makanan dan minuman, acara ini juga menghadirkan hiburan untuk temani pengunjung saat menikmati kuliner. Hiburan seperti Live Music Peforma, Photo Spot Game Challenge, Giveaway Performance Community Exhibition dan Wahana bermain.

“Buat warga Kota Metro khususnya dan umumnya warga di seluruh Provinsi Lampung. Ayo hadiri dan ramaikan festival kuliner ini, masih 9 hari lagi loh,” pungkasnya.

Diketahui, festival kuliner ini secara resmi dibuka oleh Bacalon Walikota dan Wakil Walikota Metro yang akan mengikuti gelaran Pilkada serentak pada 2020 mendatang. Bacalon tersebut adalah Ampian Bustami dan Rudy Santoso yang lebih dikenal dengan Abdy. Pasangan ini memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kuliner ini. Diharapkan Ivent ini bisa membantu pelaku usaha di bidang kuliner untuk meningkatkan penghasilan. Serta dapat mempermudah warga Kota Metro untuk mencari makanan dan minuman yang enak, lezat dan sehat pastinya.(red)

MALAM ini:Nikmati 400 Jenis Makanan di Festival Kuliner Samber Park

METRO – Jangan lupa untuk masyarakat Kota Metro, khusunya untuk para pencinta kuliner yang enak, sehat dan lezat. Mulai malam ini, Jumat (22/11/2019) Metro Taste Of Cuisine Culinary Festival 2019 yang akan menghadirkan 400 jenis makanan dan 100 jenis minuman akan secara resmi dibuka di Lapangan Samber Park, Kota Metro.

“Ini event pertama kita dan kita buat dengan standar festival kuliner yang baik. Ini menunjukkan bahwa kolaborasi Warkop WAW dan Radar Metro tidak main main untuk menyediakan wadah bagi para penikmat kuliner. Oleh sebab itu, kita gandeng food blogger yang sudah terkenal yaitu Iwan Laksmana,” kata Hermansyah Albantani ketua panitia acara tersebut, Jumat (22/11/2019).

Acara ini digadang-gadang akan menjadi Event terbesar tahun 2019 dalam kategori makanan di Bumi Sai Wawai ini. “Untuk temani masyarakat yang hadir dalam Festival Kuliner ini. Kami juga menyediakan hiburan seperti Live Music Peforma, Photo Spot Game Challenge, Giveaway Performance Community Exhibition dan Wahana bermain,” tambah Hermansyah Albantani yang juga merupakan General Manager (GM) Surat Kabar Harian (SKH) Radar Metro dan Warkop WAW Metro.

Acara Metro Taste Of Cuisine Culinary Festival 2019 dapat terselenggara atas kerjasama dari berbagai pihak. Baik dari Pemerintah Kota (Pemkot) Metro, pihak keamanan dalam hal ini Polres Metro dan kodim 0411/LT, panitia dan juga masyarakat.

Diketahui, acara kuliner ini akan dibuka selama 10 hari dari Jumat 22 November dan berakhir pada Minggu 1 Desember 2019 di Lapangan Samber Park Kota Metro.(red)

Wat-wat gawoh Insan PRES dimaki

Djitoe, Metro – Kasi perijinan dan pengendalian di Disporapar Kota Metro memaki lnsan Pers Kota Metro, pasalnya kamis (21/11/19) di IDEA Lembaga Pelatihan Kerja di Kauman Metro Pusat sedang ada kegiatan dari Disporapar Bidang Pariwisata dalam rangka Pelatihan Pokdarwis (kelompok sadar wisata) Kota Metro.

Salah seorang Kabid Perijinan dan pengendalian di Bidang Pariwisata yang mana PPTK Kegiatan Pokdarwis Kota Metro Ranu waluyati tegur salah seorang insan pers Kota Metro dengan bahasa yang tidak pantas di ucapkan di depan umum.

“nanti dulu kalau mau ngambil nasi Kotak, peserta dulu nanti baru untuk yang lain,” ujarnya sinis.

Padahal 5 Media Online itu di undang oleh Kabid Pariwisata untuk datang dalam kegiatan itu. Insan pers itu pun di suruh Kabid Pariwisata untuk mengambil nasi kotak.


Lalu salah seorang insan pers pun mengembalikan nasi kotak yang belum di santap tersebut pada Ranu ( PPTK Kegiatan).

“Bu ranu ini saya kembalikan, biasa aja ya bu ngomongnya jangan kayak gitu, malu,” kata adel, salah satu jurnalis dari media online Kota Metro.

Namun karena kurang puas tiba tiba Ranu ( Kasi- red) keluar dari Gedung IDEA dan memaki maki insan pers yang hadir dari 5 media online kota Metro.

“Saya gak bisa ya di giniin! Boleh rekam saya! Cari Saya biar kamu tahu saya hebat,” bentaknya sambil menunjukkan jarinya ke salah seorang insan pers di depan Kabid Pariwisata dan Sekretaris Disporapar.

Sementara, Hendri Kadis Disporapar saat di hubungi lewat Wa oleh salah satu insan pers meminta waktu untuk meminta statementnya menjawab.

“Besok itu banyak acara dari pagi sampai sore. Apalagi yang mau di tanggapi saya kan tidak ada di tempat, nanti malah salah menilai. Klarifikasikan ke kabid dan sekretaris ada di tempat temui aja kabid dan sekretaris,” katanya.(nia)

Raperda APBD Tahun 2020 Serta inisiatif DPRD Kota Metro

djitoe-METRI-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro mengadakan rapat Paripurna membahas Raperda APBD Tahun 2020 dan Raperda Usul Pemerintah Daerah Kota Metro serta Penyampaian Raperda Inisiatif DPRD Kota Metro yang berlangsung di Lantai 2 Gedung DPRD Kota Metro, Rabu (20/11/19).

Rapat Paripurna dihadiri oleh Walikota Metro, Wakil Walikota Metro, Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD serta anggota DPRD Kota Metro, Forkopimda Kota Metro, Sekretaris Daerah Kota Metro, tokoh agama, Ormas, Organisasi Wanita Kota Metro, dan beserta rekan LSM.

Dalam sambutan Walikota Metro Achmad Pairin, menyampaikan penyusunan anggaran Kota Metro tahun 2020 tentunya berpedoman pada dokumen perencanaan RKPD dan Kebijakan Umun Anggaran (KUA) serta Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS). Dalam dokumen-dokumen tersebut telah disusun kegiatan dan anggaran pembangunan prioritas berdasarkan Musrenbang, pokok-pokok pikiran DPRD, Kebijakan Pemerintah Pusat, Kebijakan Pemerintah serta hasil evaluasi yang dilaksanakan oleh OPD di Kota Metro.

“Selanjutnya, adapun perhitungan yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 33 Tahun 2019 yaitu, Program Pendidikan dengan akolasi anggaran sebesar 20,01 persen, Program Kesehatan dengan alokasi anggaran sebesar 27,94 persen, Program Pembangunan infrastruktur dengan alokasi anggaran sebesar 20,05 persen, dana Kelurahan alokasi anggaran sebesar 1,24 persen, dan Anggaran APIP dengan alokasi anggaran sebesar 0,96 persen,” terang Pairin.

“Untuk melaksanakan program-program prioritas tersebut, pemerintah telah merencanakan Pendapatan Daerah Tahun 2020 sebesar Rp. 943,59 miliyar yang terdiri dari Pendapatan Asli Derah sebesar Rp. 178,46 miliyar dan Dana Perimbangan sebesar Rp. 638,66 miliyar dan lain-lain Pendapatan Daerah yang sah sebesar Rp. 126,46 miliyar. Dari sisi belanja daerah, tahun 2020 diproyeksikan sebesar Rp. 1,006 triliun yang terdiri dari Belanja Tidak Langsung sebesar Rp. 405,78 miliyar dan Belanja Langsung sebesar Rp. 603,74 miliyar. Dalam persentase Belanja Langsung sebesar 59,8 persen dan Belanja Tidak Langsung sebesar 40,2 persen. Komposisi ini terbilang sangat baik dengan pengalokasian belanja pembangunan lebih besar daripada belanja aparatur,” papar Pairin.

Pairin menambahkan yang perlu ditekankan pada alokasi Belanja Tidak Langsung adalah pembiayaan pelaksanaan Pilkada Tahun 2020 yang dialokasikan untuk KPU, Bawaslu, Polres dan Kodim sebagai stakeholder pelaksana Pilkada.

“Selanjutnya terkait Raperda, yang pertama Rencana Pembangunan Induksi Kota Metro Tahun 2019-2020, memerlukan sebuah roadmap untuk menetapkan rencana pembangunan industri secara terarah. Selanjutnya, terkait Raperda Penyelengaraan kearsipan, perlu kepastian hukum pedoman penataan penyelengaraan kearsipan di Kota Metro. Terakhir adalah Raperda Penataan Kelurahan, ini sangat diperlukan untuk penguatan secara kelembagaan serta mendudukan fungsi LKK sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan partisipasi masyarakat,” tutup Pairin.(rls)

Pemerintah Kota Metro meninjau Gedung Sesat Agung Bumi Sai Wawai

Metro- Achmad Pairin Walikota metro, Djohan Wakil Walikota Metro, Irianto Kadis Pembangunan Umum metro, Zulkifli Kadis Perhubungan, Asisten ll Yerri Ehwan beserta rombongan kembali meninjau pembangunan Gedung Sesat Agung Bumi Sai Wawai Kota Metro pada Senin (18/11/2019), dari hasil tinjauan diketahui progres pengerjaan telah mencapai 95 persen.
Di sela- sela peninjauan Djohan menyampaikan” untuk tangga ada baiknya di fasilitasi auning agar jika hujan tidak menyebabkan licin,karena namanya tangga di gunakan untuk berjalan, takutnya ketika hujan turun tamu tergesa gesa naik,karena licin akan menyebabkan jatuh. Tahun depan di harapkan agar dapat di anggarkan juga untuk auning tersebut.jelasnya

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Metro, Irianto mengatakan” bahwa gedung serba guna milik pemkot Metro tersebut akan rampung pembangunanya sekitar dua minggu kedepan dan telah dapat digunakan untuk saat ini.


“Ya kontraknya sampai 6 Desember tapi sudah kita minta satu atau dua minggu ini sudah rampung. Kalau untuk digunakan sudah bisa dari sekarang juga sudah bisa digunakan,”ujarnya, dilokasi pembangunan.


Dari hasil tinjauan bersama Wali Kota dan rombongan, Irianto pun menuturkan ada penambahan sekitar Rp 5 milyar untuk pengerjaan di 2020,”Ya tambahan untuk interior, pagar dan lainnya yang akan dikerjakan tahun 2020,”ucapnya.
Interior yang dimaksud, yaitu pemasangan karpet atau peredam suara pada bagunan atas gedung,”Ya kan kabel-kabelnya diatasnya juga kita buat peredam suara,”ungkapnya.


Diungkapkannya GSG megah tersebut dapat menampung sekitar seribu orang dengan lahan parkir mampu menampung 150 unit mobil,”Tadi Dishub sudah diminta untuk melakukan pengkajian dan penganggaran untuk masalah parkir dan lalulintasnya,”ujarnya.


Dari hasil tinjauan tadi juga menurut Irianto dibahas masalah listrik, Dimana PLN telah mengusulkan untuk menggunakan premium dengan biaya satu bulan Rp 12 Juta,”Jadi kalau bisa Pemda menganggarkan sendiri rp 144 juta”terangnya.

Sementara icon kontraktor Gedung Sesat Agung Bumi Sai Wawai Metro menyampaikan “tanggal 26 november 2019 ini kita akan tes semuanya termasuk eskalatornya juga.

untuk masa pengerjaan limit waktunya adalah tanggal 6 bulan desember nanti. Kami akan upayakan dalam waktu dua minggu ini selesai. kita hanya tinggal finishing sedikit sedikit dan membersihkan Gedung GSG.jelasnya(nia)

Pemilihan Kepala Kampung di Trimurjo Lampung Tengah menuai konflik

Lamteng- djitoe-Pemilihan Kepala Kampung di Trimurjo Lampung Tengah menuai konflik,Pasalnya Mujiono salah satu Calon Kepala Kampung Trimurjo adanya penambahan KTP untuk pemilih di wilayahnya tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu.

Hal tersebut di sampaikan mujiono di rumahnya pada selasa (12/11/19) ” saya dan tim tidak ada pemberitahuan dari Panitia Pemilihan Kepala Kampung jika ada penambahan untuk pemilih tetap padahal dari awal kami ke dua belah pihak calon sudah menanda tangani jika Daftar Pemilih Tetap di Trimurjo adalah 1926 mata pilih. Namun ketika siang pukul 12 pada saat sedang di lakukan pemilihan baru saya dan tim di beritahu jika jumlah pemilih bertambah 12 mata pilih. Terlihat ada indikasi memang sengaja di buat ada celah oleh Panitia hal ini seperti sudah di Koordinir Pihak Panitia makanya bisa sampai terjadi seperti ini. Ada dugaan jika para pemilih susulan tersebut daftar pemilihnya tidak di wilayah kami, dan ada juga yang memilih di dua kampung dan itu kami sudah memiliki datanya.
” Seharusnya jika memang ada penambahan untuk Data Pemilih kami di beritahukan dari awal dan itupun tidak secara lisan tapi harus tertulis.

Lebih lanjut mujiono mengatakan ” kami sudah mengirim surat dua kali pada ketua panitia pemilihan Kepala Kampung terkait hal itu namun jawaban dari mereka tidak memuaskan saya dan Tim saya, untuk itu kami akan langsung mengirimkan surat ke PMK karena kami merasa ada hal yang tidak benar dalam Pemilihan Kepala Kampung ini.

Sayangnya saat akan di konfirmasi Sudarso selaku Calon Kepala Kampung tidak dapat di temui,di hubungi lewat telfon tidak di indahkan. Sementara Dewi selaku Ketua Panitia Pemilihan Kepala Kampung pun tidak merespon begitu pula Heri selaku Kasi Pemerintahan di Trimurjo saat di Hub Via Wa pun tidak menjawab sampai dengan berita ini di terbitkan.( Nia)

Hasil Tes Urin di Lec Kartika Belum Dapat di ketahui hasilnya

Metro-djitoe-Pemerintah Kota Metro dan BNN kerjasama, Test urine yang dilaksanakan di Lec Kartika Metro Barat Senin(11/11/2019),yang mana di peruntukan khusus ASN setempat,

hingga hari ke empat belum ada pengumuman resmi hasil dari tes urine tersebut,”Hal itu di sampaikan Suprapto Kabid Pengadaan dan Mutasi Pegawai Negeri Sipil di ruang kerjanya kamis (13/11)19) “

“Sejauh ini belum ada laporan resmi terkait tes urine ASN Kota Metro dari BNN. Kami sifatnya hanya menunggu, kita lihat saja nanti kalau dari BNN menyerahkan ke walikota dan Walikota menunjuk kami

untuk mengumumkannya kami hanya tinggal tunggu apa perintah pak Wali. Mungkin karena Pak Walikota saat ini tidak berada di Metro Beliau sedang menghadiri acara Haornas di Bogor maka pihak BNN menunda laporannya sampai beliau kembali ke Metro.jelasnya

Sementara Kepala BNN kota Metro. Saut Siahaan sendiri saat ingin di konfirmasi terkait hasil tes urine ASN Kota Metro terkesan enggan menanggapi.
“Tanya Pak Pairin sebagai walikota,”ucap Saut sambil berlalu, pada kamis (13/11/19) di RS A Yani Kota Metro
Belum diketahui apa sebenarnya yang terjadi sehingga hasil tes terkesan ditutupi.

Ditambahkan Suprapto ,tes urine yang dilaksanakan itu tidak melibatkan Polres ,mengingat ini dilakukan guna mengetahui sejauh mana tingkat kedisiplinan kinerja ASN dilingkungan Pemkot Metro.


“Tidak ada unsur atau tujuan lain dilakukan tes tesebut, hanya saja sebagai evaluasi kinerja ASN kota Metro terkait Narkoba. Mudah-mudahan, hasilnya sesuai harapan,”tegasnya(nia)

Dialog Metro Edu Park City:Akademisi, Tenaga Pendidik hingga Aktivis

djitoe-Dialog Metro Edu Park City bersama Andi Surya di Cafe Mama, Kota Metro, Rabu (13/11/2019) berjalan santai namun berbobot. Dialog bertema Metro Edu Park City ini membahas bagaimana Kota Metro di bidang pendidikan yang akan dikembangkan ke depan.

Dimoderatori oleh Pimred Lampungpro.co Amirudin Sormin, kegiatan diskusi ini penuh dengan argumentasi dari Akademisi, Tenaga Pendidik hingga Aktivis Pendidikan Kota Metro, dalam memajukan di bidang pendidikan.

Sebanyak lima puluh peserta antusias mengikuti diskusi pada malam hari ini.

Dalam sambutannya, Dr. H. Andi Surya yang juga Ketua Yayasan Umitra dan Global Surya School menyampaikan, bahwasanya dunia pendidikan Kota Metro harus diperbaiki dari berbagai aspek.

“Metro sebagai Dr. H. Andi Surya sebagai Metro Edu Park City, memprogram seluruh sumberdaya pendidikan secara integratif, untuk menciptakan Metro sebagai taman pendidikan sekaligus kota pendidikan,” katanya.

Andi Surya melanjutkan, program ini akan menstimulasi institusi pendidikan dari dasar hingga perguruan tinggi sehingga tercipta kualitas layanan.

“Salah satunya adalah program One Family One Sarjana (OFOS) atau satu keluarga satu sarjana. Tujuannya meningkatkan APK pendidikan dan menjadikan Kota Metro sebagai destinasi kebutuhan pendidikan Sumbagsel, sekaligus menciptakan Kota Metro sebagai Kota Wisata Pendidikan,” tambahnya.

Menjadi pembahas dalam diskusi ini adalah. Bambang Suhada M.Si. Berbagai kalangan menyampaikan aspirasi dalam dialog ini.

Diantaranya, guru honorer yang membutuhkan perhatian lebih karena selama ini guru honorer diyakini berpenghasilan rendah.

Hal itu juga disampaikan oleh Yeti selaku Ketua K3S SD Kota Metro, bahwasannya saat ini guru honorer ditanggung oleh dana BOS.

“Tenaga honorer ini sangat memiliki skill yang sangat mumpuni. Selain mengajar tenaga honorer memiliki tugas sebagai tenaga operator, yang sangat memiliki peran vital bagi laporan sekolah. Sehingga diperlukan perhatian yang lebih,” katanya.

Deni selaku Kepala Sekolah SMK ACI Kota Metro menjelaskan. Di Kota Metro ini jangan sampai banyak sarjana namun menjadi pengangguran, sehingga harus diciptakan lapangan kerja bagi para sarjana. Selain itu, menurut Deni tenaga pengajar juga harus dibekali ilmu yang lebih dalam.

“Untuk tenaga pengajar guru-guru harus diberikan pendidikan magang sesuai bidang ajarnya. Dan juga jangan sampai lulusan SMA atau SMK hingga sarjana menjadi pengangguran intelektual,” katanya.

Berbagai kalangan juga menyuarakan aspirasinya dalam acara ini, diantaranya Surya Dharma pemilik LPK Surya Kom, Chandra pegiat IT owner web Milenials.com, dan kalangan lainnya.(red/nia)

Wali Kota Metro Achmad Pairin memuji pelatihan jurnalistik yang digelar Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Metro

METRO – Wali Kota Metro Achmad Pairin memuji pelatihan jurnalistik yang digelar Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Metro di Aula Kelurahan Metro, Rabu (13/11/2019). Menurut Pairin, kegiatan tersebut selaras dengan visi misi Kota Metro sebagai Kota Pendidikan.

“Pelatihan jurnalistik ini selaras dengan visi misi Kota Metro sebagai Kota Pendidikan. Dimana misi Kota Metro adalah meningkatkan SDM dengan pendidikan. Salah satunya seperti pendidikan jurnalistik,” puji Pairin pada sambutannya diwakili Sekretaris Diskominfo Subehi.

Ia berharap para peserta dapat seksama mendengarkan materi yang diberikan pada pelatihan jurnalistik. Sehingga dapat menyerap ilmu yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari atau pembelajaran di sekolah.  

“Jangan sia-sia kan kesempatan ini. Ilmu itu mahal, apalagi pematerinya adalah senior-senior PWI Metro yang sudah banyak pengalaman jurnalistiknya. Saya harap kegiatan ini bisa berlangsung dengan sukses hingga akhir,” tukasnya membuka kegiatan pelatihan jurnalistik IKWI.

Kesempatan yang sama, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Metro Siti Aisyah Djohan mengajak seluruh peserta agar tidak memandang remeh profesi jurnalis. Menurutnya, jurnalis adalah profesi mulia sebagai kontrol sosial.

“Saya ini bukti seorang jurnalis. Bagaimana saya saat ini adalah perjuangan dari ayah saya yang profesinya wartawan. Artinya wartawan juga tidak selalu ekonominya sulit. Jika mencintai profesi dan menjalankannya dengan baik dan profesional pasti menuai hasil yang baik,” imbuhnya.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada IKWI yang sudah mempublikasikan semua kegiatan GOW selama ini. Pemberitaan tersebut, lanjut dia, merupakan bentuk support IKWI terhadap GOW Bumi Sai Wawai.

“Walau pun tanpa berbayar, tetapi jurnalis yang ada di IKWI dan PWI selalu mensupport kegiatan GOW dengan pemberitaan. Terima kasih atas dukungan selama ini,” ucapnya.

Sementara dalam laporan Ketua Panitia Miswati mewakili Ketua IKWI Dewi Supriyanti, selain merupakan program kerja IKWI di 2019, tujuan digelarnya pelatihan jurnalistik untuk memberikan pengetahuan jurnalistik kepada peserta setingkat SMA dan SMK se-Kota Metro. Dimana saat ini sudah banyak SMA sederajat yang memiliki ekstrakulikulir jurnalistik.

 “Tidak menutup kemungkinan para peserta kedepanya juga ingin berkecimpung di dunia jurnalis. Dengan pelatihan ini tentu sedikit banyak memberikan pengetahuan saat peserta ingin bekerja sebagai jurnalis,” tutupnya.

Selain Wali Kota Metro Achmad Pairin yang diwakili Sekretaris Diskominfo Subehi dan Ketua GOW Siti Aisyiah Djohan, pelatihan jurnalistik IKWI bagi SMA dan SMK se-Kota Metro juga dihadiri Kepala Dinas P3AP2KB Prayetno, Lurah Metro Ismadi, Kabid Komunikasi Yuda Yunianto, dan Persatuan Perempuan Katolik Kota Metro. (Red)

Sumpah-Janji Ketua DPRD Kota Metro masa jabatan 2019-2024

METRO-DJITOE-Pemerintah Kota Metro melakukan pengucapan sumpah/janji Ketua DPRD Kota Metro masa jabatan 2019-2024, yang berlangsung di Lantai 2 Kantor DPRD Kota Metro, Selasa (12/11/2019).

Acara ini turut dihadiri Walikota Metro, Ketua DPRD Kota Metro, Forkopimda Kota Metro, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Kepala OPD dan beberapa tamu undangan lain.

Anggota DPRD dari Partai Golkar, Tondi Muammar Gaddafi Nasution resmi ditetapkan sebagai Ketua DPRD Kota Metro periode 2019-2024. Sesuai dengan keputusan Gubernur Lampung Nomor G/791/B.01/HK/2019 tentang peresmian pengangkatan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Metro masa jabatan tahun 2019-2024.

Tondi Muammar Gaddafi Nasution mengucapkan sumpah/janji Ketua DPRD yang dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri, Penandatangan Berita Acara Pengucapan Sumpah serta Penyerahan SK Ketua DPRD masa jabatan 2019-2024.

“Dengan telah dilaksanakannya pengucapan sumpah/janji oleh Ketua DPRD Kota Metro, maka lengkaplah sudah unsur Penyelenggara Pemerintahan Daerah di Kota Metro. Selanjutnya sesuai dengan kedudukan dan fungsi DPRD yang telah diamanahkan oleh konstitusi, saya berharap jajaran DPRD Kota Metro dapat menyelenggarakan urusan pemerintahan dengan sebaik-baiknya,” ucap Tondi.

Dalam sambutannya Walikota Metro Achmad Pairin juga menyampaikan, dengan adanya Pengucapan sumpah/janji Ketua DPRD agar semua pihak dapat melaksanakan tugas dan fungsi yang menjadi tanggung jawabnya di bidang legislatif secara umum.

Pairin juga berharap guna lancar dan suksesnya tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab di masa yang akan datang, seluruh jajaran Eksekutif dan Legislatif bersama jajaran Forkopimda serta seluruh stakeholder pembangunan yang ada di Kota Metro, dapat terus meningkatkan kemitraan yang harmonis sebagaimana telah berjalan selama ini.

“Saya mengucapkan selamat kepada saudara Tondi Muammar Gaddafi Nasution sebagai Ketua DPRD Kota Metro masa jabatan 2019-2024. Atas kekompakkan jajaran Eksekutif dan Legislatif dalam bekerja dan bersinergi selama lima tahun yang lalu, tentunya merupakan sebuah modal yang luar biasa besar untuk dapat mewujudkan perubahan-perubahan yang lebih baik lagi,” tutupnya. (red/ahi)

Bantuan Hibah Untuk Rumah Ibadah se-Kota Metro Tahun 2019

djitoe, Metro-Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Sosial Kota Metro memberikan Penyerahan Secara Simbolis Bantuan Hibah Untuk Rumah Ibadah se-Kota Metro Tahun 2019, di Taman Edukasi Kota Metro, Kamis (28/11/19).

Suwandi selaku Kepala Dinas Sosial dalam laporannya menyampaikan agar para pengurus rumah ibadah se-Kota Metro dapat meningkatkan peran dan fungsinya dalam membina kehidupan beragama dalam masyarakat sehari-hari. Adapun jumlah titik lokasi bantuan hibah bagi rumah ibadah pada tahun 2019 berjumlah 15 lokasi yang tersebar pada 9 kelurahan di Kota Metro. Penentuan titik lokasi setiap kelurahan dan besaran nilai hibah barang masing-masing kelurahan berbeda, karena penentuan lokasi didominasi berdasarkan hasil reses Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Metro dan telah diverifikasi Dinas Sosial Kota Metro.

Turut hadir Assisten I, Assisten II, Staf Ahli, Kepala Dinas Sosial, Kepala OPD se-Kota Metro, Perwakilan Masyarakat Penerima Bantuan Hibah untuk rumah ibadah se-Kota Metro.

Di kesempatan yang sama Walikota Metro Achmad Pairin dalam sambutannya mengapresiasi dan menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan penyerahan bantuan hibah bagi rumah ibadah se-Kota Metro. Diharapkan kedepannya kegiatan tersebut mampu memotivasi dalam rangka meningkatkan peran pembinaan kehidupan beragama di Kota Metro.

“Ini mengingatkan kita semua bahwa sebaik apapun program dan kegiatan yang akan kita laksanakan, tanpa dukungan dari semua pihak, tentu hasilnya tidak akan maksimal. Saya berharap agar kiranya bantuan ini dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya dan saya mohon jangan dilihat dari jumlah atau nominalnya, tapi lihatlah dari seberapa besar perhatian Pemerintah Kota Metro dan stakeholder terkait dalam meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beribadah,” tutup Pairin. (red/Kominfo)

Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)dapat di akses di webside sscasn.bkn.go.id

djitoe-Metro- Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Metro mulai dapat di akses di webside sscasn.bkn.go.id pada Senin (11/11) sekitar pukul 23.00 wib.

Hal itu diungkapkan Welly Adiwantera Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Metro, pendaftar mulai dapat melakukan pendaftaran hari ini.

“Ya nanti malam mulai pukul 23.00 wib an lah, di webside sscasn.bkn.go.id, pendaftaran dibuka selama 15 hari,”ujarnya saat ditemui di LEC Kartikatama, Senin (11/11).

Terkait peralatan dan lokasi test, Welly pun mengaku belum dapat memastikan, karena masih perlu ada rapat koordinasi dengan Provinsi Lampung dan BKN terlebih dahulu,”Belum ada penentuan untuk tempat dan lokasi test,”ucapnya.

Karena menurutnya, sejauh ini pihaknya baru mengetahui langkah pertama, yaitu mengenai pengumuman format CPNS setiap kabupaten/kota,”Metro dapat 140 CPNS, saya kurang paham kalau formasinya, yang jelas 137 untuk tenaga pendidikan dan kesehatan, serta tiga teknis administerasi,”jelasnya.

Welly pun menjelaskan, penerimaan CPNS tahun 2019 ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena untuk tahun 2018 semua tahapan di fasilitasi oleh BKN,”Jadi tahun ini apakah itu lagi atau mandiri, itu tergantung provinsi dan BKN,”ungkapnya.

Jika harus mandiri, Metro pun diakui Welly perlu koordinasi dengan provinsi mengenai pengawas,”Tetap tidak bisa sendiri-sendiri kita paling pakai sistem zonasi, masalah lokasi setiap tahun dilakukan evaluasi terkait keamanan dan kenyamanan,”ungkapnya.(red/nia)

140 Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Metro test urine

Metro – 140 Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melaksanakan test urine oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Metro, pada Senin (11/11) di aula LEC Kartikatama Metro Barat.

Peserta yang terdiri dari pejabat Eselon II, Sekretaris, Camat, Kabag dan Kabid tersebut silihberganti menganteri menunggu giliran untuk di test urine oleh anggota BNN Kota Metro.

Dijelaskan Wali Kota Metro Achmad Pairin, menurutnya hari ini pihaknya melakukan dua kegiatan, yaitu Evaluasi Kinerja dan Penyuluhan bahaya narkoba bagi ASN dilingkungan Pemkot Metro.

“Yang ikut ini mulai dari Eselon II, Sekretaris, Kabag dan Kabid dengan total sekitar 140 orang, kegiatan ini bukan untuk mencari kesalahan tapi untuk melakukan pembinaan, karena mereka anak-anak saya,”ujarnya, Senin (11/11).

Tujuan penyuluhan ini juga untuk kesehatan, karena menurut Pairin kesehatan adalah modal utama dalam bekerja,”Jadi sehat itu meliputi sehat Jasmani, Rohani dan Bebas narkotika,”ungkapnya.

Lalu apa yang dilakukan jika ditemukan ASN positif narkotika, Pairin pun mengaku akan melakukan pembinaan,”Ya jika positif dalam batas wajar tentu akan kita lakukan pembinaan, karena ini bukan ajang mencari kesalahan,”ungkapnya.(red/nia)

DLH dan Pol-PP Metro Saling Lempar

METRO -djitoe- Permintaan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Metro kepada Satpol PP untuk bergerak terkait dokumen perizinan Pembangunan Ruko Jalan Jenderal Sudirman dinilai salah kaprah.

Kasat Pol PP Kota Metro, Imron menyesalkan atas pernyataan yang disampaikan Kepala DLH Metro yakni harus menunggu terlebih dulu Satpol PP menindak pembangunan Ruko di Jalan Jenderal Sudirman tersebut. Seharusnya, kata dia, DLH lah yang mengirimkan laporan ke Satpol PP.

“Kita ini negara hukum, tidak bisa tiba-tiba memberhentikan atau menindak. Dasarnya apa? Itulah kenapa kami yang seharusnya diberikan laporan dari Dinas Lingkungan Hidup,” tegasnya ditemui di ruang kerjanya, Jumat (8/11/2019).

Ia menambahkan, selain laporan, DLH seharusnya memberikan teguran terlebih dulu terkait persoalan dokumen perizinan Ruko di Jalan Jenderal Sudirman. Jika teguran tidak diindahkan, barulah melaporkan persoalan itu ke Satpol PP.

“Tiga kali ditegur tidak ditanggapi baru ada sanksi tegas. Baru lapor ke kami, itu yang jadi dasar kami untuk melakukan pengecekan ke lapangan mengecek benar tidaknya laporan tersebut,” tukasnya.

Sementara Sekretaris Satpol PP Yoseph Nenotaek menambahkan, sebelumnya Pemerintah Kota (Pemkot) Metro telah membentuk Tim KRPD terkait pembangun Ruko di Jenderal Sudirman yang diketuai Sekdakot dan Sekretaris Kadis PUPR. Hasil kesimpulan rapat Tim, pengembang harus melengkapi berbagai catatan, salah satunya terkait seluruh dokumen perizinan.

“Jika pengembang sudah bekerja tetapi belum melengkapi atau terbit dokumen-dokumen perizinan, maka pengembang wajib dikenakan denda 10 persen dari Perda Nomor 10 Tahun 2010. Jadi soal Ruko Jenderal Sudirman ini kami akan koordinasi dengan Tim dulu,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala DLH Kota Metro Eka Irianta mengaku menunggu instruksi Satpol PP terkait sanksi bagi pengembang Ruko di Jalan Jenderal Sudirman yang belum melengkapi dokumen perizinan.

“Kami menunggu undangan Satpol PP selalu penegak perda. Kami belum bisa berbuat apa-apa kalau belum ada instruksi,” ucapnya, Kamis (7/11/2019).

Ia mengaku, pihaknya sudah melakukan pengecekan ke sejumlah OPD terkait perizinan Ruko tersebut. Hasilnya, benar pembangunan Ruko tersebut belum mengantongi izin apapun.

“Saya sudah cek ke perizinan, belum ada (izin, red). Di Dinas PU juga baru rekomendasi TKPRD. Nah, dari TKPRD belum ada tindaklanjut sampai sekarang. Kalau di daerah tidak bisa kita yang bergerak, harus penegak perda yang turun langsung. Dan sampai saat ini kita belum ada koordinasi dengan Satpol PP,” tutupnya. (red/Ahi)

Pengurus PWI Metro dan Peserta UKW XXI Kupas Materi Ujian

METRO –djitoe- Semangat para peserta UKW XXI yang akan digelar PWI Kota Metro Desember mendatang mulai terasa. Tak ingin gagal, para peserta bersama pengurus PWI Kota Metro yang telah lulus UKW dari jenjang Muda, Madya, dan Utama bersama mengupas materi yang diujikan di Kantor PWI Metro, Jumat (8/11/2019).

Sebelum masuk materi UKW, para peserta yang didominasi jenjang Muda disuguhkan dengan pakem penulisan berita, yaitu 5W + 1H. Materi yang dijabarkan Kabiro SKH Koridor Kota Metro Husni Hasbullah menitikberatkan peserta agar memahami komposisi 5W+1H.

“Kalau kalian sudah faham apa, dimana, kapan, siapa, kenapa, dan bagaimana, sudah pasti jadi berita itu. Jadi harus di luar kepala 5W+1H ini untuk seorang wartawan,” tegas Husni kepada peserta.

Setelah memahami unsur tersebut, lanjut dia, barulah memahami penulisan berita yang mencakup kosakata dan tanda baca. Karena dalam sebuah berita harus memenuhi standar kata baku dan tanda baca yang baik dan benar.

“Juga harus dipahami kalau disebuah berita itu ada kalimat langsung dan tak langsung. Kalian harus bisa membedakannya. Jangan ngaku jurnalis kalau tidak bisa membedakan itu,” sindirnya.

Usai pemaparan dasar pembuatan berita, materi dilanjutkan oleh Dedy Syaputra Redaktur Cyberlampung.com juga sebagai Sekretaris Pelaksana UKW XXI PWI Metro. Dedy memaparkan materi jejaring yang akan diujikan dalam UKW.

“Jejaring ini bukti seperti ada hubungan kalian dengan narasumber. Nanti akan diminta 20 daftar nomor telepon yang harus bisa dihubungi. Diberi kesempatan 3 kali menelepon. Kalau sekali saja menelepon narasumber diangkat alhamdulillah, tetapi kalau sampai 3 kali menelepon narasumber berbeda tidak diangkat ya wassalam,” guraunya.

Ia menyarankan, peserta dapat memasukan daftar narasumber yang berasal dari unsur Forkopimda. Seperti kepala daerah, Kepala Kejaksaaan, Kapolres, Ketua DPRD, dan Dandim.

“Kemudian di pangkat yang dibawahnya, seperti kepala dinas, Kasat, Kapolsek, Asisten, Ketua Komisi DPRD, atau Kasi Kejaksaan. Jangan semua daftar diisi camat, lurah, atau RT. Lebih bagus lagi narasumber yang tidak biasa, seperti gembok rampok atau bandar narkoba,” bebernya.

Usai pemaparan materi jejaring, para peserta secara langsung mempraktekkan membuat lead berita berdasarkan 5W+1H. Dimana materi kisi berita diberikan oleh Ketua PWI Metro Abdul Wahab.

“Peserta diberi waktu 3 menit untuk merangkai kata menjadi lead berita. Dengan standart penilaian 1-100. Agar diketahui seperti apa progres dari diklat hari ini,” tukasnya. (Red)

DLH Kota Metro Eka Irianta, Tunggu Sat Pol-PP

djitoe, Metro–Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro masih menunggu instruksi dari Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol-PP) setempat terkait sanksi yang akan diberikan pada pengelola proyek pembangunan Rumah Toko (Ruko) di Jalan Jenderal Sudirman yang belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Kami menunggu undangan dari penegak perda (peraturan daerah) dalam hal ini adalah Sat Pol PP. Kami belum bisa berbuat apa-apa kalau belum ada isntruksi,” kata Kepala DLH Kota Metro Eka Irianta, Kamis (7-11-2019).

Eka mengaku, sudah melakukan pengecekan ke sejumlah Satuan kerja terkait perizinan pembangunan ruko tersebut.

“Saya sudah mengecek ke dinas perizinan, tapi belum ada izinnya. Lalu saya ngecek ke Dinas PU, tapi baru rekomendasi ke TKPRD. Nah, dari TKPRD belum ada tindaklanjutnya hingga saat ini,” ungkapnya.

Menurut dia , kelengkapan berkas UKL-UPL dan AMDAL hanya sebagai syarat dalam pembuatan IMB. “Kalau UPL, UKL, atau AMDAL kan hanya pelengkap. Yang pentingkan IMB,” terangnya.

Saat ini, pihaknya masih menunggu sikap dari satuan kerja terkait untuk menindaklanjuti permasalahan ruko tersebut.

“Kalau di daerah, tidak bisa kita yang bergerak. Harus penegak perda yang turun langsung. Sampai saat ini kami belum ada koordinasi dengan Satpol-PP,” katanya.(red/ahi)

Yayasan Cahaya Bangsa Deklarasi Sekolah Paud, SD, SMP Cahaya Bangsa School


Djitoe, Metro- Yayasan Cahaya Bangsa Deklarasi sekolah ramah anak untuk Paud, SD, SMP Cahaya Bangsa School, pada Kamis (7/11/2019)

Dijelaskan Ketua Yayasan Cahaya Bangsa Jenny Soelustiani, pihaknya merayakan dan mensyukuri deklarasi sekolah ramah anak tersebut, karena untuk sekolah ramah anak tersebut telah menjadi roh sekolah tersebut sejak pertama berdiri.

“Belajar diluar kelas, sebenarnta itu makanan dan komitmen kita, kemudian ketika Dinas Pendidikan membuat sekolah ramah anak untuk dicanangkan dan dideklarasikan kita sangat senang, bahkan hari ini kita belajar diluar,”ucapnya, Kamis (7/11).

Sekolah Cahaya Bangsa sendiri menurut Jenny sehak awal konteks belajarnya didekatkan dengan sumber pelajarannya yang banyak berada di luar kelas,”Kuta Bersyukur apa yang dulu kiya lakukan diteguhkan pemerintah,”ucapnya.

Tujuan dari sekolah ini sendiri menurutnya sebagai rumah kedua bagi siswa/inya,”Ini sekarang benar-benar bisa kita nikmati hasilnya, ini bukan hal asing, sekaramg bisa diambil manfaatnya dengan belajar diluar kelas,”ungkapnya.

Disekolah ini juga menurut Jenny telah dibiasakan belajar dengan dua bahasa, yaitu Bahasa Inggris dan Indonesia, serta ada juga bahasa Mandarin,”Tujuannya agar anak terbiasa dan nanti jika mereka keluar negeri sudah pasih,”ungkapnya. (red/Nia)

dialog interaktif oleh DR.H Andi Surya

Metro-djitoe- Grand Sekuntum Kota Metro rabu (6/11/19) ramai di datangi beberapa elemen masyarakat kota Metro untuk menghadiri dialog interaktif yang di gelar oleh DR.H Andi Surya sebagai Pembicara.
Hadir dalam Dialog Tersebut DR. Bambang Suhada seorang Ahli Ekonomi Pembangunan dari Universitas Muhammadiyah Metro,
Efril Hadi ketua PHRI, Dion Pengusaha Agro Interior, Chicko Seniman Magician dan MC, Danu Arteta Seniman Musik, Galih Pengusaha Kreatif, Ruli Seniman Visual, Hoodi Owner Klinik Kecantikan Metro, Dewi Tokoh Kebugaran Metro, Ridho pelaku seni stand up comedy

I Putu Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Metro, Ayu pengurus KBM Metro, Mujiono Penggiat Pariwisata Digital, Agus Owner Cafe Warunk Viral, Budi Yayasan Perlindungan Kangker, Suniar Pedagang Kaki Lima P2UP, Ivan Pedagang Kaki Lima P2UP, Ujang Pedagang Kaki Lima P2UP

Husni Yayasan Perlindungan Kanker, Dicki Komunitas Jurnalistik IAIN Metro, lAIN Metro Fakultas Ekonomi;, lAIN Metro Fakultas Syariah, Imam PC PMII Metro dan Perwakilan PC HMI Metro

Acara di isi dengan Program 6 M milik DR.H Andi Surya malam tadi baru dua yang di paparkan olehnya yaitu metro Hub dan metro Healthcare.
Dalam Dialog Interaktif tersebut banyak hal yang di pertanyakan oleh para tamu undangan antara lain,solusi dalam Membangun Kota Metro.

DR.H Andi Surya sendiri dalam Sambutanya merasa senang atas Apresiasi yang sudah di berikan “sebenarnya ada 6M Program yang akan saya lakukan di Kota Metro, namun untuk malam ini saya akan bahas dua dulu, untuk selanjutnya lain waktu akan kita bahas lagi.
Metro Hub adalah Konsep Program 6M tersebut adalah, pertama saya akan menguatkan Metro sebagai City Hub (MC-Hub) dengan membangun jalur lingkar yang terhubung ke Tol Sumatera, ini akan memunculkan kekuatan ekonomi baru di lingkar Metro, Program Metro Healthcare City (M-HC), yaitu program mengintegrasikan stakeholder kesehatan untuk menciptakan kualitas produk dan pelayanan kesehatan yang berbasis pasien, tujuannya agar Metro menjadi kawasan wisata kesehatan, sehingga orang luar Metro lebih memilih berobat di kota ini,” jelasnya

Dewi seorang Dokter Kecantikan di Kota Metro mengatakan” Sebagai Seorang Dokter Kecantikan di Kota Metro Saya merasa senang dengan Program yang di tawarkan oleh pak Andi Surya kedepan jika pak Andi bisa Menjadi Walikota Metro semua Peogram yang di tawarkan beliau dapat berjalan semua. Ujarnya (red/nia)

Diskusi membahas pengalaman para peneliti IGES dan Pemerintah Kota Metro

Metro-djitoe- Bapak H. Lukman Hakim, SH, MM dan Ibu Hj. Anna Morinda, SE, MM dengan dua orang peneliti IGES, Shiko Hayashi dan Dr. Fritz Akhmad Nuzir serta pejabat Dinas Lingkungan Hidup Pemkot Kitakyushu, Emiko Murakami dan stafnya, Mifuhu Oyama sudah melakukan pertemuan jarak jauh (tele conference) Pertemuan ini menggunakan Aplikasi Komputasi Awan Zoom dengan memanfaatkan layanan jaringan internet.rabo 06/11/2019

Diskusi ini membahas pengalaman para peneliti IGES dan Pemerintah Kota Kitakyushu dalam membina dan bekerjasama dengan beberapa Kota di Indonesia dalam membangun Kota yang Rendah Karbon. Kota-kota yang dimaksud antara lain, Surabaya, Medan dan Balikpapan. Para peneliti IGES menyarankan agar Kota Metro dapat mengadopsi dan mengadaptasi kemajuan-kemajuan pembangunan di Kota-kota, bahkan dapat melakukan Akselerasi.

Dalam kesempatan tersebut, Anna juga menyampaikan tentang pemberdayaan kaum perempuan dalam pembangunan kota yang ramah lingkungan, sekaligus dapat menjadi tambahan penghasilan bagi keluarga, misalnya dengan urban farming. Selain itu, pembangunan yang diarahkan pada kemungkinan pemanfaatan ruang bawah tanah, yang dapat dimanfaatkan untuk beraneka fungsi atau utilitas perkotaan.

Sementara itu, Lukman Hakim menyampaikan beberapa hal yang mungkin sebagai area kolaborasi di masa mendatang, yaitu Manajemen Sampah dan Limbah, Sanitasi, Energi serta manajemen atau Rekayasa Transportasi yang Ramah bagi Lingkungan juga Ramah bagi seluruh Lapisan Masyarakat apapun Situasi dan Kondisinya juga Makhluk Hidup lainnya secara berkelanjutan.

Kedua belah pihak bersepakat untuk melakukan diskusi lebih lanjut dalam rangka mempertajam area-area yang dapat dilakukan secara bersama-sama. Harapannya adalah Metro menjadi kota yang berkelanjutan, layak dijadikan tempat hidup oleh siapapun termasuk oleh generasi-generasi mendatang dan seterusnya.(red/nia)

Ratusan Peserta UMKM ikuti Pelatihan BDC Kota Metro

METRO djitoe- Sebanyak 216 peserta pelaku UMKM yang tergabung dalam Kelompok Swadaya Masyarakat ( KSM) mengikuti pelatihan yang dilaksanakan oleh Business Development Centre (BDC) Kota Metro berkerjasama dengan UPTD Balai Latihan Kerja ( (BLK), Jl. Dewi Sartika no 99, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Metro Utara, Rabu (06/11/2019) pagi.

Pelatihan yang berlangsung di Aula UPTD BLK Metro tersebut rencananya mulai 6 November hingga 4 Desember 2019. Latihan Vocational tersebut meliputi 5 jenis pelatihan yakni, pelatihan olahan makanan Abon Lele, Keripik- kripikan, menejemen pemasaran dan pertanian mengenai budidaya Padi varietas unggul padi organik hingga ketahap tekhnologi pembuatan pupuk dan pestisida serta pelatihan E- Comer/ sistem penjualan online.

Abdul Wahab, selaku pengelola BDC Metro mengatakan, tujuannya untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada calon dan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang ada di Kota Metro. Dengan alasan, belum semua KSM yang ada di Bumi Sai Wawai difasilitasi oleh BDC. Selain itu, rendahnya kemampuan KSM dalam pengelolaan usaha baik peningkatan kapasitas produksi, inovasi produk, kemasan, pemasaran serta menajemen usaha.

” Untuk hari ini kita mulai pembukaan pelatihan, ada dua agenda diklat yang digelar di BLK yaitu pelatihan Pengolahan abon lele dan Pertanian. Hari berikutnya kita akan pakai Gedung LEC Kartika lantaran kelas di BLK terbatas”, kata Wahab.

” Kita berharap dengan dilaksanakan pelatihan ini, kedepan omset penjualan BDC Metro yang tadinya masih rendah dapat meningkat”, ujarnya.

” Selama ini KSM yang ada di Metro belum semua kita fasilitasi, makanya dengan latihan ini harapannya Goal yang didapat peserta nantinya bisa meningkatkan keterampilan KSM hingga kita akan berkalaborasi”, ungkap Wahab.

Sementara itu, Perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Metro, Raden M. Surais yang juga ketua Komite BDC Metro menuturkan, diharapkan semua pihak dapat bekerjasama. Sehingga dapat menghasilkan omset penjualan yang meningkat.

“Pelatihan ini diselenggarakan untuk KSM di Kota Metro, supaya dapat profesional dan nantinya akan menghasilkan omset yang meningkat,” ujar Raden mewakili Kepala Bapedda Kota Metro Bangkit.

“Ada beberapa hal yang menjadi latar belakang diadakannya kegiatan ini. Diataranya belum semua KSM di Kota Metro yang berada di BDC. Dan juga rendahnya kemampuan kelompoknya usaha yang mempengaruhi omset sangat rendah. Diharapkan semua dapat bekerjasama sehingga dapat menghasilkan omset penjualan. Peserta mendapatkan skill kemampuan, untuk benar benar mengikuti pelatihan ini dari awal sampai dengan akhir,” tutup Raden membaca sambutan dari Kepala Bapedda.

Selanjutnya, kegiatan pelatihan ini dibuka secara resmi oleh perwakilan dari Bapedda Kota Metro dengan menyematkan PIN secara simbolis kepada peserta.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut yakni perwakilan dari Bappeda Kota Metro, Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Kota Metro, Dinsosnaker Kota Metro, Dinas Pertanian, Kasatker PIP Kota Metro, PPKIBM Kota Metro, Kordinator Kotaku, serta team leader OC-4 Provinsi Lampung. (Red)

Wakil Ketua DPRD Metro: Kritik Dibutuhkan bagi Kemajuan Daerah

djitoe, Metro–Wakil Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda mengajak insan pers/media untuk bersama-sama membangun daerah sesuai dengan peran dan bidangnya.

Ajakan tersebut disampaikan Anna saat coffee morning bersama sejumlah wartawan di Kopi Aceh, Mulyojati, Metro Barat, Selasa (5-11-2019).

“Kawan-kawan media punya peran penting dalam mendukung pembangunan suatu daerah. Dibidang apa pun dan di lini mana pun. Oleh karenanya, saran dan kritik sangat dibutuhkan dalam kemajuan suatu daerah,” ujarnya.

Anna menilai, masih banyak yang harus diperbaiki di Kota Metro. Termasuk dunia pendidikan yang melekat pada Visi misi Kota Metro.

“Kota Metro adalah Kota Pendidikan, jadi sudah sewajarnya masyarakat wajib mendapatkan hak dan kewajiban dalam pendidikan sebagai dasar kehidupan yang lebih baik,” katanya.

Selain itu, peningkatan perekonomian dibidang kreatif juga harus ditonjolkan. Mengingat banyak pemuda-pemudi di Kota Metro yang memiliki bakat sebagai penunjang ekonomi kreatif.

“Pemuda – pemuda millenial juga harus dilibatkan. Karena mereka adalah generasi penerus bangsa,” tuturnya.

Anna menambahkan, banyak potensi wisata di Kota Metro yang bisa dimanfaatkan dengan melibatkan masyarakat.

“Kita harus tahu apa yang di inginkan masyarakat. Itu lah yang harus kita penuhi,” tambahnya.

Dia berharap, melalui media. Masyarakat bisa melihat dan menentukan masa depan Kota Metro untuk lebih baik lagi terutama dalam peningkatan pendapatan perekonomian masyarakat.

“Masyarakat harus pintar. Dan masyarakat harus memilih siapa yang benar-benar ingin membawa Kota Metro maju dan berkembang. Nah, masyarakat harus bisa menganalisa mana visi misi yang tepat untuk kebaikan Kota Metro,” imbuhnya.(red).

Satu Jam Bersama Anna Morinda

METRO – Wakil Ketua DPRD Kota Metro, Anna Morinda adakan coffee morning bersama awak media Kota Metro di Kopi Aceh, Mulyojati, Selasa (5/11/3019).

“Ya tujuan dari ngobrol-ngbrol ini adalah untuk mengikat tali silahturahmi antar sesama. Saya berterima kasih pada kawan-kawan pers di Kota Metro mau ngopi bersama sekaligus berbincang-bincang bersama saya,” katanya.

Anna menjelaskan, coffee morning ini dilaksanakan untuk berbincang sekaligus mendengar masukan dari awak media untuk kemajuan Kota Metro.

“Teman-teman pers inikan sudah lama bekerja di Metro. Dan mereka juga bisa masuk di segala lini. Jadi sekaligus ini mendengar masukan dari teman-teman media,” jelasnya.

Anna mengajak awak media untuk bersama-sama memajukan Metro lebih baik lagi sesuai dengan visi misinya.(red)

BACAAN RINGAN UNTUK PARA PELAJAR HAKEKAT

DJITOE.COM, sejarah-“Seseorang menemukan kepompong/seekor kupu-kupu,”Suatu hari lubang kecil muncul dari kepompong. Orang itu duduk dan mengamati selama beberapa jam bagaimana si kupu-kupu berjuang memaksa dirinya melewati lubang kecil itu.

Kemudian kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi.


Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya, dia ambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu. Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya.
Ternyata, Kupu-kupu itu mempunyai tubuh yang gembung dan kecil, dan sayapnya mengkerut.


Orang tersebut terus mengamatinya karena dia berharap bahwa, pada suatu saat, sayap-sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya, yg mungkin akan berkembang dalam waktu.


Ternyata Semuanya tak pernah terjadi. kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak di sekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengkerut. Dia tidak pernah bisa terbang.
Kebaikan dan ketergesaan orang tersebut merupakan akibat dari ketidak mengertiannya bahwa kepompong yg menghambat, dan perjuangan yg dibutuhkan kupu-kupu untuk melewati lubang kecil adalah jalan Tuhan untuk memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu itu berpindah ke dalam sayap-sayapnya sedemikian sehingga sayapnya menjadi kuat, dan siap terbang begitu memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut.


Kadang-kadang pejuangan adalah yang kita perlukan dalam hidup kita. Jika Tuhan membiarkan kita hidup tanpa hambatan, itu mungkin melumpuhkan kita. Kita mungkin tidak sekuat yg semestinya kita mampu. Kita mungkin tidak pernah dapat terbang.


Saya memohon Kekuatan ….. Dan Tuhan memberi saya Kesulitan-kesulitan untuk membuat saya kuat.
Saya memohon Kebijakan … Dan Tuhan memberi saya persoalan untuk diselesaikan.
Saya memohon Kemakmuran …. Dan Tuhan memberi saya Otak dan Tenaga untuk bekerja.


Saya memohon Keteguhan hati … Dan Tuhan memberi saya Bahaya untuk diatasi.
Saya memohon Cinta dan Kasih sayang…. Dan Tuhan memberi saya orang-orang bermasalah untuk ditolong.


Saya memohon Kemurahan/kebaikan hati…. Dan Tuhan memberi saya kesempatan-kesempatan dan tantangan untuk diatasi.
Saya tidak memperoleh yg saya inginkan……. Tetapi … Saya mendapatkan segala yang saya butuhkan. (Sewow Jaman)

Nekat… Pembangunan Ruko di Jalan Jenderal Sudirman Tak Kantongi IMB

Metro -djitoe- Selain belum memiliki AMDAL, UKL, UPL. Pembangunan Ruko di Jalan Jenderal Sudirman Kota Metro, juga belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Kabid Pelayanan perizinan Tertentu pada Dinas Penanaman Modal PTSP Kota Metro, Ruti Astuti mengaku, belum ada usulan permohonan terkait perizinan pembnagunan Ruko di Jalan Jenderal Sudirman tersebut.

“Sejauh ini belum ada permohonan izin apapun,” katanya, Senin (4/11/2019).

Ia mengatakan, perizinan pembangunan Ruko Jalan Jenderal Sudirman pernah dibahas pada tingkat Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) Kota Metro. Namun hingga saat ini belum ada tindak lanjutnya.

“Sudah pernah dibahas di TKPRD yang dipimpin langsung oleh pak Sekda. Jika sudah ada rekomendasi dari TKPRD maka langsung melengkapi izinnya. Tapi hingga saat ini belum ada permohonan perizinan yang masuk ke PTSP terkait pembangunan Ruko itu,” ungkapnya.

Dia menegaskan, sebelum melakukan pembangunan gedung. Seharusnya pihak pengelola sudah mengantongi izin IMB.

“Dalam Perwali nomor 29 tahun 2012, PP nomor 24 tentang Pelayanan perizinan Elektonik, Permendagri nomor 138 tahun 2017, dalam peraturan juga menyebutkan, pihak pengelola harus melengkapi IMB terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan pembangunan,” tegasnya.

Ketua Komisi III DPRD Kota Metro, Subhan mengatakan, dinas terkait harus menegur pihak ketiga untuk melengkapi izin pembnagunan Ruko Jalan Jenderal Sudirman.

“Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pasar harus berkoordinasi kepada pihak ketiga yang mengerjakan pembangunan Ruko itu. Karena itu menyalahi aturan,” katanya.

Menurutnya, izin lingkungan dan IMB sangat penting untuk dilengkapi agar pelaksanaan sebuah pembangunan tidak melanggar atauran yang berimbas pada tindak pidana.

“Jika memang pihak ketiga melanggar Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UUPPLH), ya itu kewenangan penegak hukum. Itu diluar batasan kami. Kami hanya menyarankan dinas terkait dan pihak ketiga untuk memenuhi kewajibannya mengurus perizinan AMDAL dan IMB nya,” tambahnya.

Dia menilai, pada umum dinas terkait dan pihak ketiga mmeilintuhuan baik dalam pembnagunan di Kota Metro. Namun begitu, aspek-aspek penting seperti perizinan dan lainnya harus terpenuhi supaya pelaksanaannya pembangunannya tidak ada kendala apa pun.

“Saya rasa, baik dinas atau pun pihak ketiga memiliki niat baik untuk membangun Metro ini. Hanya saja, kelengkapan administrasi perizinan juga menjadi aspek penting yang menjadi kewajiban untuk dipenuhi supaya tidak ada aturan-aturan yang dilanggar,” katanya.

Sekretaris Dinas Perdagangan dan Pasar Kota Metro, Tropicana mengatakan, berjanji akan berkoordinasi dengan jajarannya terkait kelengkapan perizinan pembangunan Ruko Jalan Jenderal Sudirman tersebut.

“Kebetulan saya baru satu bulan disini, jadi saya belum menguasai terkait pembangunan Ruko itu. Nanti saya akan koordinasikan dengan Kadis dan Kabid terkait kelengkapan perizinannya,” katanya.

Ia mengira, jika proses pembangunan Ruko di Jalan Jenderal Sudirman tersebut sudah memiliki IMB.

“Saya mengira sudah ada IMB nya, makanya sudah dikerjakan. Tetapi jika belum, tentu itu menyalahkan aturan. Saat ini kan perizinan dipermudah, apalagi itu investasi,” imbuhnya.(red/Tim)

Pembukaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-15 Tingkat Kota Metro Tahun 2019

METRO-DJITOE-Pembukaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-15 Tingkat Kota Metro Tahun 2019 dilaksanakan di Lapangan Rejomulyo Kecamatan Metro Selatan, Senin Malam (04/11/2019).

Acara pembukaan ini turut dihadiri Walikota Metro Achmad Pairin, Wakil Walikota, Sekretaris Daerah, Asisten, Kepala Kanwil Kemenag, Kepala Kantor Kementerian Agama, Kepala OPD dan staf, serta tamu undangan.

Musabaqoh Tilawatil Quran tahun ini mengusung tema “Melalui MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Gemar Membaca, Memahami dan Mengamalkan Isi Kandungan Al-Quran” yang diikuti oleh 239 peserta dari berbagai kecamatan se-Kota Metro.

Dalam sambutannya Ketua Pelaksana Ridhwan berharap agar kegiatan MTQ kali ini dapat menghasilkan khalifah-khalifah terbaik yang dapat mewakili Kota Metro di ajang MTQ tingkat Provinsi.

Walikota Metro Achmad Pairin  menyampaikan bahwa penyelenggaraan MTQ kali ini sebagai salah satu bagian dari upaya pembinaan dan peningkatan Sumber Daya Manusia yang telah menjadi agenda tetap program Pemerintah Kota Metro.

Achmad Pairin berpesan agar para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, memberikan penampilan yang terbaik, dan senantiasa menjaga kondisi fisik dan kesehatan.

“Kepada Dewan Hakim dan Juri agar dapat memberikan penilaian yang objektif kepada peserta dan menjunjung semangat sportifitas,” tambahnya.

Pembukaan MTQ ke-15 ini juga diisi dengan penampilan acara marching band dan tari-tarian.(red/ahi) Kominfo)

Polres Metro gelar razia Dijalan A.H.Nasution

Metro-djitoe-ipda mulyono kanit turjawali polres metro memipin Razia yang dimulai dari pukul 09.30-11.00.minggu 3/11/2019

” Polres metro,” Melaksanakan kegiatan razia ini sesuai dengan penyelidikan intel dimana lokasi itu di laksanakan terutama tempat tempat yang rawan contohnya pencurian kendaraan

dan pelanggaran yang paling banyak itu kita laksanakan razia ini kurang lebih 3 hari lagi secara rutinitas sampai dengan tanggal 05/11/2019 ” ujar ipda mulyono kanit turjawali satuan lalu lintas polres metro minggu, (3/11/2019).

Razia yang di laksanakan di jl. A.H. Nasution dikarenakan masih banyaknya pengendara yang kurang mematuhi aturan lalu lintas dari kelengkapan surat surat kendaraan, sim, dan helm akan tetapi untuk masyarakat kota metro belum ada yang kedapatan melanggar,”Target tilang polres metro sudah memenuhi,sebanyak 1400 selama operasi zebra 2019.

Menurut kanit masih ada beberapa titik kota metro yang masih akan kami razia dalam setiap harinya , sebelum berakhirnya masa operasi zebra,”Tegasnya(red/Ahi)

Proyek Ruko Jalan Jend Sudirman Kangkangi Undang-undang

Metro -djitoe- Pengerjaan Proyek pembangunan Ruko (Rumah Toko) di Jalan Jenderal Sudirman Kota Metro, diduga “Tabrak” Undang-Undang (UU) Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Eka Irianta mengatakan, pembangunan Ruko tiga lantai serta base mant tersebut belum pernah mengurus perizinan terkait lingkungan.

Pelanggaran fatal tersebut, lantaran proses pembangunannya tidak dilengkapi administrasi perizinan lingkungan seperti AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan), UKL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta UPL (Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup).

“Sudah pernah saya bahas dalam rapat, bahwa pembangunan Ruko tersebut harus melengkapi izin dan AMDAL,” kata Eka, beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Sekretaris DLH Kota Metro, Yerri Noer Kartiko, dalam peraturan yang berlaku izin UKL, UPL atau AMDAL seharusnya sudah dimiliki sejak proses land clearing atau pada saat perencanaan pembangunannya.

“Ada banyak peraturannya, seperti, Undang-undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UUPPLH). Permen LHK 05 Tahun 2012 tentang Jenis Rencana Usaha dan/atau Kegiatan yang Wajib Memiliki AMDAL, PP 27 Tahun 2012 Tentang Izin Lingkungan. Ada juga Permen LHK 5,6,7,8 tahun 2012 atau 2013. Perda 4 Tahun 2013. PerGub tahun 2015 kalau nggak salah, Perwali tahun 2017 atau 2018 gitu sama yang terbaru tentang kategorisasi AMDAL,” kata Yerri, Sabtu (2-11-2019).

Dalam peraturan-peratiran tersebut, lanjut Yerri, semua jenis usaha dan/atau kegiatan, pada dasarnya memiliki dampak pada lingkungan. Oleh sebab itu, Pemrakarsa/ Pemilik/ Penanggung jawab suatu usaha dan/ atau kegiatan wajib memiliki izin lingkungan tersebut, baik itu Pemerintah maupun swasta.

“Izin lingkungan ini wajib dimiliki pada tahap perencanaan, terlepas dari usaha atau kegiatan itu jadi dilaksanakan atau tidak atau batal di tengah jalan. Syarat diterbitkannya izin lingkungan adalah dengan adanya dokumen lingkungan yang sesuai dengan besaran usaha atau kegiatannya, sehingga ada kategorisasi, AMDAL, UKL UPL atau SPPL. Berdasarkan PermenLHK terbaru, AMDAL pun dibagi lagi bentuk dan isi dokumennya, AMDAL a, AMDAL b, AMDAL c,” jelasnya.

Pengawas pengerjaan proyek pembangunan Ruko Jalan Jenderal Sudirman, Dono mengatakan, saat ini proses pengerjaan bangunan tersebut masih dalam tahan pengerjaan base mant.

“Sudah tiga bulan ini pengerjaannya. Kalau masa pengerjaannya sekitar satu setengah tahun dan target selesai tahun 2021,” ujarnya.

Dia menjelaskan, rencananya pembnagunan Ruko tersebut nanti akan dibangun empat lantai termasuk base mant.

“Rukonya tiga lantai, empat klo dihitung dengan base mantnya. Rukonya ada 36 plong,” ungkapnya.

Diketahui, dalam pasal 36 ayat 1 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UUPPLH) menyebutkan, setiap usaha dan/ atau kegiatan yang wajib memiliki AMDAL atau UKL-UPL wajib memiliki izin lingkungan.

Sanksi pidana berlaku pada setiap orang yang melakukan usaha dan/atau kegiatan tanpa memiliki izin lingkungan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36 ayat 1, dipidana paling lama 3 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 3.000.000.000.(red/tim)

PWI Metro kembali Gelar Diklat Jurnalis

METRO – Piramida Terbalik, menjadi tema pembahasan Pendidikan Pelatihan (Diklat) dasar penulisan suatu berita sesuai kode etik jurnalistik (KEJ) di Sekretariat PWI Kota Metro, Jumat (1-11-2019).

Narasumber Diklat Umum PWI Kota Metro, Husni Hasbullah memaparkan, Piramida Terbalik adalah metode dasar suatu informasi yang tertuang dalam sebuah pemberitaan.

“Dalam Piramida Terbalik dasarnya 5W+1H (Who, Why, When, Were, What +How). Si penulis berita yang menentukan mana dasar yang menarik pembaca untuk dijadikan Lead berita,” katanya.

Ia menjelaskan, dalam 5W+1H penulisan berita menjadi jelas, lugas, Berimbang. Selain itu memudahkan pembaca menyerap informasi yang diberikan dalam sebuah pemberitaan.

“Lead Berita adalah inti suatu berita atau peristiwa yang terjadi. Sehingga penulisan sesuai akidah peraturan kode etik jurnalis dan tidak asal-asalan menulis berita,” jelasnya.

Menurutnya, tidak semua ucapan yang disampaikan narasumber harus tertuang dalam sebuah pemberitaan.

“Terkadang ada nara sumber yang berkata kasar. Nah, kata-kata kasar ini tidak layak dimuat dalam suatu pemberitaan. Disinilah fungsi kita sebagai penulis untuk bermain kata-kata, kita buat kata-kata kasar menjadi kata-kata layak muat. Makanya kita harus banyak belajar kata-kata dalam berbahasa,” tambahnya.

Ketua PWI Kota Metro, Abdul Wahab menambahkan, sebuah pemberitaan adalah informasi atau fakta realita yang objektif di Lapangan lalu dituangkan dalam penulisan hingga menjadi informasi akurat untuk disajikan kepada pembaca/ penonton.

“Inti dasar dari sebuah pemberitaan sederhana adalah SPOK (Subjek, Predikat, Objek, dan Keterangan). Jika kita sudah paham ini, penulisan dasar sebuah pemberitaan akan berjalan sesuai pemikiran kita seperti apa yang terjadi dilapangan,” tambahnya.

Dalam SPOK juga, lanjut Wahab, informasi pemberitaan akan lengkap dan lugas ke kalangan pembaca.

“Dengan SPOK juga, berita akan lebih singkat, padat, dan jelas,” pungkasnya.

Selanjutnya, untuk menyajikan Suatu berita yang menarik. Tentunya akan tergantung dari kreatifitas masing- masing wartawan dalam mengembangkan, menganalisa dan mengemasnya agar pembaca tertarik dan nyaman hasil karya wartawan itu sendiri.

” Setiap jurnalis punya ketajaman imajinasi dalam menganalisa suatu kejadian. Nah itu kembali kepada wartawan itu sendiri harus kreatif dan peka terhadap perisiwa tersebut,” jelasnya.

Terkait Stlye penulisan, itu kembali lagi kepada masing – masing redaksional dan Perusahaan media itu sendiri,” ungkap Wahab. ( Red)
.(rls)

ASAL USUL MARGA WAY LIMA

djitoe-sejarah-Marga WAY LIMA adalah salah satu Marga di Lampung yang beradat Sai batin dan termasuk Subsuku Lampung Pesisir/Peminggir Pemanggilan (Teluk Semaka Timur). Wilayah Marga Way Lima membentang dari Gunung Terang Kecamatan Bulok (Tanggamus), Pardasuka (Pringsewu), Kedondong, Way lima sampai Suka Marga Kecamatan Gedong Tataan (Pesawaran).

Dulu penamaan wilayah ini berdasarkan nama Way (sungai)yang mengalir di daerahnya masing-masing di antaranya : Way Bulok, Way Mincang, Way, Penengahan, Way Kedondong, Way Tabak, Way Awi, Way Padang Ratu dan lain-lain. Tetapi sejak Belanda Menetapkan nama-nama Kemargaan di Lampung sekitar tahun 1930-an untuk membentuk wilayah pemerintahan berbentuk “Negeri”, maka diambillah nama “Way Lima” yang merujuk dari nama lima Way (sungai) yang airnya tidak surut sepanjang tahun walaupun kemarau panjang. Nama sungai-sungai tersebut antara lain adalah WAY BULOK, WAY MINCANG, WAY KEDONDONG, WAY TABAK dan WAY AWI.

Asal-usul nenek moyang lampung pesisir di daerah Way Lima adalah berasal dari Kerajaan Sekala Bekhak Kuno (Lamasa Kapampang, Tanoh Unggak) di sekitar belalau Lampung Barat yang dikenal dengan Buay Tumi. Setelah Islam masuk ke Sekala Bekhak kuno, maka penduduk belalau melakukan migrasi ke Batu Brak lalu ke Krui. Di Krui mereka menempati wilayah seperti Pedada, laay, Way Sindi, Bandar dan Tenumbang. Karena daerah Krui beberapa kali di serang oleh Bajak Laut (Bajau/Lanum) yang datang dari arah Barat (Lautan) dan Utara (Palembang), maka sebagian besar dari penduduknya memilih melakukan migrasi ke Teluk Semaka terutama Sekitar Kota Agung bagian Timur sampai daerah Cukuh Balak sekarang. Sebagian keturunannya meneruskan perjalanan dari Cukuh Balak ke Teluk Lampung, Way Handak (Darah Putih) dan Labuhan Maringgai (Melinting). Mungkin bergabung dengan keturunan dari buay-buay lain yang lebih dahulu ada di sana.

Terdapat Lima Kelompok yang mendirikan sistem kepunyimbangan adat Sai Batin di daerah Cukuh Balak yang dikenal dengan “Bandakh”. Karena terdapat Lima Kebandakhan tersebut, maka dikenal dengan “BANDAKH LIMA” diantaranya Seputih, Sebadak, Selimau, Sepertiwi dan Sekelumbayan. Didalam kebandaran terdapat beberapa Buay (Kelompok Keturunan) seperti : SEPUTIH (Buay Semenguk Humakhadatu Muara Way Tenumbang, Buay Semenguk Tamba Kukha Mandol, Buay Semenguk Hulu Dalung, Buay Semenguk Hulu Lutung, Buay Akhong Darah Putih , Buay Pematu Penggawa Lima dan Buay Pemuka), SEBADAK (Buay Tengklek Mesindi Olok Pandan), SELIMAU (Buay Tungau Pugung, Buay Babok Pugung dan Buay Khandau Pugung), SEPERTIWI (Buay Sekha/Sikha, Buay Samba dan Buay Aji Darah Putih) dan SEKELUMBAYAN (Buay Betawang, Buay Gagili Balau dan Buay Bakhuga). Kedatangan kelompok buay-buay tersebut tidak serta merta, tetapi datang bertahap sehingga kebandarannya terdapat dua : Bandakh Unggak (Hulu) dan Bandakh Doh (Hilir).

Sebagian besar keturunan Bandar Unggak banyak membuka daerah di pedalaman menjauhi pesisir laut, sehingga daerah-daerah yang baru tersebut menjadi cikal-bakal daerah yang sekarang dinamakan Way Lima, Gunung Alif dan Talang Padang. Terlebih sejak peristiwa Gunung krakatau meletus Tahun 1883, memaksa sebagian besar keturunannya pindah ke daerah yang telah di rintis tersebut. Maka lama kelamaan daerah yang baru tersebut semakin banyak penduduknya dan lebih berkembang di bandingkan daerah di pesisir pantai di Teluk Semaka bagian Timur karena dilalui jalan raya yang menghubungkan Teluk Betung dan Kota Agung yang dibangun oleh Belanda. Masa keemasan “Way Lima” terjadi sekitar tahun 1960-an sampai tahun 1980-an ketika hasil perkebunan dan pertanian menjadi mata pencarian utama dari penduduknya diantaranya cengkeh, lada, kopi dan padi yang didukung oleh adanya Pelabuhan Hasil Bumi di Teluk Betung. Diberitakan bahwa dulu harga 1 Kg Cengkeh seharga 1 Gram emas. Sehingga penduduk Wilayah Marga Way Lima menjadi salah satu penduduk Lampung yang terkaya waktu itu.(lesasejarah)

Tondi Jadi Ketua DPRD Kota Metro

Metro – djitoe-Teka-teki siapa sosok yang akan menjadi Ketua DPRD Kota Metro periode 2019-2024 akhirnya terjawab.

Ya, Tondi MG Nasution akhirnya resmi direkomendasikan DPP Partai Golongan Karya (Golkar) untuk memimpin lembaga legislatif itu.

Nama Tondi memang sudah santer disebut-sebut yang bakal mendapat restu DPP Partai Golkar dari tiga nama yang direkomendasikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Metro, yakni Subhan, Kun Komariyati dan Tondi, namun karena belum adanya rekomendasi yang disampaikan ke Sekretariat DPRD maka selama ini hanya bisa menduga-duga.

Wakil Ketua DPRD metro, Anna Morinda membenarkan bila lembaga yang kini dipimpinnya bersama Khusaini itu telah menerima surat resmi rekomendasi Partai Golkar yang menetapkan nama Tondi Moamar Gaddafi Nasution sebagai Ketua DPRD Kota Metro.

Bahkan, lanjut Anna yang pernah menjabat Ketua DPRD Kota Metro itu, surat rekomendasi penunjukkan Tondi itu telah ditandatangani sejak bulan September 2019 lalu. Itu berarti surat DPP Partai Golkar itu telah mengendap lebih dari satu bulan.

“Iya suratnya sudah masuk, tadi siang Partai Golkar telah resmi menyampaikan rekomendasinya, sudah kami sampaikan saat sidang berlangsung. Pak Tondi Ketua DPRD definitif, bahkan suratnya sudah sejak bulan September lalu, tadi langsung kita tindaklanjuti untuk disampaikan ke Wali Kota agar diteruskan ke Gubernur,” katanya, Kamis (31/10/2019).

Lebih lanjut, wanita yang bertekad akan maju menjadi salah satu kandidat bakal calon Wali Kota Metro dari PDIP itu berharap Gubernur Lampung bisa segera mengeluarkan Surat Keputusan Penetapan kepada Tondi agar bisa segera diagendakan jadwal pelantikannya.

“Kalau Keputusan Gubernur terkait jabatan Ketua DPRD Kota Metro itu sudah keluar, kami segera agendakan jadwal pelantikannya,” pungkasnya (Ahi)

Limbah Medis RSIA AMC diduga dijual ke Rongsokan

METRO-djitoe- Rumah Sakit Ibu dan Anak Anugrah Medical Centre ( RSIA AMC) Kota Metro Lampung diduga memperjual limbah Medis disalah satu tempat penampungan barang bekas ( rongsokan) di Kota Bumi Sai Wawai.


Jika Rumah Sakit ini terbukti, tidak melakukan kegiatan pengelolaan sampah sesuai norma dan standar, prosedur atau kriteria yang baku. Sehingga mengakibatkan gangguan kesehatan masyarakat, gangguan keamanan, pencemaran lingkungan dan atau perusakan lingkungan.
Maka dapat dipidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 10 tahun. Sesuai dengan ketentuan dalam Undang Undang no 32 tahun 2009, tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH)

Namun tempat penyimpanan/penampungan limbah medis pada RSIA Milik Seorang Dokter Kandungan tersebut juga diduga belum memenuhi syarat hingga berpotensi membahayakan bagi kesehatan, lingkungan dan warga sekitar.

Hasil penelusuran di lapangan.
Dimana perlakuan terhadap Limbah Medis Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) diberlakukan secara sembarangan. Parahnya lagi. Limbah yang masuk kategori B3. Justru dijual kepengepul barang bekas.
Tentu saja ini sangat berbahaya, mengingat limbah B3, termasuk tempat masuknya sumber penyakit, yang bisa menular keorang yang tidak tahu.
Karena dibotol infus itu, ada bibit penyakit, serta cairan kimia berbahaya, yang bisa masuk dan meresap ketanah. Dan masuk kedalam sumber air masyarakat, ini sangat berbahaya sekali.
Menurut Pengakuan dari sang penampung limbah medis berupa botol infus bekas tersebut dijual kepadanya dengan harga Rp.5.500 -6000 per kilogramnya dengan kondisi botol sudah tak ber air dan telah disobek namun belum tercacah.

Dari pengakuan sang penampung, limbah dari RS tersebut diambilnya menggunakan mobil Pick Up dengan berat bervariasi kisaran 1- 2 kwintal dalam sebulan.

“ Dalam sebulan gak tentu mas, terkadang dua bulan sekali merek nelp, baru saya ambil. Itu botol infus bekasnya sudah tidak ada airnya lagi, sudah kosong tapi belum digiling dan dicacah, hanya di sobek-sobek,”ujarnya.

Sumber yang enggan disebutkan namanya itu juga menyatakan, cara pihak RS menyiasati biasanya tidak semua dijual kepada rongsok, namun sebagian diserahkan kepada pihak ketiga yang telah memiliki ijin pengelolaan Limbah Medis berjenis B3. Pasalnya, jika pihak RS menyeserahkan semua limbah medis kepada pihak ketiga, justru RS terpaksa mengeluarkan kocek puluhan juta rupiah kepada pihak ketiga dan bukan mendapat untung.

“ Justru pihak RS terpaksa mengeluarkan puluhan juta rupiah mas kalau semuanya diserahkan kepada pihak ketiga yang telah memiliki ijin pengelolaan limbah B3. Per kilonya justru rumah sakit yang bayar Rp. 16.000 kepada pihak ketiga,” tambahnya sembari tersenyum kepada tim Investigasi.

Sementara itu, ada yang menarik dari pernyataan pihak RSIA AMC kepada wartawan saat meninjau bersama ke lokasi penyimpanan Limbah medis. Pegawai RSIA AMC yang khusus menangani limbah pada RS tersebut menyatakan bahwa bekas botol infus tersebut sebelumnya diperlakukan dengan cara di dis insfektan terlebih dulu, lalu dikemas dengan plastik selanjutnya diserahkan kepada pihak ke tiga selaku pengelola B3 dan tidak dijual.

Namun berbeda apa yang disampaikan Efril Hadi selaku Manager RS AMC. Efril mengungkapkan, botol bekas infus menurutnya boleh dijual dengan syarat sudah melalui perlakuan di dis insfektan, karena menurutnya botol infus tidak termasuk dalam katagori limbah B3. Hal tersebut atas dasar dirinya pernah berkonsultasi dengan dinas Lingkungan Hidup setempat.

“ Kita pernah konsultasi dengan dinas LH, botol infus itu bisa dijual dengan syarat asalkan perlakuan sudah melalui perlakuan dis insfektan. Mohon maaf jika saya keliru, nanti kita liat aturannya seperti apa,” jelasnya saat diwawancarai wartawan di ruang kerjanya.

Terkait dengan limbah lainnya berupa limbah padat infeksius, pihaknya telah menjalin Mou dengan pihak ke tiga yang telah memiliki legal formal perusahaan dalam pengelola limbah B3 dan proses pemusnahannya melalui insenerator.(tim)